Lukas Si Mafia Muda Yang Tampan

Lukas Si Mafia Muda Yang Tampan
Rumah baru yang megah


__ADS_3

Lukas pun langsung melajukan mobilnya menelusuri jalan raya yang padat dan ramai itu .


Akhirnya mereka pun sampai di rumah baru milik mereka .


Rumah yang megah dengan halaman depan yang luas serta tanaman bunga yang indah dan warna rumah yang di cat warna biru muda itu menambah kesan indah pada rumah itu .


Tere yang baru keluar dari mobil itu merasa terpana melihat rumah itu .


" Bagaimana sayang bagus tidak ? " Ucap Lukas karna ia tahu bahwa Tere pasti akan menyukai nya .


Tere hanya memandang Lukas dengan sekilas .


" Biasa aja ". Ucap Tere cuek dan langsung pergi berjalan duluan .


Lukas yang di cuekin itu pun hanya bisa mengangkat bahunya .


ia segera menyusul Tere dari belakang sedangkan barang - barang mereka sudah di Bawak masuk oleh asisten rumah tangga mereka terlebih dahulu .


Saat Tere masuk ke dalam ia benar-benar terpesona melihat isi dalam rumah itu .


bagaimana mana tidak dia merasa seperti di negeri dongeng yang memiliki rumah yang sangat luas dan indah .Di Banding rumah Tere dan Lukas yang sebelumnya , Rumah yang di miliki mereka berdua kali ini jauh lebih mewah megah dan pastinya terlihat elegan .

__ADS_1


kini mereka berdua berada di ruangan tamu .


Tere terpaksa bertanya pada Lukas letak kamar mereka .


Dengan berat hati ia pun bertanya , kalau saja rumah ini tidak sebesar ini Tere memilih mencari sendiri ketimbang bertanya pada Lukas , Karna badan dia yang terasa pegel2 dan sakit mau tidak mau ia pun bertanya .


" Di mana letak kamar kita ," Ucap Tere memalas.


" sungguh menjijikkan sekali aku berbicara apa tadi kamar kita OmG ingin sekali rasanya aku menghilang dari muka bumi ini , kalau saja otot ku dan tenaga ku lebih besar dari dia mana akan Sudi aku menyebut kita , " batin Tere sambil menatap jengah pada Lukas .


" Berada di atas sebelah kanan ". balas Lukas kepada Tere .


handphone lukas pun berbunyi ia langsung mengambil handphone nya yang berada di saku celana nya .


Dan melihat panggilan telepon tersebut .


Lukas pun langsung menjauh dari Tere dan segera mengangkat telepon tersebut .


Sedangkan Tere merasa heran melihat Lukas yang langsung menjauh pada saat mengangkat teleNamunsrs4b pon .


bukan hal masalah bagi tere ia langsung berjalan menuju arah tangga naik .

__ADS_1


Sore tiba...


Tere yang sedari tadi tertidur pun terbangun karna perut nya terasa lapar .


" ha.. sudah jam brapa ini " ucap Tere sambil menguap dan melihat jam yang berada di handphone nya .


" Sudah sore ternyata pantas saja perut ku terasa lapar "


Tere langsung turun dari tempat tidur sambil menggerak gerakan badannya ke kiri dan ke kanan .


ia menuruni anak tangga dan langsung mencari dapur .


Tetapi saat ia sedang berjalan kebetulan asisten rumah tangga mereka menghampiri dirinya .


" Sore nyonya ruang makan ada di sebelah sana " Ucap sopan asisten rumah tangga itu sambil menunjukan arah ruangan makan pada Tere .


" Iya , oke makasih bi " jawab Tere dan langsung pergi ke arah yang telah di tunjukan tadi .


begitu sampai nya Tere di meja makan ia begitu terkejut melihat makanan yang menggunggah selera telah tersusun rapi di meja makan , sehingga membuat Tere semakin tak sabar menyantapnya .


ia langsung duduk di kursi dan mengambil piring serta menyendokan nasi dan beberapa lauk pauk yang menurut nya terlihat sangat lezat .

__ADS_1


__ADS_2