MANTAN menjadi SUAMI

MANTAN menjadi SUAMI
part 20


__ADS_3

Mohon maaf karena kemarin sempat hiatus tapi insyaallah saya akan melanjutkan cerita ini lagi sekali lagi saya mohon maaf🙏🙏🙏


.............


Syarifa Najhma Ali Assegaf


Setelah 3 bulan kepergian Lyra akhirnya aku kembali ke diriku yang dulu meskipun terkadang masih menyisakan kesedihan


" Ye! akhirnya sahabat aku wisuda juga happy gradution ya mylovely " kataku menghadiri wisuda sahabatku Dilla


" Iya Fa akhirnya perjuangan aku meraih pendidikan selesai juga akhirnya gua bisa nikah kayak elu ahhh!! senengnya "


Aku mengernyitkan dahi mendengar ucapannya yang tengah memelukku


" Jadi lu bukan seneng wisuda tp mw nikah gitu? "


" Hehhe... iya Fa gue jatuh cinta ama Nean dia laki-laki satunya bisa buat gue bertahan "


" Dil dil lu kira enak apa nikah mending elu kerja sayangkan udah lulus lu rasain dulu gimana rasanya orangtua lu kerja buat hidupin elu bahagian dulu emak bapak lu yang udah sayang ama elu masak iya elu langsung mw nikah "


" Tau nih kecebong sayang banget emang Nean udah paksa lu mau dinikahin ama dia " ucap Evi


" Ah! kalian gimana sih guekan pengen kayak elu Fa "


" Emh! gue sebenarnya pengen cerita panjang kali lebar sama kalian sama masalah yang gue hadapi sekarang " kataku


" Haa! kenapa Fa kenapa lagi bukannya elu udah bahagia ama Rico " Evi bertanya dengan raut muka panik


" Ah! segitu sayangnya elu ama rifa sampai denger dia ada masalah aja takut " ledek Dilla pada Evi


" Bukan gitu Dil lu tau kan gimana Rifa bisa nikah ama Rico "


" Iya tapi elu tu pilih kasih vi setiap gua ada masalah elu biasa aja coba kalau Rifa seakan-akan kayak elu emaknya "


" Loh gue rasa biasa aja gue tetap panik kok kalau elu ada masalah "


" Udah-udah kok pada berantem sih coba aja ada Lyra pasti dia langsung bilang teng! woi udah woi " ucapku meniru gaya bicara Lyra lalu aku tertawa


Evi dan Dilla menatapku hingga aku tersadar bahwa Lyra gak ada lagi diantara kami untuk selama-lamanya


" Maaf! nungkin aku kangen sampai lupa "


" Dilla yuk katanya mau photo kok malah ngerumpi " ucap Mama Dilla dari kejauhan menengahi pembicaraan kami

__ADS_1


" Eh! iya Ma lupa yuk yuk " Dilla mengandeng kami kiri kanan


Setelah sampai kami memberi saran photo gradutionnya dengan tema outdoor itu sebabnya kami berada disini di alun-alun tempat kami biasa ngumpul lagi-lagi aku teringat Lyra candanya tawanya usilnya dia


" Hei lama ni abang nunggu gimana sih " ucap Bang indra


" Astafirullah bang maaf lupa rifa tadi keasikan ngerumpi sampai lupa mau ngasi tau ke Dilla bang Indra udah dilokasi "


" Yaudah cepet ambil posisi gayanya Papa mama dulu ya, Loh Taufan kenapa kok diem " ucap Bang Indra


Waktu Dilla dan Mama papanya ambil posisi eh! Taufan adik Dilla malah diam tak bergerak


" Eh! ngak aku kek kenal gitu loh sama abang " ucap Taufan


" Iya mantan pacar Dilla Fan " ucap Evi meledek Dilla hanya melototi kami sambil menahan malu


" Iya. udah-udah cepet ayo ambil posisi " sahut Bang Indra


Setelah photo keluarga kamioun tak lupa juga berphoto ria ntah gaya apa saja yang kami ciptakan Bang Indra hanya geleng-geleng kepala sambil menuruti keinginan kami


" Uh... akhirnya selesai ya Fa " ucap Evi


" Iya gue gerah ni pakai kebaya " kataku


Kami hanya tinggal berdua setelah kepergian Dilla dan keluarganya karena di rumah mereka juga mengadakan acara keluarga dan Bang Indra ikut untuk mengabadikan momentnya saat ini kami duduk dibawah pohon rimbun tempat dimana kami menghabiskan waktu berkumpul dengan empat personel dulu ya dulu bersama Lyra sahabatku


