
( Author akan flashback dulu ke lima tahun lalu ya, agar ceritanya seimbang. Kenapa Randika sampai menjadi pria seperti itu, dan author akan mengeluarkan tokoh baru yaitu adik tiri Randika sebentar lagi~tapi yang tetap hate Randika author mh ngikut aja ya 😅 ).
______________
Flashback On 5-6 Tahun Silam.
Randika adalah seorang CEO dan Ayahnya adalah seorang Presdir Perusahaan. Ketika ia baru saja pulang ke rumah, ia dipanggil ke ruangan kerja ayahnya.
"Ada apa, Pah?" Tanya Randika sambil duduk.
"Papa ingin minta kamu menikah dengan putri sahabat Papa, segera" Perintah ayahnya.
"Apa!? Apa maksud Papa?" Randika kaget.
"Kamu tahu Perusahaan kita sedang diambang kebangkrutan, itu juga semua gara-gara kamu yang tidak pernah bekerja dengan serius! Kerjaan kamu hanya kelayapan dan mabuk-mabukan. Bahkan sekarang Papah juga tau, kalau kamu selalu membeli barang-barang mahal untuk seorang wanita dengan menggunakan uang perusahaan!" Kata Ayahnya marah.
"Tapi aku juga menggunakan uang Perusahaan untuk Investasi Pah, kenapa Papah tidak melihat kerja kerasku!" Randika balas keras.
"Investasi katamu! Kamu tahu kamu telah tertipu, bahkan orang yang Bisnis nya kamu berikan Investasi, dia sudah berada di dalam jeruji besi!" Ayahnya akhirnya mengatakan semuanya.
Randika akhirnya tercengang, dia tidak mengira Investasi yang dia harapkan akan kembali padanya berkali-kali lipat, malah berakhir seperti itu.
"Jadi, sekarang tidak ada jalan lain. Papa sudah berdiskusi dengan sahabat Papa itu, dia meminta kamu untuk menikahi putrinya yang bernama Kasya." Ayahnya berbicara.
"Kenapa sahabat Papa memintanya? Kenapa Papa tidak meminjam saja, lalu nanti mengembalikannya." Tanya Randika heran.
"Sahabat Papa bilang, putrinya menyukaimu. Jadi dia ingin kamu menikahi putrinya." Jawab Ayahnya.
"Apa! Jadi sebenarnya pernikahan ini kemauan putrinya itu. Tidak Pah, bahkan aku tidak mengenalnya. Dan juga Aku sangat mencintai kekasihku." Tolak Randika lalu segera berdiri dan akan pergi.
( Jadi kebencian Randika pada Kasya tuh karena kesalahpahaman, bahwa Kasya lah yang menginginkan pernikahan mereka berdua padahal bukan. Jadi Randika merasa gara-gara Kasya lah, Alise selalu menderita 😌 ).
"Randika! Kamu ingin Perusahaan kita hancur, itu juga semua ulahmu. Belajarlah bertanggung jawab!" Bentak ayahnya.
"Tanggung jawab kata Papa! Siapa yang sudah menelantarkan istri dan anaknya demi wanita lain! Sampai Ibuku depresi dan bunh diri! Aku tidak mau kekasihku mengalami hal yang sama dengan Ibuku, jika aku meninggalkannya dan menikah dalam perjodohan ini." Randika mengakhiri perkataannya lalu pergi.
Ayahnya terduduk lemas di kursi dengan memegang kepalanya yang pusing, semua perkataan anaknya tidak lah benar. Sudah lama dia masih menyimpan rahasia tentang mantan istrinya itu, karena demi kebaikan anaknya.
Dia tidak ingin Randika yang melihat sosok Ibunya yang bagaikan malaikat di matanya, padahal sebenarnya Ibunya adalah wanita bermuka dua. Dia sebagai Ayah tidak ingin nantinya jika Randika tau kebenarannya, Randika akan merasa malu dan merasa bersalah seumur hidupnya karena sudah membenci ayahnya selama ini.
Kenyataannya adalah Ibu Randika, ketika usia Randika masih sangat kecil telah berselingkuh dari dia. Disaat Ibunya ketahuan, lalu ia segera menceraikannya dan meninggalkan rumah. Tapi ternyata Ibunya telah memfitnahnya dan memutarbalikkan fakta, agar Randika membencinya. Ibunya berkata pada Randika, bahwa ia telah mempunyai wanita lain dan meninggalkan mereka berdua.
