Mantanku Suami Kakakku

Mantanku Suami Kakakku
ikhlas


__ADS_3

"Sayang, kamu makan ya! Elinda membujuk Cheryl untuk makan


Cheryl hanya menggelengkan kepala, jangankan makan, hidup pun merasa tidak ingin. Hal terberat adalah sebuah kehilangan dua kali ia ditinggalkan orang yang tersayang namun beda kisah.


"Ma, biar aku coba bujuk Cheryl ya! Ngga gue minta ijin sama lo boleh? Tanya Adrian.


Sebuah kata 'Gak Boleh' tidak bisa terlontar oleh Anggara jika menyangkut tentang Cheryl.


Anggara mengangguk, dan Adrian berusaha membujuk Cheryl. Entah mengapa Cheryl nurut apa kata Adrian.


Melihat Cheryl tersenyum kembali, membuat Anggara sedikit tenang dan berfikir bahwa memang hati Cheryl hanya untuk Adrian.


-


-


-


-


Sebulan berlalu, hari hari Cheryl ditemani Adrian dan Anggara. Namun Anggara membuat Cheryl harus memilih.


Malam hari~~


"Ryl.. Aku mau ngomong sesuatu sama kamu! Ucap Anggara.


"Iya, kak ngomong aja.. Kenapa emang? Sahut Cheryl.


"Aku mau minta izin untuk pergi dari kehidupan kamu, mungkin sampai disini perjuangan aku untuk kamu ryl, dan aku juga gak mau rasa aku terlalu jauh lagi untuk kamu." Ucap Anggara berusaha untuk ikhlas.


"Kakak mau ninggalin aku? dan kakak pikir aku akan melepaskan kamu begitu aja? nggak, aku akan berusaha untuk mencintai kamu sepenuhnya! Ucap Cheryl meyakinkan Anggara.

__ADS_1


"Tapi, aku lihat kamu nyaman sama Adrian, aku lihat genggaman tangan kamu dan pelukn Adrian itu penuh arti, Bahkan aku melihat gak ada sama sekali Cinta di mata kamu untuk aku! aku gak mau maksa kamu untuk jatuh Cinta sama aku, dan mungkin cukup disini perjuangan ku untuk mendapatkan Cinta kamu." Balas Anggara dengan air mata di pipinya.


"Aku gak pernah mencintai seseorang sedalam ini ryl, cuma sama kamu aja aku kek gini, Bahkan nyawa pun aku rela berikan untuk kamu, kamu tau? saat aku menikah sama kamu! itu merupakan mimpi terindah aku ryl, bisa bersatu sama kamu dalam bentuk ikatan pernikahan." sambung Anggara lagi.


"Aku tahu kak, aku tahu, tapi aku sama kak Adrian itu gak ada perasaan sama sekali, apalagi setelah anak aku meninggal, saat itu juga aku udah gak merasakan hal apa apa lagi untuk Adrian kak." Ucap Cheryl dengan wajah yang meyakinkan,


Perasaan Cheryl memang belum hilang untuk Adrian, namun Cheryl tidak ingin menyakiti hati Anggara, ia yakin suatu saat nanti akan sepenuhnya untuk Anggara.


"Aku akan coba bertahan untuk kamu, walaupun akhirnya harus..." Kata katanya terputus saat Cheryl mencium bibir Anggara dengan lembut.


Anggara tidak tinggal diam, ia langsung merespon perlakuan Cheryl, membuat Cheryl kalah. Lalu Cheryl memeluk Anggara senyaman mungkin, membuat Anggara merasa dicintai oleh Cheryl.


"I Love You.. " kata itu terlontar dari mulut Cheryl.


"I Love You To.. " Anggara membalasnya.


Tok.. Tok.. Tok...


Adrian merasa lemas melihat bekas lipstik diantara bibir Anggara.


Adrian masuk..


"Hallo ryl." Adrian memeluk Cheryl membuat Cheryl kaget.


"Kak.. Lepasin, gak enak sama Suami aku! Pinta Cheryl.


"Maaf ryl, maaf ngga.. Aku kesini mau ketemu Cheryl untuk terakhir kalinya, Aku pamit." Ucapan Adrian membuat Cheryl terbelalak kaget.


"pergi? respon Cheryl.


"Iya.. Aku merasa gak ada lagi yang bisa aku lakukan disini, separuh jiwa aku udah bahagia sama orang lain." Imbuhnya.

__ADS_1


"T-tapii.. kenapa? tanya Cheryl.


"Maaf ryl, aku gak bisa nahan perasaan aku sama kamu! tapi disisi lain aku gak mau nyakitin hati sahabat aku! Ucap Adrian berlinang air mata.


"Gak gini caranya kak, " Cheryl memegang kedua tangan Adrian, "Jangan pergi! Pinta Cheryl.


"Maaf ryl." Adrian melepaskan genggaman tangan Cheryl.


Lalu Adrian pergi meninggalkan apartemen Anggara, dan Adrian menitipkan Cheryl ke Anggara.


Cheryl hanya bisa menangis, sedangkan Anggara tidak bisa membiarkan itu terjadi.


"Kerjar dia!! Ucap Anggara


"Tapi kak...


"Gapapa, kamu kejar dia aku ikhlas kamu sama Adrian." Ucap Anggara dengan nafas berat.


Tanpa pikir panjang Cheryl mengejar Adrian, dan mereka bertemu. Lalu Cheryl memeluk Adrian dari belakang.


"Aku mohon jangan pergi! aku butuh kamu kak! pinta Cheryl membuat Adrian senang.


"Ryl, apa kamu yakin? bagaimana dengan Anggara? tanya Adrian.


"Gue ikhlas, itu demi kebahagiaan kalian! dan satu pinta gue, bahagiakan Cheryl dan jangan pernah lo buat dia menangis." Sahut Anggara


"Maafin aku kak! Ucap Cheryl.


"Gapapa, aku seneng kalo kamu juga seneng." Ucap Anggara.


Baru saja Anggara merasa dicintai, namun ia gagal lagi walaupun Anggara meminta seribu kali untuk Cheryl mencintainya tapi kalo hatinya bukan untuk dia itu gak akan pernah berhasil.

__ADS_1


Anggara mencoba untuk merelakan Cheryl untuk Adrian, ia berfikir mencintai seseorang itu butuh perjuangan dan ia melihat itu dari Adrian. Mencintai yang tulus itu adalah mengikhlaskan orang yang kamu cintai bahagia dengan orang lain, meskipun itu menyakitkan.


__ADS_2