" Gue kangen banget Vi " ucapku sambil mengusap air mataku yang tak terasa jatuh dari tadi


" Sama Fa yang paling gue sesali kita gak sempat buat kumpul lagi buat baikan "


" Iya gue juga vi gue belum sempat minta maaf "


" Ya udah sih yang penting kita doakan dia supaya tenang disisiNYA dan diampuni segala dosa-dosanya "


" Amin vi itu mah selalu habis gue sholat gak lupa kok "


dering ponselku berbunyi namun aku hanya diam saja setelah tau panggilan dari Rico


" Loh Fa kok gak diangkat? "


" Males gue vi " kataku sambil meletakan hpku kembali " Dia itu bingung sendiri sama perasaannya vi dia harusnya ngerti saat ini kami menikah tapi dia terus berada disamping Kyra "


" Loh bukannya dia cinta ama elu kok sama Kyra lagi "

__ADS_1


" Kyra pacarnya itu lagi hamil anak Nadheer tapi dia gak mau nikah sama Nadheer dia pengen nikah sama Rico dan Rico ngomong ke aku gak cintalah gak perduli tapi pas sama Kyra bilang aku bakal nikahin kan gila gak sih mainin perasaan dua wanita "


" Apa dia emang masih cinta sama Kyra Fa "


" Gak tau gua vi males gue pulang sumpah! "


" Ya udah kita sholat dulu trus cari tempat makan trus ikut gue tempat nenek lu gak kangen ama nenek lu "


" Ya kangenlah ya udah yuk ke masjid dulu "


.............


Rico Malven Narendra


Setelah peristiwa Kyra dan Lyra semuanya berjalan lancar hingga suatu hari Nadheer orang yang menghamili Kyra pergi begitu saja tanpa bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya terhadap Kyra aku yang sudah lama bersama Kyra tak sanggup membiarkannya menderita sendiri aku masih sering mengunjunginya sesekali


" Baby kapan kamu mau nemenin aku periksa kehamilan soalnya akhir-akhir perut aku kek sering kram gitu loh " ucapnya


" Keknya gak bisalah Ky ntar apa kata Rifa kalau tau aku sering kesinikan cuma cek kondisi kamu terus sekarang ni katanya pengen takoyaki udah aku anterin jadi jangan buat aku ribet lagi aku bukan ayah dari bayimu Ky aku cuma kasihan samamu aja Ky " kataku dengan nada kesal sejujurnya aku sudah muak melihat tingkahnya semakin diperhatikan semakin besar kepala


" Kamu kok kek gitu sih beb " ucapnya sambil merengek


" Sudahlah Ky lagipun benar adanya kamu harus sadar bukan Rico ayah dari bayimu kan ada Daddy nanti Daddy temenin aja ya " ucap pak Maheswary yang sedang berdiri dipintu kamar Kyra


" Gak mau! maunya Rico "


" Ky Rico sudah punya istri sampai mana kamu mau menyusahkannya "


" Tapi kami saling mencintai dad, iyakan baby "


" Ngak Ky aku emang sayang sama kamu tapi maaf aku mencintai Rifa istriku "


" Co! ngak mungkin kita udah lama co gak mungkin kamu lupain aku gitu aja " Kyra mulai histeris


" Ky stop! Daddy mohon terima kenyataan " pak maheswary melangkah maju lalu memeluk putri tersayangnya " dan kamu pergilah sebaiknya pergila jangan membuat anakku semakin mencintaimu karena perhatianmu itu hanya kasihankan bukan cinta aku selama ini embiarkanmu mendekati anakku karena aku pikir kamu masih mencintainya tapi aku perhatikan kamu seperti terpaksa "


" Iya pak saya akui itu apa yang bapak ucapkan benar adanya tapi saya tulus menyayangi Kyra saya gak tega membiarkannya seperti ini tapi saya mencintai istri saya pak "


" Lebih baik kamu pergi dulu tenangkan pikiranmu dan ambil keputusan kamu tak bisa menyakiti dua perempuan sekaligus apapun itu keputusannya saya akan terima jika kamu memilih Rifa aku akan bawa Kyra pergi agara dia tak mengingat kamu terus tapi jika kamu memilih Kyra aku akan lergi sendiri dan meninggalkan Kyra denganmu "


" Baik pak saya mengerti kalau begitu saya pernisi dulu "


Setelah aku keluar dari Rumah besar milik keluarga Kyra aku melaju mobilku menuju rumah sampai dirumah aku tak menemukan Rifa dimanapun lalu aku mencoba menghubunginya tapi dia tak mengangkatnya padahal aku hanya ingin makan siang berdua

__ADS_1


__ADS_2