Mantanku Suami Kakakku

Mantanku Suami Kakakku
Rujuk


__ADS_3

**Keesokan Harinya~~


Hari ini Cheryl mulai bekerja kembali, ia sudah memutuskan untuk mengakhiri hubungannya dengan Adrian.


"Selamat pagi ibu dokter." Sapa Bima yang baru saja keluar.


"Eh pak Bima, Selamat pagi kembali. hehe." Balas Cheryl.


"Mau berangkat bareng? Bima menawarkan tumpangan kepada Cheryl


"Mmm.. ma.." Ucapan Cheryl terpotong.


"Cheryl! Teriak Adrian dari kejauhan.


"Boleh pak," Ucap Cheryl.


Cheryl menyetujui nya karena ingin membuat Adrian menjauh darinya.


"Hai kak." sapa Cheryl.


"Cher, kita pergi sekarang? Tanya Adrian.


"Maaf kak, Aku berangkat sama kak Bima karena kita searah." Ucap Cheryl.


"Tapi.."


"Udah ya kak, aku berangkat udah siang." Ucap Cheryl langsung meninggalkan Adrian sendirian.


Dimobil~~


Bima memecah keheningan "Maaf nanya, tadi itu pacar kamu? Tanya Bima.


"Dia mantan kakak ipar aku! Jawab Cheryl dengan expresi wajah tumpul. "Sekaligus ayah dari anaku yang sudah meninggal." Sambungnya dengan mata meneteskan air mata.


"Maaf, Aku salah nanya yah." Ucap Bima.


"Maaf, aku terbawa suasana. Aku kangen anakku." Ucapnya sambil menghapus Air matanya.


"Sekali lagi saya minta maaf." Ucap Bima


"Tidak apa-apa," Jawab Cheryl.


Beberapa saat, sampailah di Rumah sakit.


"Makasih atas tumpangannya pak Bima." Ucap Cheryl dengan wajah yang berubah berseri.


"Sama sama Ibu dokter, Nanti pulang juga boleh kok kita bareng." Balas Bima.


"Iya pak, klo begitu saya ke ruangan saya dulu." ucap Cheryl smbil pergi.


Hatinya menangis, walaupun bibirnya tersenyum tetapi ia sedang rapuh. Yang mana mengingat ia diperkosa oleh Adrian dan anaknya yang keguguran.


Namun ia harus profesional masalah pekerjaan, tidak tau seberapa dalam luka yang ia derita.


"Dokter, Saya mau periksa tangan saya yang tertusuk paku tadi malam." Ucap seorang pasien.


"Ibu, kenapa baru berobat sekarang? harusnya luka seperti ini langsung melakukan suntik **, Lihat udah hampir membengkak dan benanah seperti ini." Jelas Cheryl.

__ADS_1


"Saya tidak tahu dok, kejadiannya jam 1 malam dan saya kira tidak akan seperti ini. Lalu apa yang harus saya lakukan dok." Tanya Pasien tersebut.


"Begini saja, berhubung ini tidak bisa melakukan suntik. Ibu saya kasih dulu obat siapa tahu lukanya bisa hilang ya, Sambil di cuci sama air impusan atau air hangat." Ucap Cheryl smbil menuliskan resep obat.


"Terimaksih bu."


"Iya, semoga lekas sembuh ibu."


Lalu Pasien lainnya masuk.


"Permisi dok." Ucap Pasien lainnya.


"Iya silahkan duduk." Cheryl menunjuk ke arah kursi "Keluhannya apa ibu? sambungnya.


"Begini dok, saya sudah di periksa di klinik terdekat dan katanya harus di rujuk ke rumah sakit, lalu saya memutuskan untuk kesini. Ada benjolan di payudara saya! Ucap Pasien tersebut.


"Coba tidurkan disini." Cheryl memeriksa pasien tersebut.


"Oke, ini harus melakukan tindakan oprasi. Dari sekarang puasa sampai 6 jam, Nanti jam 7 malem kita melakukan oprasi." Ucap Cheryl dan pastinya hari ini ia akan lembur.


**Hari ini hari yang cukup melelahkan untuknya, dan pikiran yang kacau membuat Cheryl tidak nafsu makan.


Dan sampai malam, Cheryl sudah melakukan tindakan oprasi dan sekarang waktunya pulang. Cheryl di tunggu oleh Bima, Ia menunggu Cheryl untuk pulang bersama .


"*Sudah selesai? tanya Bima.


"Lho, pak bima belum pulng?


"Saya sengaja nunggu kamu, Biar kita bisa pulang bareng, kasihan klo kamu pulang sendirian nanti ada apa apa lagi d jalan." Ucap Bima.


"Wah boleh banget, yaudah kita berangkat sekarang.! Balas Bima.


