Mantanku Suami Kakakku

Mantanku Suami Kakakku
Hamil


__ADS_3

Adrian pulang, sementara Cheryl terdiam mengingat Anggara yang telah pergi meninggalkannya.


"Aku egois kak, maafin aku karena baru merasakan kehilangan saat kakak pergi ninggalin aku. Aku harap kakak bisa menemukan Cinta sejati yang bisa membuat kakak bahagia." Cheryl menangis pipinya dibasahi oleh air mata penyesalan.


Entah siapa yang salah siapa yang benar, rasa itu muncul saat mereka tidak saling bersama. Menyesal adalah hal yang paling di benci olehnya, karena mengapa ia tak bisa mempertahankan sebelum akhirnya kehilangan.


**Besoknya~~


Hoammmm!! Hari yang sangat sulit untuknya, ya! Matanya bengkak bekas menangis.


Saat Cheryl bangun dari tempt tidur, ia pergi ke dapur dan.


"Kak Adrian? kok bisa masuk? Tanya Cheryl heran karena Adrian sekarang ada di meja makan.


"Pagi sayang, Kenapa mata kamu bengkak? tanya Adrian.


"Oh ini, semalem aku nonton film korea kak, Aku nanya kok gak di jawab." Jawab Cheryl.


"Aku kan tau passcode apartemen ini, Apa kamu lupa?


"Oh iya lupa kak."


Cheryl bersiap untuk pergi ke rumah sakit dan di antar oleh Adrian, sudah seperti supir dan majikan, Setiap Cheryl pergi pasti bersama dengan Adrian.


Cheryl berangkat bersama Adrian. Dan sampailah di rumah sakit.


"Kak Chelsea? tanya Cheryl bingung.


"Cheryl? kamu kerja disini? Tanya balik Chelsea.


"Iya kak, aku denger kakak bukannya ke luar negri?


"Ryl, maafin kakak ya, " Chelsea memegang kedua tangan Cheryl."Maafin kakak, karena kakak harus kembali mengambil Adrian dari kamu." Ucap Chelsea dengan meneteskan air mata.


"Maksud kak Chelsea?

__ADS_1


"Kakak Hamil Ryl! Ucap Chelsea.


Deg! hatinya hancur sehancur hancurnya, apa mungkin ini pertanda kalo aku sama Adrian gak akan bersatu?


Cheryl hanya diam seribu bahasa, entah mau bicara apalagi tentang kehamilan kakaknya, senang dan sedih rasanya seperti baru mendapat petir di siang bolong.


"Cheryl, kenapa kamu diam? apa kamu gak mau kalo anak ini punya ayah? dan seegois itu kamu? Tanya Chelsea.


"nggak kak, sama sekali gak gitu, aku seneng banget akhirnya kakak hamil. Aku rela kok kalo Adrian tanggung jawab atas kehamilan itu." Ucap Cheryl, ia memaksakan senyum.


"Kakak benar benar bingung ryl, kakak gak mungkin tidak mengakui kalo ini anak Adrian, kakak gak akan seperti kamu yang sengaja membohongi semuanya." Sindir Chelsea.


"Kakak jngan khawatir, Adrian pasti tanggung jawab kok dia orang baik dan pastinya orang yang sangat tanggung jawab." Ucap Cheryl.


"Makasih sebelumnya." Ucap Chelsea namun terpotong saat seorang perawat memanggil namanya.


"Ibu Chelsea." Teriak seseorang dari tempat pengambilan obat.


"Dokter."Sapa seorang perawat laki laki. Cheryl hanya tersenyum


"Iya kak, aku juga ke ruangan aku dulu." Ucap Cheryl.


Cheryl pergi ke ruangannya dengan hati yang berantakan, mengapa kisah Cintanya serumit ini, Andai waktu bisa di ulang aku pastinya gak mau balikan sama Adrian karena itu hanya bisa kembali menyakiti diriku sendiri.


Saatnya makan **siang ~~


Seperti biasa ia didatangi oleh Adrian, namun seketika wajah Cheryl berubah memucat, ia bingung darimana ia memulai pembicaraan.


"Sayang, kok kamu kayak ga semangat gitu! kamu sakit? Tanya Adrian.


"Aku mau kita putus!


"Cheryl? kamu bercanda kan sayang? tanya Adrian tidak percaya.


"Aku serius! setelah aku pikir pikir aku sama kamu itu gak bakalan bisa bersatu!

__ADS_1


"Ryl, aku gak bisa!


"Kakak harus bisa!


"Tapi kenapa ryl?


"Kak Chelsea hamil! Tegas Cheryl.


"Hamil? Kenapa bisa?


"Kakak nanya sama aku? Aku tanya sama kakak, apa kakak pernah melakukan itu beberapa kali? Tanya Cheryl.


Adrian hanya terdiam, karena sebelum mereka bercerai, hal itu terjadi .


"pernah kan?


"Iya, ryl tapi aku gak bisa menikahi Chelsea, aku akan tanggung jawab tapi tidak untuk menikah lagi! tegas Adrian.


"Kak, aku mohon jangan egois kasihan kak Chelsea dia harus mengurus anaknya sendirian tanpa seorang suami, apa kakak tega?


"Tapi Ryl, aku juga ingin bahagia sama kamu, kamu juga harus ngertiin aku jangan harus aku yang ngertiin dia, aku udah bilang pasti akan tanggung jawab tapi tidak untuk menikahinya." Jelasnya.


Cheryl hanya bisa menangis, ia juga tidak bisa memaksakan perasaan Adrian ke Chelsea, namun disisi lain ia juga gak mau membuat kakaknya sakit hati.


Chelsea mengajak Adrian bertemu tapi tanpa Cheryl, Dn Adrian mengiyakan ajakan Chelsea .


Di suatu tempat~~


"*Aku hamil! Ucap Chelsea.


"Aku tahu, tapi jangan paksa aku untuk menikahi kamu lagi, aku akan tanggung jawab untuk anak itu! tapi tidak untuk menikah." Imbuhnya.


"Sudah aku duga, Kamu pasti mengatakan hal itu! Cinta kamu ke Cheryl sudah membutakan kamu! Bahkan menyangkut anak kamu aja mana pedulimu? Sindir Chelsea.


"Bukan itu maksudku, aku akan tanggung jawab dengan apa yang terjdi saat ini, aku sayang anaku, tapi kamu juga harus ngertiin aku! Timpal Adrian.

__ADS_1


"Aku mengerti, itu terserah kamu yang jelas aku sudah bilang kalo aku saat ini hamil anak kamu." Ucapnya***


__ADS_2