
Tak lama akhirnya Tere berhasil mengerjakan soal tersebut dengan tepat dan benar .
Senyum bangga pun terpancar di wajah pak guru yang muda dan tampan itu.
Banyak yang menyukai pak guru yang tampan itu namun sayang nya banyak juga yang tidak menyukai pelajaran matematika yang bapak itu beri .
Kepala sekolah di sana memang sengaja mencari guru matematika yang muda dan tampan , karna ketika kita menyukai gurunya maka kita juga akan menyukai pelajaran nya seiring berjalan waktu . kurang lebih begitu lah yah...
Jam istirahat pun tiba ...
kini Lukas sedang berada di kantin ia bersama kawan - kawan nya .
Lukas menoleh kesana kesini mencari keberadaan Tere namun ia tidak menemukan keberadaan Tere di kantin itu .
" Apa dia tidak lapar " pikir Lukas memikirkan Tere .
Tak selang berapa lama Lukas pun melihat sahabat Tere yang bernama Sinta yang sedang memesan makanan .
" Oh sepertinya dia memesan dengan cewek itu " Batin Lukas yang melihat Sinta yang sedang memegang 2 air sambil mengantri membeli makanan .
tiba-tiba pun gadis yang menyapa Lukas tadi pagi duduk di sebelah dirinya .
" Hai kita bertemu lagi , perkenalkan nama aku Luna " ucap gadis itu sambil menjulurkan tangannya kepada Lukas .
__ADS_1
Sedangkan kawan - kawan Lukas biasa saja melihatnya karna sudah sering mereka melihat wanita yang menghampiri Lukas dan ingin berkenalan dengan dirinya .
Lukas tidak menghiraukan gadis itu .
gadis yang bernama Luna itu pun tidak terima uluran tangan nya yang tidak di perdulikan oleh Lukas .
ia langsung mengambil paksa tangan Lukas dan menyatukan dengan tangan nya .
" Luna... " Ucap gadis itu dan langsung melepas tangannya .
Lukas merasa kesal karna gadis itu memaksa mengambil tangannya begitu saja .
Gadis itu pun hanya tersenyum melihat mata tajam lukas yang menatap tidak suka pada dirinya .
Lukas langsung tidak mood ingin menghabiskan makanan karna gadis itu yang berada di samping nya .
Lukas yang pergi begitu saja membuat Luna ingin ikut dengan dirinya .
Yah Luna seperti gadis yang hilang urat malunya , ia mengekori Lukas . Tidak peduli ia tentang cewek - cewek yang mengerumpi in tentang dirinya .
Luna langsung menggandeng tangan Lukas begitu saja .
Seketika Lukas langsung berhenti berjalan dan menatap tajam pada Luna .
__ADS_1
Lukas pun langsung melepas paksa tangannya yang di gandeng oleh Luna .
" Jangan ikuti aku ! " Ucap Lukas dengan nada dinginnya yang di tunjukan pada Luna .
Luna pun langsung terdiam sedangkan Lukas langsung pergi begitu saja meninggal kan Luna yang diam terpaku.
*
Di bawah pohon dan angin yang bertiup sepoi-sepoi membuat Tere betah duduk di bawah pohon itu.
Tak lama Sinta datang dengan membawakan makanan pesanan Tere .
" Ini ter pesanan mu " Ucap Sinta sambil memberi pada Tere ia pun segera duduk di samping Tere sambil mengunyah makanannya .
" hari ini pemandangan nya indah sekali yah... langit yang biru cerah awan yang putih , angin yang sepoi-sepoi " ucap Sinta sambil mengunyah .
" ia.... telan dulu makanan mu itu baru berbicara , lihatlah makanan yang keluar dari mulut mu itu tumpah - tumpah " Ucap Tere sambil geleng - geleng kepala melihat tingkah Sinta .
" Hehehehe baiklah ". Jawab Sinta sambil meminum air .
" Oh iya ceritakan pada ku selama tiga hari kamu gak masuk , apa saja yang kamu lakukan? " Tanya Sinta sambil menoleh kepada Tere .
.
__ADS_1
.