Sedangkan Ibunya depresi sampai bunuh diri, itu karena selingkuhan Ibunya meninggalkannya dan pergi bersama wanita lain.
Randika ditinggalkan Ibunya meninggal dengan cara yang tragis, bahkan selama hidup berdua dengan Ibunya dia selalu melihat hidup Ibunya yang depresi. Randika selalu menyalahkannya dan membencinya karena membuat Ibunya seperti itu hanya demi wanita lain.
__ADS_1
Sampai saat ini Randika selalu membencinya dan Ibu serta adik tirinya, yang langsung tinggal bersama Randika setelah Ibunya meninggal.
Penderitaan Ibunya yang dia lihat sendiri setiap hari menjadikan Randika trauma, sepertinta itu lah yang jadi alasan putranya tidak mau meninggalkan kekasihnya karena takut kejadian seperti Ibunya terjadi pada Alise. Randika berpikir jika dia menerima perjodohan itu, sama saja Randika seperti dirinya yang meninggalkan Ibunya.
***
Besoknya Randika sedang bersama Alise di sebuah Mall, karena Randika sangat Royal dan selalu memanjakan Alise dengan menghambur-hamburkan uangnya. Tapi saat Randika akan membayarnya, ternyata semua kartu nya ditolak.
"Sayang, ada apa? Kenapa semua kartumu ditolak?" Tanya Alise.
"Tidak tahu, sebentar ya." Jawab Randika,lalu mengambil ponselnya.
Randika segera menelepon Ayahnya.
"Ada apa?" Terdengar suara Ayahnya dari seberang telepon.
"Pah, apa Papa yang menutup semua akses kartuku?!" Tanya Randika dengan nada kesal.
"Benar, jika kamu ingin semuanya kembali. Maka menikahlah! Dan satu lagi, jika kamu tidak mau menikah, jika Perusahaan Papa lancar lagi. Maka Papa akan menjadikan adikmu Raditya, menjadi penerus Papa!" Ayahnya langsung menutup telepon.
Ayahnya sebenarnya tahu jika wanita yang bersama Randika sekarang adalah wanita matre, serta sepertinya wanita itu tidak setia seperti Ibu Randika dan dia tidak mau Randika terjerat dengan wanita seperti itu seumur hidupnya.
( Dan kejadian kan apa yang ditakutkan Ayah Randika, dia terjerat dengan wanita pengkhianat seperti Ibunya 😌 ).
Sedangkan di Mall Randika menatap Alise dengan wajah bersalah dan bingung, karena dia tidak ingin mengecewakan kekasihnya itu.
"Sebenarnya Ayahku menutup semua akses kartuku, aku sekarang tidak punya apa-apa." Jawabnya pada Alise
Alise langsung terkejut.
*Ish! K*alau kamu gak punya apa-apa lagi, ngapain aku masih sama kamu. Mending aku tinggalin!
"Memangnya kenapa bisa begitu?" Tanya Alise dengan wajah biasa saja.
"Sebenarnya Ayahku menyuruhku menikah dengan Putri sahabatnya, jika aku nurut maka semuanya akan kembali ke semula. Tapi sumpah, aku sudah menolaknya demi kamu. Aku sangat mencintai kamu Alise." Jujur Randika.
Cinta! Cinta. Makan tuh cinta! Aku gak butuh, yang aku butuh adalah uang dan kekayaanmu. Gerutu Alise dalam hati.
"Sayang, aku sebenarnya tidak masalah hidup tak punya apa-apa denganmu. Tapi kamu sudah terbiasa menjadi anak orang kaya, nantinya kamu akan jadi gimana. Sayang, maukah kamu menuruti satu permintaanku?" Kata Alise.
"Tentu saja, apapun. Mintalah." Jawab Randika sambil memeluknya sayang.
"Jika kamu mencintaiku, maka turuti Ayahmu. Menikahlah, aku tidak apa-apa." Pinta Alise pada Randika.
"Tidak! Apa yang kamu katakan. Aku sudah bilang tidak akan pernah meninggalkanmu, sampai kapanpun." Tegas Randika.
