Mantan Kekasih Ku Istri Kedua Ku.

Mantan Kekasih Ku Istri Kedua Ku.
Perasaan yang tepat di waktu yang salah.


__ADS_3

Dokter Rio juga sering mendengar cerita Wardana yang sangat mencintai Raisa ketika mereka berdua masih berhubungan.


Dan Wardana pun juga pernah memperlihatkan foto dirinya bersama Raisa."kau dan dia kenapa tinggal satu apartement?"tanya dokter Rio dengan berbisik.


Wardana pun spontan memukul lengan temannya."gila kau, aku akan tinggal satu apartement dengan nya, kalau dia bersedia ku nikahi."


Sementara Raisa kesal karena melihat mereka berdua berbisik."dokter mau memeriksa kondisi saya atau cuma mau menggosip dengan nya.?"


"ayo cepat periksa kondisi nya."


Wardana pun kembali ke dapur untuk melihat bubur yang tadi dia buat. Setelah dokter Rio selesai memeriksa kondisi Raisa, dia pun memberikan resep obat untuk Raisa.


"War, ini resep obat nya, nona Raisa sebaiknya anda istirahat dulu selama flunya belum sembuh."


"iya baik dokter terima kasih."


Dokter Rio pun berpamitan, sementara Wardana menyajikan bubur dan membawanya ke mendekati Raisa yang berbaring di sofa.


"kau makan dulu buburnya, biar ku suapkan ya."


"tidak perlu, aku bukan anak kecil."


Wardana pun membiarkan Raisa menyuap sendiri dan menatapnya dengan tersenyum."bagaimana, enak kan bubur buatan ku?"


"ya...lumayan."

__ADS_1


"aku tinggal sebentar ya, aku mau ke apotik menebus obat untuk mu."


"tidak perlu, nanti biar aku menghubungi Viona saja."


Wardana menarik nafas nya."sudahlah jangan menolak."


"War, hentikan semua ini, aku tau kamu peduli pada ku, tapi sangat tidak wajar jika pria yang sudah punya istri dan keluarga, berduaan di dalam apartement."


"lalu bagaimana kalau aku bercerai, apa kau mau menerima ku?"


Raisa sangat terkejut dengan ucapan Wardana."tapi kenapa kau mau bercerai? tidak, kau tidak boleh menceraikan istri mu hanya karena aku."


Wardana pun meraih tangan Raisa."Rai, selama lima tahun aku tersiksa, kau tega menyiksa diri ku?"


Raisa pun terdiam saat mendengar ucapan dari Wardana. Dia menarik nafas nya dengan memejamkan mata nya sejenak."aku perlu waktu untuk menjawab pertanyaan mu, semua perempuan tidak ada yang rela kalau suaminya menikah lagi."


"tapi bagaimana kalau di dalam pernikahan itu tidak ada kebahagiaan? untuk apa?"


"jika ingin mengambil keputusan, ada baiknya jika kamu bicarakan dengan istri mu ataupun keluarga mu."


"tapi bagaimana kalau mereka tidak mengerti apa yang ku rasakan?"


"itu artinya mereka tau yang terbaik untuk mu."


"sudah lah, mungkin kau sudah tidak mencintai ku lagi."Wardana pun keluar dari apartement Raisa dengan perasaan marah.

__ADS_1


Raisa menatap kepergian mantan kekasihnya itu.


*Aku memang masih mencintai mu,


kita adalah rasa yang tepat,tapi di waktu yang salah.


Aku ikhlas hanya bisa mencintai tanpa harus memiliki mu*.


Setelah menebus obat untuk Raisa, dia pun menyuruh security untuk mengantarkan obatnya kepada Raisa.


Setelah pertemuan mereka berdua, Wardana pun kembali ke jakarta tanpa berpamitan pada Raisa.


Sementara Raisa sering melamun dan sering memeriksa ponselnya karena berharap Wardana menghubungi nya.


Di jakarta.


Wardana mendapat laporan bahwa Excel pernah melihat Ingrid masuk ke dalam hotel bersama dengan pria lain.


"kapan kau melihat nya?"


"tempo hari saat tuan masih berada di surabaya."


"baiklah kalau begitu aku minta kau suruh anak buah mu mengikutinya kemana pun dia pergi."


like and komentar.

__ADS_1


__ADS_2