Mantan Kekasih Ku Istri Kedua Ku.

Mantan Kekasih Ku Istri Kedua Ku.
Kau seperti hantu suzanna.


__ADS_3

Saat itu Wardana pun sedang keluar sekedar menikmati angin segar pada malam hari. Dia pun menghentikan mobilnya karena melihat seorang perempuan yang menghentikan mobilnya.


Dia lalu mendekati perempuan itu."Raisa, mobil mu kenapa?"


"tuan."


"kalau di luar jam kerja, tidak perlu memanggil ku seperti itu."


Raisa pun terlanjur menghentikan mobil yang ternyata adalah mobil mantan kekasihnya itu."baiklah."


"mobil mu kenapa?"


"aku juga tidak tau, tadi tiba tiba mobilnya mogok."


"hee...m baiklah biar ku lihat dulu."Wardana pun membuka depan mobil Raisa dan menyentuh mesin nya yang masih panas.


"awww..."pekik nya.


"hati hati, mesinnya masih panas."


"oke, kau mengkhawatirkan ku ya."goda Wardana yang membuat Raisa kesal.


"aku cuma mengingatkan mu tuan."


Wardana tersenyum puas karena berhasil membuat Raisa kesal."sepertinya aku juga tidak bisa memperbaiki nya, begini saja, aku akan menelepon orang bengkel untuk mengambil mobil mu dan membawanya ke bengkel."


"lalu aku pulang naik apa?"

__ADS_1


"masih bertanya, lalu mantan kekasih mu ini kau anggap apa hem, sudah pasti aku yang akan mengantarkan mu."


"ya sudah, tapi tunggu sebentar, belanjaan ku ada di dalam mobil."


"baiklah karena aku adalah mantan kekasih yang tidak tega melihat mantan kekasihnya kesusahan, jadi biar aku yang membawanya ke dalam mobil ku."


"sok perduli."ucap Raisa dengan wajah kesal.


Setelah selesai memasukkan belanjaan nya, Raisa pun ingin membuka pintu mobil belakang."eeh..kau mau duduk di mana? aku tidak mau di anggap supir, ayo duduk di depan bersama ku."


Raisa pun duduk di depan bersama Wardana. Di dalam mobil mereka berdua hanya diam sampai Wardana membuka pembicaraan."e ehm..kita berhenti di tempat makan dudlu."


"War, ini sudah jam berapa?"


"ini baru jam delapan, kalau kau tidak mau ya sudah."


"eeeh tunggu."Dia pun juga mengikuti langkah besar Wardana yang sudah berada di tempat makan lesehan.


Raisa pun menggelengkan kepala nya."tidak mau, nanti badan ku jadi gendut gara gara makan malam."


"ya sudah, bang satenya dua puluh tusuk ya."


"cuma satu porsi tuan? istri nya tidak ikut makan?"tanya tukang sate.


Wardana pun melirik ke arah Raisa."tidak, istri ku sedang diet katanya."


Raisa membuka mulutnya karena merasa kesal dengan ucapan Wardana yang mengiyakan kalau mereka berdua sepasang suami istri dan terkejut mendengar Wardana yang menesan sate dengan jumlah yang banyak."kau seperti hantu suzanna saja."

__ADS_1


"kenapa memangnya?"


"kau memesan sate dua puluh tusuk, lalu kapan kita pulang?"


"ssst...jangan berisik, kau mau menunggu ku di sini, atau ikut duduk di sana?"


Raisa pun mengikuti Wardana yang duduk di bangku kecil. Dia melirik ke arah Wardana yang terlihat sangat menikmati satenya.


"kenapa, kau mau?"


"tidak."


"jangan bohong, sini biar ku suapkan."


Raisa pun membuka mulutnya dan ikut mengunyah sate yang tadi di siapkan oleh mantan kekasihnya itu.


"bagaimana enak tidak."


"eemm..lumayan..."


"bilang saja enak apa susahnya sih."


"iya enak, cepat habiskan."


"santai saja, kalau buru buru nanti aku bisa mati karena keselek, aku tidak mau mati sekarang."


Raisa memutar bola matanya karena merasa kesal.

__ADS_1


Tiba tiba cuaca malam menjadi mendung.


like and komentar nya.


__ADS_2