
...........
Rico Malven Narendra
Aku menekan tombol angka 7 untuk menuju apartemen milik Kyra setelah cukup lama menunggu Kyra membuka pintu dan mempersilahkan aku masuk lalu kami duduk terlihat jelas raut wajah dia habis menangis
Aku bertanya dengan suara pelan
" Ky please! jawab aku yang sebenarnya siapa ayahnya "
" Kamu Co " jawabnya pelan juga
" Ky aku sudah tiga bulan gak nyentuh kamu loh aku ini bukan anak kecil " kataku
" Anak.... hisk Na..dheer... Co "jawabnya sambil terisak mulai menangis lagi
aku mengernyitkan dahi mendengar ucapannya bagaimana bisa dia tidur dengan pria lain dan laki-laki itu Nadheer pria India yang dia sendiri benci tapi sekarang dia mengandung anaknya
" Gimana bisa elu gak mau nikah sama dia tapi elu mau tidur sama dia " kataku
" Gua... diper..kosa Co! "
" Apa! gimana bisa? trus bokap lu tau? "
Kyra mengangguk pelan tangisannya semakin pecah aku lalu memeluknya untuk menenangkannya dan benar saja dia sedikit lebih tenang
" Co bisa gak gue nikahnya sama elu aja " kata Kyra
" Elu ngada-ngada Ky jelas gak bisalah Rifa mau gue kemanain " ucapku
" Bukannya elu janji bakal nikahin gue bahkan elu dari dulu pengen nikahin gua cepet-cepet sekarang elu gak mau nikahin gua " kata Kyra
" Ky pikirkan anak lu nanti dan pikirkan bokap lu " kataku
" Kalau gitu lebih baik aku bunuh diri aja gimana bisa gua nikah sama orang yang sudah perkosa gue "
" Tapi bokap lu? "
" Co dia itu gak percaya gue diperkosa Nadheer berhasil buat papi percaya sama dia Nadheer bilang kami melakukannya atas suka sama suka Co "
" Kapan kejadiannya Ky? "
" Waktu gue lagi mabuk saat gue ngerasain sikap lu beda ke gue dan gue udah ngerasa juga elu udah mulai jatuh cinta sama Rifa gue udah ngak ngontrol lagi berapa botol gue minum "
" Kalau elu gak nikahin gue, gue bakal beneran bunuh diri " sambung Kyra lagi
" Sssstttt! jangan ngomong kek gitu " aku mengelus kepalanya lalu mengecup keningnya
" Bagaimana ini Tuhan aku tau Kyra adalah perempuan nekat aku putuskan satu minggu saja dia memotong pergelangan tangannya bagaimana bisa aku meninggalkan selamanya " batinku
__ADS_1
Tiba-tiba sosok pria berbadan besar ada didepan kami sontak menganggetkan kami aku langsung melepaskan pelukan kami dan kami serentak berdiri aku menggaruk kepalaku padahal tidak gatal
" Papi " ucap Kyra
" Apa kabar Om " sapaku
" Aku yang harus bertanya bagaimana kabarmu! kukira kamu sudah mati " ucap pak Maheswary
" Papi jangan begitu " bela Kyra
" Bagaimana bisa kamu bermesraan dengan laki-laki sudah menikah Ky " kata Papi Kyra
" Pi Kyra cinta cuma sama Rico dan Kyra gak mau nikah kecuali dengan Rico kalau papi gak setuju ataupun Rico gak mau nikahin Ky, Ky bakal bunuh diri " ucap Kyra sambil berjalan mundur dan membuka pintu kaca menuju teras
Kyra mengancam jika keinginannya tak dipenuhi dia akan lompat ke bawah aku mencoba merayunya
" Ky please jangan seperti ini pikirkan anak yang kamu kandung kamu mau membunuh anakmu untuk kedua kalinya " ucapku
" Aku tak perduli Co aku mau kamu nikahin aku bagaimanapun caranya " kata Kyra dengan suara lantang
" Ky jangan gila kamu karena laki-laki tak berguna ini Nadheer adalah laki-laki sempurna nak dia memiliki segalanya kamu akan bahagia sayang " ucap Pak Maheswary
" Ngak! Ky mau nikah sama Rico titik, kalau papi masih ngotot mau Ky dengan Nadheer Ky bakal loncat ni " ucap Kyra memanjat terali besi yang membatasi teras aprtemennya
Aku tak menyia-nyiakan kesempatan kutarik tangannya kami terjatuh Kyra menindihku papi Kyra langsung membantu putrinya berdiri dan memeluknya
" Dan kamu pulang sana jangan buat emosi anakku tak stabil karena melihat wajahmu jangan pernah kesini atau hubungi Kyra lagi " sambung pak Maheswary sambil menatapku tajam
Aku berjalan gontai keluar dari apartemen milik Kyra sampai diparkiran aku melaju mobilku menuju rumah sesampai di rumah aku hendak membuka pintu sebelum aku memegang handle pintu, pintu sudah terbuka Rifa berdiri didepanku dengan senyuman manisnya aku pikir dia akan marah karena aku menemui Kyra
" Sudah pulang Sayang " ucapnya seperti tidak apa-apa
" Su-dah " ucapku gagap karena bingung melihat tingkahnya yang berubah 180 derajat
