
__ADS_1
Preview.
__ADS_1
Nabila berjalan santai membuat Ubay yang melihatnya geregetan dengan sikap santai nya. "Buruan! Aih... Wajah Bos lagi bad mood tuh! Ntar kita kena amuk weh!" protes Ubay.
__ADS_1
Tapi akhirnya Nabila ikut berlari kecil, sebenarnya hatinya selalu gugup jika akan bertemu Bos nya itu. Bagaimana tidak?! Sudah 2 tahun lebih dia memendam rasa kepada lelaki yang menjadi atasannya itu. Bahkan ia yang sebenarnya bercita - cita menjadi seorang sutradara tapi karena di Perusahaan ini hanya ada lowongan bagian fashion akhirnya dia melamar disana hanya demi bisa bertemu lelaki idamannya itu disana. Yah, meskipun pada akhirnya selama 2 tahun ini ia hanya dijadikan tempat curhat Reyhan karena ia adalah sahabat dari Delova.
__ADS_1
Nabila Wanita berkulit kuning langsat, berparas chubby dengan bibir bawah sedikit tebal dan tubuh berisi alias montok tapi masih dalam ukuran yang pas dengan tinggi tubuh 165cm. Tapi sayang beribu sayang, wanita idaman sang Bos ialah wanita berkulit putih bertubuh langsing seperti Delova alhasil sang Bos tak pernah melirik Nabila sedikit pun. Dia tetap bertahan selama 2 tahun menjadi tempat curhat sang Bos hanya berharap suatu saat sang Bos bisa melihat sosok dirinya yang selalu ada dan setia di sampingnya.
__ADS_1