
**SAMPAI RUMAH.
"Kak ko gelap banget sih, mati lampu yaa? biasanya terang. " ucap Cheryl.
"Gatau nih, yaudah masuk yuk gak gelap gelap banget kok." ucao Chelsea
"Cetrek...
Lampu dinyalakan, ternyata nek Idah, mama dan papa sudah menyambut Cheryl.
"Selamat datang dokter Cheryl." ucap Elinda dan Bagas..
"Ini kejutan banget buat aku. kalian baru sampe?
"Iya sayang."
"nenek, alhamdulillah nenek sehat yaa,"
"Iya eryl, sekarang kamu rawat nenek yaa." ucap nek idah.
"Iya nek itu pasti." ucap Cheryl.
"Yaudah kamu ganti baju dulu sayang, abis itu kita pergi makan keluar yaa." uca Elinda
"Iya mah."
Mereka pergi ke restoran ternama, yaitu restoran milik Anggara.
Anggara dan keluarganya pun sudah kumpul dan sedang menunggu tamu special.
"Itu mereka datang." ucap bu Sita
"Siapa mah? tanya Anggara.
"Keluarga pak Bagas, untuk merayakan anaknya yang baru lulus, kamu tau kan Adiknya Chelsea yang menikah waktu itu ,malahan kamu dan dia kan yang mendapatkan bunga." Ucap Bu Sita.
"Maksud ibu Cheryl? tanya Anggara.
"iya angga,"
"Assalamualaikum." ucap bagas dan Elinda.
"Waalaikumsalam ,mari silahkan duduk." ucap Sita dan Adi, orangtua Jerry dan Anggara.
__ADS_1
"Loh, kak angga? ucap Cheryl heran.
"Hey ryl." Sapa Anggara.
"Jerry mana kak?
"Lagi ganti baju dulu." ucap Anggara.
Jerry datang, dan kaget melihat keluarga Cheryl, dia bertanya tanya ada apa.
"Cheryl? tnya Jerry.
"hai Jer." sapa Cheryl.
"Ayok sini sayang kita makan bareng."
"Kak ini ada apa ya kok kita ngumpul gini, aku curiga deh." bisik Cheryl ke Chelsea.
" Mungkin kerjasama lagi Ryl." bisik Chelsea.
"Hmm yaudah."
Mereka makan bareng dan selesai makan makan mereka membicarakan sesuatu.
Uhukkk Uhukkk.
Adrian yang sedang minum tiba tiba keselak.
"Sayang kamu gapapa? tanya Chelsea.
"Nggak sayamg, ini aku minumnya kecepetan."
Sementara Anggara, Jerry dan Cheryl membulatkan matanya kaget, mendengar pernyataan pak Adi.
"Gak bisa mah." ucap Anggara
"apanya yang gak bisa angga, kamu udah cukup untuk menikah." ucap Bu Sita.
"Mah, Cheryl itu pacarnya Jerry masa iya aku menikahi pacar adik aku sendiri." protes anggara.
"Loh kok bisa gitu, gagal dong perjodohanny." ucap Bu Sita
"Yaa nggak gagal, kan Jerry sama Cheryl." ucap Jerry.
__ADS_1
"Iya mah, pah, maaf Cheryl gak bilang kalian."
"Yasudah gapapa, toh kita tetep akan jdi besan bu." Ucap Bu Elinda.
"Iya bu ya hehe, maaf sebelumnya jerry, Cheryl kalian lanjutin aja pacaran nanti kalo anggara sudah menikah baru kalian menikah." ucap Sita.
"Iya lagian Jerry sama Cheryl masih mau nerusin cit cita kita bu, nanti kalo kita sama sama siap pasti kita bilang dan seneng udah dapet restu sari kalian." ucap Jerry.
"Iya kita msih mau ngejar cita cita," Ucap Cheryl.
"Coba aja dulu aku ngomong gitu ke mereka pasti saat ini kita msih pacaran ryl." gumam Adrian dalam hati.
"Akhirnya ada alasan," ucap Cheryl dalam hatinya.
Mereka berbincang bincang akhirnya waktu sudah sore dan mereka pulang.
Dikamar Anggara.
"Coba aja Cheryl bukan pacar adek gue udah gue terima perjodohan ini tanpa pikir panjang, sayang masih belum jodoh." ucap Anggara.
"Mah, pah, Jerry mau nerusin kuliah lebih jauh lagi keluar negri."
"Terserah kamu saja jer, tapi kamu harus hati hati jangan asal kamu jauh kamu bisa berbuat macem macem di luar sana. " ucap Adi
"Iya pah, jerry kan mau kuliah bukan mau main main."
"Ya tapi kan kamu tau sendiri diluar sana pergaulan bebas papah gak mah kamu salah jalan. "
"Kalo bisa sih jngan jauh jauh jer, mamah akan rindu sma kamu, lagian kan kmu udah dapat gelar dokter terus ngapain lagi kamu kuliah?
"Mah, dukung aku dong. "
"kamu jngan nyesel kalo nanti Cheryl jadi milik gue. " ucap Anggara.
"Kak apaan sih, ceritanya mau rebut nih? jangan mentang mentang aku jauh dari Cheryl kakak bisa seenaknya rebut dia. " ucap Jerry.
"Ya lagian lo sok soan, kuliah diluar. " ucap Anggara.
"Mah liat tuh kak anggara aku belum berangkat juga udah dia udah berani mau rebut Cheryl."
"Kalian ini, kayak anak kecil aja. " ucap Sita.
Mereka saling bercanda**.
__ADS_1