Mereka pergi untuk makan malam, Nasi goreng yang biasa dirinya dan Anggara makan kalau lagi malas masak.


Sampainya di tempat nasi goreng.


"Permisi pak." sapa Cheryl.


"Eh neng cantik, tumben kesini nggak sama pacarnya neng? Tanya penjual nasi goreng yang sudh bias melihat Cheryl dan Anggara makan.


"Dia teman saya pak. Hehe. "Ucap Cheryl.


"Oh, ini pacarnya neng?


"Hahah bapak bisa aja, emang saya cocok sama neng ini? Canda Bima.


"Cocok banget, sama sama keren." Sahut bapak nasi goreng.


"ahahaha bapak.. bapak, yaudah saya pesen 2 ya pak di makan disini." Ucap Cheryl.


Mereka makn bersama...


Setelah selesai, mereka langsung pulang dan mampir ke minimarket terdekat.


Cheryl membeli keperluan yang habis, begitupun Bima.


Sampainya di apartemen.

__ADS_1


"Makasih ya pak, sudah mau pulang bersma saya." Ucap Cheryl.


"Sama sama, " Ucap Bima tersenyum.


Lalu Cheryl masuk, namun Adrian telah menunggunya di depan pintu.


"Kak Adrian?


"Akhirnya kamu pulang ryl, aku kangen sama kamu." Ucap Adrian


"Kak, udah mending sekarang kakak pulang. Ini sudah malam gak enak sama tetangga." Tegur Cheryl.


"Kenapa kmu berubah ryl? padahal baru kemaren kita bersama tapi sekarang kamu bersikap seakan kita baru kenal." ucap Adrian dengan raut wajah sedih.


"Tapi kak, aku udah gak Cinta lagi sama kakak, Setelah kejadian waktu lalu aku berfikir kalo kakak gak beneran sayang sama aku. Karena kakak berani rusak aku sampai aku kehilangan kepercayaan diri dan aku sekarang menjadi janda muda." Ucap Cheryl.


"Tapi ryl. untuk soal itu aku kan berani untuk tanggunh jawab. Meskipun aku harus menyakiti kakak kamu." ucap Adrian memohon.


"kalo kakak sayang sama aku, Kakak harus bisa bertanggung jawab atas kehamilan kak Chelsea." ucap Cheryl sambil mengunci pintunya membut Adrian susah masuk.


"Aku akn buktikan kalo aku sayang kamu." Ancam Adrian.


Cheryl hanya bisa menangis di balik pintu, ia harus mencoba mengikhlaskan sesuatu yang memang bukan untuknya.


"Maafkan aku kak, ini semua untuk kebaikan kita. Aku gak mau nyakitin banyal orang lagi cukup ini menjadi masalalu untuk kita." Gumamnya dalam hati.


Adrian berjalan seakan terbang, ia tak menyangka Cheryl akn mengatakan hal itu. Dan Adrian berfikir bahwa ia telah merusak kebahagiaan keluarga Cheryl. Bahkan ia menelantarkan istri dan calon anaknya.


Dengan tatapan kosong Adrian menangis, Ia terlalu mencintai Cheryl sampai lupa orang yang mencintainya.


Sementara iti Chelsea merasa dirinya tidak berguna, merasa tidak satu orang pun yang menyayanginya. Bahkan ayah dari anaknya tidak memperdulikannya.


Tok.. Tok.. Tok.. Suara pintu di ketuk, membuyarkan lamunan Chelsea.


Ceklek!! Chelsea membuka pintu dan ternyata Adrian yang datang.


Adrian langsung memeluknya dan menangis.


"Maafkan aku." Ucap Adrian dengan penuh penyesalan.


"Maaf untuk apa." Ucap Chelsea


"Aku mau kita mulai dari awal lagi! Aku ingin kita kembali untuk mengasuh anak kita Chelsea, apa kamu mau menerima aku kembali? tanya Adrian


"Maaf, tapi aku gak mau kita mulai kembali namun hati kamu hanya untuk Cheryl. Aku gak bisa untuk itu." Ucap Chelsea.


"Aku janji untuk mencintai kamu sepenuhnya Chel, tolong bantu aku untuk melupakan Cheryl." ucap Adrian.


"Janji?


"Aku berjanji chelsea, ini untuk kita dan calon anak kita." Ucap Adrian meyakinkan


Lalu Chelsea mengiyakan untuk Adrian kembali, karen bagaimanapun ia sedang mengandung anak Darinya dan ia masih mencintainya.


Lalu keesokan Harinya Adrian dn Chelsea pergi ke pengadilan agama untuk mengajukan pembatalan perceraian.


Singkat Cerita akhirnya mereka kembali bersama***.

__ADS_1


__ADS_2