
**Cheryl berusaha untuk tidak melihat ke arah Adrian dan Chelsea, untungnya mereka pergi.
"Jadi kamu single parent? Di usia kamu yang masih muda! Yaampun Cheryl sayang banget si. Masa muda itu masa paling berkesan tau." Ucap Stephanie yang merasa iba.
"Hmm, itu juga sudah menjadi masalalu Step, aku bersyukur karena bisa belajar dari masalalu. Ini juga semua salah aku dulunya aku lebih memilih orang yang aku cintai dibanding orang yang mencintai aku step." Jelasnya.
"Oohh gitu ya, aku turut sedih ya." Ucap stephanie.
"Hhhh.. Aku gak sedih sama sekali Step. Tapi aku hanya menyesal melepas mantan suami aku. Sayangnya sekarang dia sudah bahagia bersama orang lain." Ucapnya lirih.
"Terus bima bagaimana?
"Yaampun, maaf step aku bicara terlalu jauh."
**Di Tempat Baju~~
"Sayang, ini cocok gak buat aku? tanya Chelsea yang sedang memegang satu baju.
"Aku kurang suka, itu kurang sexy." Timpalnya
"Kalo ini? Chelsea memegang baju yang lain.
__ADS_1
"Itu terlalu sexy sayang, cari yang standar aja biar enak dilihat." Sahut Adrian.
Kemudian Chelsea mencari baju yang lain dan ternyata ada yang di maksud oleh Adrian dan Adrianpun suka baju itu.
Kemudian mereka mencari baju untuk Gio dan Adrian.
Selesai mereka berbelanja mereka langsung pulang dan tak sengaja Chelsea melihat Cheryl yang kebetulan juga pulang karena sedang nunggu taxi.
"Cheryl? Teriak Chelsea.
"Kak Chelsea? kakak sedang apa disini? pasti shopping ya! jawab Cheryl .
"Iya nih, tumben tumbenan Adrian ngajak aku shopping." Ucapnya tersenyum kecil
"Kamu dari mana? tanya Chelsea.
"Aku habis ketemu sama temen aku kak, dan ini aku mau pulang lagi nunggu taxi." Sahut Cheryl.
"Kenapa gak bareng aja? iya kan mas! Celetuk Chelsea.
"Eh, Nggak usah kak kalian duluan....," Ucapan Cheryl terpotong oleh suara Clakson. " I-itu ada Bima yang jemput aku." sambungnya.
__ADS_1
"Oooh gitu, yaudah hati hati ya. Sering sering main ke rumah ryl, biar Gio terbiasa sama kamu." Saran Chelsea.
"Iya kak, nanti kalo aku libur aku pasti ke rumah, Salam untuk ayah sama ibu ya." Ucap Cheryl sambil berjalan menghampiri mobil Bima yang kebetulan menjemputnya.
"Iya, Bye ryl." Chelsea melambai ke arah Cheryl.
Di mobil**..
"Sayang kok kamu tahu aku disini? Ucap Cheryl sambil menutup pintu mobil.
"Iya, kan kamu tadi yang bilang kalo kamu mau ketemu Stephanie di mall ini kan! Ya aku inisiatif untuk lewat sini .Eh kebetulan kamu ada." Ucap Bima.
"Padahal aku udah pesan Taxi, Aku cancel dulu ya! Ucap Cheryl sambil membuka hpnya.
**Di mobil lain~~
"Sayang, kamu kok diem aja dari tadi? maaf ya aku ajak Cheryl tadi, Kamu pasti gak suka kalo kita itu deket sama dia! Tapi.. "
"Sttt, aku lagi gak mau bahas itu, yang jelas mood aku berubah setiap kali aku bertemu dia." Jelas Adrian. Tangkasnya
"Iya, maaf ya!
__ADS_1
Adrian tidak bisa melupakan perlakuan Cheryl terhadapnya dulu. Rasa amarah itu masih saja membaluti hatinya. Beruntungnya ia tidak lupa memanjakan istrinya yang sekarang menjadi ibu dari anaknya.
Sementara itu Cheryl nampak telah lupa dengan kejadian dahulu, ia hanya fokus untuk masa depannya. Hatinya masih plin plan untuk memilih laki laki yang cocok untuknya di masa depan**.