Lukas Si Mafia Muda Yang Tampan

Lukas Si Mafia Muda Yang Tampan
dua lawan satu


__ADS_3

" Sial... " Ucap pria bertubuh besar yang tersungkur kesamping itu .


ia langsung menoleh ke arah samping dan berdiri .


begitu juga kawannya yang tercengang melihat kawan yang bersama dengan dirinya itu tersungkur begitu saja padahal kawannya itu bertubuh lebih besar dari dirinya dan mempunyai tenaga yang lebih kuat dari pada diri nya .


" Berani sekali kau menendang ku" ucap pria itu saat diri nya sudah berdiri ia langsung mengepalkan tangan nya dan berjalan ke arah Lukas .


Yah Lukas lah yang menendang pereman tersebut .


Dengan wajah yang merah padam pria itu menghampiri Lukas .


" Lepaskan dia ," Ucap Lukas santai sambil memasukan tangan di kantong celananya .


" Siapa kau berani sekali kau menendangku ku ,"


Bugh....


Bugh....


yah dua pukulan Lukas berikan kepada pereman itu tepat mengenai mata sebelah kiri dan kanan nya itu .


" Argg......


Pereman tersebut pun kesakitan karena kini kedua belah matanya menjadi sasaran Lukas .

__ADS_1


padahal Lukas menonjok nya hanya dengan sebelah tangannya saja , sebelah tangannya lagi masih di dalam saku celana nya .


" Dasar bedebah... ". Ucap kawannya satu lagi saat ia melihat temannya terkapar menahan sakit karna di tonjok oleh Lukas .


pria yang banyak tato itu pun melepaskan wanita muda itu dan langsung berjalan ke arah Lukas dengan tangannya yang diam - diam mengambil pisau yang tersimpan di saku jaketnya .


Sreekkk....


Bugh...


" Aaarrgghhh sakit.... "


hampir saja pisau itu mengenai Lukas .


Lukas langsung menggores lengan pria itu dan alhasil pria itu pun meringis kesakitan .


Menurut Lukas ia hanya menggoreskan sedikit saja untuk kenang - kenangan buat Pereman itu .


Tetapi bagi yang melihat nya merasa ngeri sebab tulang pria itu tambak terlihat sebab luka goresan itu panjang dan dalam sehingga menampakan tulang putih yang berlumur darah.


Wanita muda itu pun ngeri melihat ke jadian itu .


Tetapi di satu sisi ia merasa senang karna telah di selamat kan oleh Lukas .


karna dua Pereman itu sudah terkapar .

__ADS_1


Lukas langsung pergi meninggal kan tempat itu .


ia pun langsung membalikan arah ke arah belakang . sebelum itu Lukas berbicara terlebih dahulu kepada wanita muda tersebut .


" Tak jauh dari sini ada taxi , cepatlah pergi dari sini". Ucap lukas dingin dan singkat dan tentunya tanpa menoleh kepada wanita muda itu .


" AW..... bisakah kau menolongku sebab kaki ku keseleo " ,pinta wanita itu kepada Lukas .


Lukas langsung berbalik arah .


Di lihatnya dari bawah sampai atas .


" Seperti nya sedari tadi pereman itu belum ada menyakiti mu " , Ucap Lukas dengan alis nya yang naik sebelah .


Wanita itu muda itu pun menjadi gelagapan sebab ia seketahuan berbohong .


" T.. tidak kaki ku sedang sakit tadi mereka menendangnya ". Ucap wanita muda itu beralasan .


Lukas yang tau wanita itu berbohong pun langsung begitu saja pergi meninggalkan wanita tersebut .


" Ah sial dia pergi begitu saja , aku pasti akan membuat mu jatuh cinta pada ku dan akan aku cari dimana kau berada ". Ucap wanita itu sambil tersenyum miring .


Ia pun baru membenarkan bajunya yang sedikit terbuka karena ulah Pereman itu . ia sengaja tidak langsung menutupnya karna ia ingin Lukas tergoda olehnya . tetapi semua itu salah ternyata Lukas sama sekali tidak tergoda oleh nya .


Wanita itu langsung berdiri dan pergi dari tempat itu .

__ADS_1


__ADS_2