
"Assalamualaikum. " Cheryl, Adrian dan Anggara mengucapkan salam berbarengan
"Waalaikumsalam Cheryl." jawab mamah dan papah.
"Istri saya mana mah? tanya Adrian membuat Cheryl menurunkan matanya kebawah.
"Lagi beli makanan buat kalian. " jawab Elinda.
"Oh iya, nenek mau ketemu sama kalian. " ucap Bagas.
"yaudah kita ke kamar nenek dulu ya," ucap Adrian
"Nenek, cepet sembuh yaa Eryl kangen nenek, kangen ngumpul lagi, Eryl sedik waktu nikah kakak nenek gak ada ." ucap cheryl sedih
"iya maaf sayang, nenek liat kamu langsung sembuh. " gurau nek Idah
"Aamiin nek " Cheryl mencium tangan neneknya
"oh iya suami kakak kamu mana Ryl? tanya nek Idah.
"Ini nek, kak Adrian." Cheryl melihat ke arah Adrian.
__ADS_1
"Bukannya dia pacar kmu? berberapa bulan yang lalu kamu pernah bawa dia kesini kan? ucap Nek Idah.
" Itu dulu nek, sebelum mereka menikah nek ." ucap Cheryl.
"Kenapa jadi gini Eryl, padahal nenek merestui kalian."
"Bukan jodoh nek hehe, Ohiyaa nenek jangn kasih tau siapa siapa ya nek, apalagi kak Chelsea takutnya dia salah paham." ucap Adrian.
"Iya nek Cheryl mohon nenek jangan kasih tau siapa siapa ya, biar kita bertiga yang tau lagian itukan dulu aku gak mau ingat ingat lagi."
" nenek tau gimana hati kamu ryl, nenek doakan semoga kamu bisa dapet pengganti yang lebih baik dari laki laki ini, nenek heran kenapa Chelsea mau sama dia." ..
"begitu? maaf ya nenek gak tau Adrian, nenek kira kamu macarin kakak beradik." ucap nek Idah.
"tidak apa apa nek."
"Nenek mau ikut ke Jakarta kan? tanya Cheryl
"Terserah papah kamu aja sayang, dimana aja nenek mau asal ada kamu. " ucap nek Idah.
Neneknya memang lebih dekat dengan Cheryl, karena dulu memang dari kecil mereka tinggal bareng sebelum Bagas sukses ia menitipkan Cheryl kepada Neneknya, sedangkan Chelsea dibawa dan sekarang orang tuanya lebih sayang Chelsea karena berfikir Chelsea dari susah bersama Bagas dan Elinda sedangkan Cheryl hidup dimanja oleh nenek dan kakeknya, Sayangnya kakeknya meninggal sebelum melihat kesuksesan putranya.
__ADS_1
**Ternyata dibalik pintu chelsea mendengar semua obrolan nenek, adik dan suaminya, Chelsea merasa di bohongi, dia akhirnya masuk ke kamar neneknya,
"Waktunya minum obat nek. " Chelsea membawakan obat dan minum untuk neneknya.
"Kak, aku baru sampe nih sama kak adrian, katanya kakak beliin makanan buat kita." ucp Cheryl sumringah setengah cemas karena takut Chelsea ngupimg pembicaraan tadi.
"Udh ada di meja makan." Tanpa melihat Ke arah Cheryl dan Adrian
"Ohh gitu, yaudah ayo kita makan bareng kak, aku kngen deh sama kakak baru sehari ditinggal aja udh kangen, apalagi kak adrian pasti kangen banget iya nggak? Ucap Cheryl
Dan Chelsea hanya tersenyum kecil.
"Kak Cheryl kenapa ya, apa dia mendengar pembicaraan kit tadi ya." Cheryl bergumam dalam hatinya.
"Sayang, kamu gak bikin minuman buat aku? aku baru sampe loh aus banget." Gantian Adrian berusaha bertanya ke istrinya, melihat sikapnya ke Cheryl sangat dingin.
"Aku mau kasih nenek obat dulu, kan bisa nyuruh Cheryl aja? Ucap Chelsea ketus.
"Chelsea? gaboleh gitu sama suami, dosa loh udah biar Cheryl yang bantuin nenek minum obat, sekarang kamu siapin makanan buat suami kamu." ucap Nek Idah
"Iya nek, ayok ikut aku." chelsea pergi kedapur di susul oleh Adrian**.
__ADS_1