Lukas Si Mafia Muda Yang Tampan

Lukas Si Mafia Muda Yang Tampan
di dalam mobil


__ADS_3

saat Tere berada dalam mobil dan pas pula mereka sedang berada di lampu merah.


Tere melihat wanita yang membuka kaca mobilnya dan berpapasan dengan Tere .


Tere melihat jaket yang digunakan wanita itu sepertinya tidak asing dengan jaket itu .


"aku seperti pernah melihat jaket itu" batin Tere.


"sepertinya jaket itu tidak asing, tapi di mana ya" pikir Tere .


setelah itu mobil tere langsung berjalan karena lampu lalu lintas sudah berganti warna menjadi warna hijau.


"nona lihat apa " tanya pak sopir kepada Tere .


" oh tidak ada pak, hanya saja aku seperti tidak asing dengan jaket yang dipakai oleh wanita itu " ucap tere sambil menunjuk wanita yang berada di dalam mobil yang mendahului mobil mereka .


" oh iya itu seperti mirip jaket tuan Lukas , ya kalau jaket mah non pasti banyak saja yang mirip" ucap supir itu pada Tere .

__ADS_1


tere pun baru ingat iya mirip seperti jaket Lukas pikir Tere .


" Biasanya Lukas hanya membeli baju yang limited edition , tetapi mengapa wanita itu juga punya " Batin Tere.


jantung Tere pun langsung berdetag detug tak karuan . yah namanya wanita kan gusy pasti pemikiran nya terveling ke mana mana .


" Sebaiknya nanti sepulang kerja aku akan cek kelemari Lukas " batin Tere yang merasa khawatir .


tak lama Tere sampai di perusahaan di mana ia bekerja .


tiba-tiba mood Tere menjadi tidak enak karna jaket yang di gunakan wanita itu .


Sedangkan Lukas ia sedang bertemu pada seorang pria paru baya di sebuah hotel mewah yang berada di kota itu.


mereka pun berbincang-bincang masalah proyek kerja sama mereka .


"Bagaimana tuan , apa anda masih ragu dengan proyek besar ini ." Ucap Lukas dengan wibawanya sehingga membuat orang percaya dengan ucapan nya .

__ADS_1


pria paru baya yang bernama Sudir itu pun langsung percaya dan mau bekerja sama dengan perusahaan Lukas.


Mereka berbincang sambil menikmati makanan yang berada di hotel itu . Sambil sesekali membahas proyek mereka .


" Sudir pria paru baya itu merasa senang sebab di proyek kali ini dia akan mendapatkan untung berkali kali lipat . Tidak seperti proyek lainnya .


" baiklah terimakasih tuan , atas kerja samanya saya senang bisa bekerja sama dengan perusahaan anda ." Ucap Lukas sambil mengulurkan tangan .


" Yah tentu saja perusahaan kami adalah perusahaan terbaik jadi tidak sembarang orang bisa bekerja dengan perusahaan kami , perusahaan anda termaksud beruntung bisa bekerja dengan perusahaan kami ! " Ucap pria paru baya itu dengan sombongnya dan menerima uluran tangan Lukas .


" Cih dasar pria tua Bangka tidak tau diri ! Aturan nya kaulah yang berterima kasih karna perusahaan ku ingin mengajak kau bekerja sama ! Kalau bukan karna misi ku ! aku Takan sudi bekerja sama dengan perusahaan kotor mu ini ! kita lihat senyuman mu itu tak lama lagi akan berubah sebuah kemarahan yang luar biasa ! aku sudah tidak sabar rasanya ingin melihat ke mampuan bertarung mu ! " Batin Lukas .


Setalah selesai semua Lukas langsung kembali ke perusahaan nya .


sambil menatap jendela luar ia kepikiran dengan Tere .


ia takut karna masalah dia ini bisa membuat Tere ikut dengan permasalahan nya juga .

__ADS_1


walau pun Lukas telah menyembunyikan status dia dan Tere tetapi tetap saja nanti bisa ketahuan sebab Lukas dan Tere yang tinggal serumah . " apa lagi ketika seorang mafia jahat seperti si Sudir itu pasti dia akan menyuruh seseorang mengintai gerak gerik ku " pikir lukas


__ADS_2