__ADS_1
"Sayang, coba pikirkan untuk hidup kita ke depannya. Aku tidak meminta kamu meninggalkanku, meskipun kamu menikah kita akan tetap bersama. Kamu hanya perlu memanfaatkan wanita itu, lalu bukankah kamu bisa menceraikannya dan setelahnya kita bisa menikah." Hasut Alise.
Randika terdiam lama memikirkan semua perkataan Alise, dan akhirnya dia menyetujui rencananya.
Kemudian Randika segera memberitahu Ayahnya dan mengatakan bahwa dia setuju menikah dengan putri sahabatnya itu.
***
Dari pihak Ayahnya Kasya setelah mendengar kabar itu, langsung mengatakannya kepada Kasya. Ayahnya tau jika putrinya itu menyukai Randika anak sahabatnya, karena sering melihat Kasya menatap foto Randika.
Maka Ayahnya merencanakan perjodohan ini dengan pertukaran, Ayah Kasya memberikan dana untuk membantu dan balasannya Randika menikahi putrinya. Ayahnya hanya ingin membuat mimpi Kasya untuk bersama pria yang dicintainya terwujud, tapi Ayahnya bahkan tidak tahu bahwa akhirnya semua menjadi neraka bagi putrinya.
"Sayang, kamu sedang apa?" Tanya Ayahnya ketika memasuki kamar Kasya yang saat itu berusia 21 tahun.
"Lagi belajar Pa, kan sebentar lagi akhir semester dan gak kerasa akhirnya Kasya wisuda ya Pah." Balas Kasya.
Ayahnya mengelus sayang kepala putrinya.
"Sayang, Papa punya kado buat hadiah wisuda kamu. Mau dengar tidak?" Kata Ayahnya sambil tersenyum.
"Mau dong, ayo Pah cepetan apa sih, ah penasaran kan." Kata Kasya semangat.
"Papa tau kamu suka seseorang kan, namanya Randika. Iya kan? Dia dulu adalah senior kamu di kampus, Papa lihat kamu masih memandangi fotonya." Kata Ayahnya.
"Papa! Kapan Papa tau, ah, Kasya jadi malu. Iya Pah, Kasya menyukainya. Tapi sayang dari saat dia kuliah, dia sudah mempunyai pacar." Kata Kasya dengan wajah sedih.
Ayahnya juga tahu karena Ayahnya Randika sudah bercerita dan curhat padanya, jika pacar Randika itu matre sampai Randika pun memakai uang Perusahaan untuk wanita itu. Jadi sekarang Ayah Kasya berpikir, sambil menolong sahabatnya juga bisa sambil mengabulkan mimpi putrinya.
"Kata siapa? Papa baru bertemu dengan Ayahnya. Dia bilang putranya Randika, sudah lama putus dengan pacarnya itu dan sekarang sendiri." Kata Ayahnya bohong pada Kasya.
"Hah? Benarkah Pah? Papa tidak bohong?" Kasya langsung merasa senang.
"Tentu saja tidak bohong, bahkan kami para Ayah ingin menjodohkan kalian. Dan apakah kamu tahu putri Papa yang cantik? Randika sudah setuju." Kata Ayahnya lagi.
"Papa, Pah. Benarkah? Ini semua bukan mimpi? Kasya merasa semua ini mimpi. Pah makasih, Kasya sayang Papa." Kemudian Kasya memeluk erat Ayahnya.
Sebulan kemudian Randika dan Kasya pun resmi menikah. Tapi persyaratan dari Randika agar pernikahannya digelar tertutup, jika tidak Randika akan menolak untuk menikah.
Akhirnya karena kesepakatan bersama dan juga Ayahnya Kasya tidak ingin membuat putrinya kecewa, kalau saja tidak jadi menikah. Ayahnya Kasya pun hanya bisa menurutinya, bahkan Kasya yang hanya merasakan kebahagian tak banyak bertanya karena dia percaya semua perkataan Ayahnya.
Flashback Off.
_____
( Jadi kesimpulannya Randika tuh pria setia, tapi setia yang salah pada tempatnya. Karena dari dulu dia cinta mati sama Alise, makanya saat semua terbongkar. Jadi gila kan, stres kan. Bodo amat 😬😌 ).
__ADS_1
^Bersambung^