
Cheryl mengantar Jerry sampai ke bandara, bersama keluarganya terutama Anggara.
"Aku pamit Cher, kmu baik baik disini yaa." ucao Jerry sambil mengusap air mata Cheryl.
"Kamu hati hati disana, jangan nakal, disana pasti banyak cewek cewek sexy."Ucap Cheryl.
"Nggak akan kok sayang, aku selalu sayang sama kamu." ucap Jerry,
Jerry akhirnya pergi, dia menitipkan Cheryl ke abangnya yaitu Anggara.
Setelah itu mereka pulang.
Di rumah tidak ada siapa siapa, hanya ada Adrian,
"Assalamualaikum, kak." Cheryl mengucapkan salam.
"Waalaikumsalam sayang." Jawab Adrian
"Ini aku kak, bukan kak Chelsea."sahut Cheryl kesal.
"Iya adiku sayang." ucap Adrian.
"Kakak sama nenek ada?
"Lagi kerumah orang tua kamu."
"Ngapain? loh kakak lagi mabuk?
Cheryl melihat dua botol wine.
"Kakak lagi pusing, sini temenin." ucap Adrian.
"Gamau," Cheryl takut terjadi apa apa.
"Ryl, aku sayang sama kamu, aku gak rela kamu sama yang lain, aku begini karena kamu, kamu selalu membuat aku cemburu."
"Kak, kakak sadar gak sih kakak itu udah menikah dan sebentar lagi mungkin punya anak." ucap Adrian.
"kakak tau ryl, tapi kamu tahu kan kalo hati kakak itu cuman untuk kamu aja gak bisa dipaksain dong."
"Kak, aku gak mau khianati kak Chelsea, dia orang yang aku sayang. "
Adrian menghampiri Cheryl dan mencium paksa, Cheryl mencoba untuk melepaskan dari cengkraman tangan Adrian, namun tenaganya tak cukup kuat.
__ADS_1
lalu Adrian mencium leher Cheryl, dan tangannya pun tidak tinggal diam, menyusup ke rok pendek Cheryl, dan mencoba menerobos masuk ke area terlarang Cheryl.
"Aarrgghh, kak lepasin." Cheryl beberapa kali bicara namun tidak di hiraukan, Cheryl menangis lagi lagi Adrian tidak menghiraukan Cheryl.
Mungkin itu karena Adrian mabuk berat.
Adrian mengangkat tubuh Cheryl, dan membawanya ke kamar Adrian.
Lalu Adrian menidurkan Cheryl di ranjangnya, dan membuka paksa baju Cheryl.
"Kakk, lepasin." Cheryl berbicara dengan nada memohon, namun Adrian tampak tidak menghiraukannya.
Adrian telah melakukan itu kepada Cheryl.
Setelah itu Cheryl menangis pergi ke kamarnya untuk membersihkan diri.
"Aww.." Cheryl membersihkan miliknya namun terasa perih.
Cheryl hanya menangis, dikamar mandi dengan Shower yang menyala membasahi tubuhnya.
"Kenapa kamu tega kak." Cheryl terus menyiksa dan memukul dirinya.
Sampai malam, Chelsea belum juga pulang karena sedari tadi ia menelpon Adrian namun tidak diangkat.
"Hallo kak," Cheryl mengangkat telpon dari Chelsea dengan nada terisak isak.
"Hallo Cher, kamu kenapa? kamu nangis ya?.
"Nggak kak, gapapa, ada apa kak."
"Cher, bisa minta tolong gak? tanya Chelsea
"minta tolong apa kak."
"Tolong bilangin ke mas Adrian, suruh jemput kakak soalnya nenek mau nginep disini."
Mendengar kata Adrian, Cheryl menjadi nangis lagi tapi diam diam agar tidak terdengar oleh Chelsea.
"Gimana ryl? bisa?.
"Maaf kak aku sekarang lagi di luar." ucap Cheryl terpaksa berbohong.
"Oh gitu, yaudah gapapa makasih ya ryl." ucap Chelsea
__ADS_1
Chelsea menutup telponnya.
Cheryl merasa tidak berguna sekarang, dia merasa bahwa dirinya sudah bukan wanita baik baik.
Cheryl pergi ke suatu tempat.
"Ryl, kok kmu ada disini sendirian?
"Kak Angga? Cheryl menangis dan memeluk Anggara.
"Kamu kenapa Ryl, coba cerita sama aku." Ucap Anggara membalas pelukan Cheryl.
Anggara ibarat bayangan Cheryl, dimanapun Cheryl berada pasti Anggara turut ada di sana.
"Kak, kakak janji akan rahasiain ini kan? Tanya Cheryl.
"Iya kakak janji, tapi bicaranya jangan disini ya kita ke Apartemen kakak ya."
Cheryl mengangguk dan pergi dari taman terakhir kali ia kunjungi bersama Jerry.
Sampai di apartemen Anggara,
"Bentar kakak buatin air hangat dulu biar kamu tenang." Ucap Anggara saat hendak pergi tangan Anggara di pegang oleh Cheryl.
"Tunggu kak, kakak disini aja aku butuh kakak." ucap Cheryl.
"Hmm iya, coba kamu cerita."
"Aku berhubungan badan sama kak Adrian." Ucap Cheryl sambil memejamkan mata, ia tak sanggup kalo untuk cerita tentang ini.
"Hah? Ryl.. Kamu.. " Anggara terkejut mendengar pernyataan Cheryl.
"Aku dipaksa kak, dia lagi mabuk."
"Kurang aja emang tuh si Adrian, Awas aja gue gak bisa diemin dia gue harus beri pelajaran sama dia ryl." Anggara Emosi mendengar itu semua.
"Kak udah, aku gak mau semua orang tahu, aku malu dan aku gak tega kalau mereka tau kak." Ucap Cheryl.
"Yaampun Ryl, lalu apa yang akan kamu lakuin ryl, Asal kamu tau aku sayang sama kamu, dan aku gak bisa lihat kamu di sakitin sama orang lain ryl, apalagi sampai melakukan hal seperti itu ryl." Anggara terpaksa jujur sama Cheryl.
"Apa?
"Iya ryl, aku baru berani jujur sekarang aku sayang sama kamu semenjak Adrian dan Chelsea menikah,"
__ADS_1