" Ayo masuk kenapa berdiri terus "
" Sayang kamu gak marah? "tanyaku
" Ngapain marah aku percaya sama kamu sayang aku tahu hati ini untukku " ucapnya sambil memeluk tanganku dan menunjuk dadaku
kukecup keningnya sambil berkata
" Makasih sayang "
" Kamu sudah makan sayang? " tanya Rifa
" Sudah sayang " kataku
saat ini aku tak bernafsu untuk makan aku ingin tidur kepalaku saat ini rasanya mau pecah
__ADS_1
" Aku mau mandi sayang " sambungku lagi
" Mau aku temenin " ucapnya sambil tersenyum
" Sudah mulai nakal ya " godaku
" Aku cuma ingin membahagiakan kamu sayang aku gak mau kehilangan kamu " ucapnya sambil menatapku penuh harap
" Sayang aku mendapatkan hidupku setelah aku memilikimu dan aku sudah sangat bahagia hanya dengan mencintaimu dan memilikimu " balasku lalu aku mencium lagi keningnya dengan penuh kasih sayang setelah itu kupeluk dia sangat erat hingga aku tak ingin melepaskannya
Selalu ada bahagia yang bisa kureguk meski detik ini situasi sedang tak berpihak kepadaku dengan adanya dirimu didekatku kesalku kini tak berarti
Perjalanan hidup yang membuatku terjebak dalam satu kesalahan tentang arti pasangan dan kini membuatku jatuh kelubang hitam tanpa dasar
Tapi dilema yang aku rasakan membuatku bingung aku tak mau menyakitimu karena menjaga nyawa Kyra dan anaknya
.............
Syarifa Najhma Ali Assegaf
Padahal dia hanya pergi sebentar dan akan kembali tapi yang aku takutkan bukan dirinya yang pergi tapi hatinya akan pulang kepada pemilik sebelumnya rasanya hidupku akan segera berakhir aku tak mau kehilangan Rico aku benar-benar mencintainya dari lubuk hatiku yang paling dalam
Aku terduduk di bawah ranjang tempat tidur meringkuk menahan sakit lalu menangis dan menjerit hingga aku tak sadar ada kaki yang sudah mulai keriput menggunakan sendal berwarna hitam berdiri didepanku aku mendongakkan kepalaku ke atas kulihat wajahnya ternyata Mama mertuaku dan Mama bertanya
" Kenapa Rifa? Ada apa? " ucap Mama panik melihat keadaanku lalu Mama memelukku
" Rico Ma dia akan kembali bersama Kyra " kataku berbisik
" Bagaiman mungkin? kamu adalah istri sahnya Rico gak bisa seperti ini " tegas Mama
" Bukan Rico Ma tapi perempuan itu ingin mengambil suamiku "
" Rifa bangun sayang sini ayo duduk dulu " ucap Mama yang menuntunku berjalan ke arah sofa
" Ceritakan pelan-pelan nak " kata Mama
" Perempuan itu terus mengganggu kami Ma dia bahkan terang-terangan menelpon Rico dan datang ke rumah mengancamku jangan mengambil Rico darinya dan Rico gak mau ninggalinnya karena pernah menidurinya "
" Rifa dengarkan Mama, jujur nak Mama tidak menyukai Kyra sebagai menantu sejak awal Rico memacarinya meskipun pernikahan kalian karena kecelakaan tapi Mama menyayangimu nak Mama senang punya menantu sepertimu dan kamu sangat cocok dengan Rico karena dengan begitu kamu bisa menuntun Rico menjadi pribadi lebih baik lagi "
" Kamu juga harus berjuang untuk cinta kamu jangan hanya diam dan menangis melihat cintamu direbut sama perempuan itu jika kamu tau bahwa perempuan itu yang salah kamu harus bisa memahami Rico buat dia nyaman dan senang berada di dekatmu buat dia benar-benar mencintai kamu seperti kamu mencintai dia dan buat dia enggan melepaskanmu jangan kasi celah untuk Kyra merebut Rico dari kamu nak " jelas Mama
" Benar juga Ma seharusnya Rifa paham posisi Rico saat ini " kataku sambil mengusap air mataku
" Iya benar kamu harus memperjuangkan cinta kamu nak " ucap Mama sambil tersenyum
Kini aku sudah bisa tersenyum lagi karena ada Mama mendukungku meski masih terasa perih aku akan menunggu kepulangan kamu dengan senyuman hangat setelah menasehatiku Mama keluar menyusul Papa aku menuju kamar mandi membasuh muka dan berdandan cantik serta merapikan tempat tidur yang kami berantakin tadi siang sampai akhirnya aku mendengar suara mobil Rico aku keluar dengan tertatih kubuka pintu dan aku mencoba tersenyum ke arahnya
Hatiku mulai goyah saat aku memeluk lengan Rico dan kusenderkan kepalaku dibahunya tercium aroma parfum wanita rasanya tak terbendung lagi air mata namun aku sekuat mungkin untuk menahan agar tak keluar
__ADS_1