
Jam istirahat pun tiba kini anak - anak murid di sekolah itu pun berebut pergi ke kantin .
Ada yang ingin bertemu dengan kawan - kawannya untuk membahas kembali soal ujian yang tadi .Ada yang hanya ingin mengerumpi dengan teman - taman sambil mereka menikmati makanan yang ada di kantin Tersebut .
sedangkan Lukas ia sibuk mengekori Tere dari arah belakang sedari tadi .
" Ngapain dia kebalakang sekolah ya ? Dia ingin bertemu siapa ? Batin Lukas yang sedari tadi memperhatikan gerak gerik Tere .
ia pun melihat sepucuk surat yang Tere pegang .
Sedangkan Tere membuka kembali kertas itu , yang bertulisan " Temui aku di belakang sekolah "
" Kenapa Lukas menyuruh aku untuk menemuinya , bukan kah kalau dia mau bicara bisa di rumah saja " pikir Tere sambil melihat kertas itu .
Hy.....
sapa seseorang dari arah belakang Tere .
Tere langsung menoleh ke arah belakang ke sumber suara itu .
Betapa terkejutnya dia ternyata yang menulis surat itu bukan lah Lukas melainkan Viko .
__ADS_1
" K.kenapa kau berada di sini " Tanya Tere gugup .
Semoga bukan dia yang mengirim surat itu " batin Tere .
" Kamu sendiri kenapa berada di sini ? tanya balik Viko sambil mendekat ke arah Tere .
" A.aku ingin menjumpai seseorang " Ucap Tere lagi dan perlahan mundur karna Viko mendekat ke arahnya .
" Yah.... itu aku yang mengirim surat itu " Ucap Viko .
" Ah sial kenapa dia yang mengirim surat ini , ku kira Lukas " Batin Tere yang merasa kecewa .
" Kalau boleh jujur sebenarnya aku menyukai mu Tere , mau kah kamu menjadi kekasih ku " Ucap Viko tanpa basa basi .
Tere menelan salivanya dengan sangat sulit karna Viko semakin dekat dengan nya .
" Maaf aku tidak bisa menerimanya " Ucap Tere langsung .
" Tapi kenapa Tere ? " Tanya Viko dan kini pun jarak mereka hanya selangka saja .
" Tolong jangan terlalu dekat seperti ini " Ucap Tere .
__ADS_1
" Jawab dulu pertanyaan ku ? kenapa kamu tidak mau menerima ku Tere ? " Tanya Viko .
" Dia kekasih ku ! " Ucap Lukas dengan tegas , Lukas pun langsung mendorong dengan kasar Viko ke arah samping , untung saja Viko masih bisa menyeimbangkan tubuhnya kalau tidak ia bisa terjatuh ke bawah begitu saja.
Lukas langsung menarik tangan tere dan membawanya pergi dari tempat itu .
Sedangkan Tere yang di tarik merasa senang karna Lukas datang di waktu yang tepat .
Dan senang nya pun makin bertambah ketika Lukas langsung blak - blakan mengakui bahwa Tere kekasihnya .
Tere pun melihat tangannya yang di tarik oleh Lukas membuat sudut bibirnya mengembang sempurna .
Tiba - tiba Lukas langsung menghempaskan paksa tangan Tere begitu saja.
" kenapa kau menemui pria lain di belakang ku ! apa kau tidak tau bahwa posisi mu sekarang ini adalah seorang istri tapi kenapa kau bermain belakang ku ! " Ucap Lukas kesal dan nada suaranya pun terdengar dingin .
Raut wajah Lukas pun tampak sangat masam semasam jeruk nipis .
" A.aku kira kamu yang menulis surat itu " , Ucap Tere gugup .
" Tidak usah beralasan lagi pada ku ! jujur pada ku ada hubungan apa kamu dengan dia ! " Ucap Lukas penuh penekanan .
__ADS_1
" Aku tidak ada hubungan apa - apa dengan nya " Jawab Tere jujur .
" jangan sampai aku tau kau berbohong ke pada ku Tere ! " Ucap Lukas dengan tegas dan sorot matanya yang tidak bersahabat.