Mantanku Suami Kakakku

Mantanku Suami Kakakku
Dendam belum tuntas


__ADS_3

Setelah bicara banyak Anggara akhirnya pamit pulang, sementara seseorang di dalam mobil menunggu Anggara pulang.


Saat Anggara pergi, seseorang itu menuju ke arah kamar Cheryl dan saat Cheryl hendak masuk seseorang menahan pintu.


"Hai, " Sapa Jerry.


"JeJe? kamu kok tau rumah aku? tanya Cheryl.


"Anggara yang kasih tahu, gimana kabarnya sayang." Jerry mencolek dagu Cheryl dengan lembut.


Cheryl menepis tangan Jerry, "Je, ada perlu apa kamu kesini? Aku minta maaf ya! Soal dulu..." Tapi tiba tiba bibir Cheryl di sentuh oleh Jerry.


"Ssssstttt, jangan bahas itu oke.! Timpal Jerry.


"Je, lepasin kamu gak berhak nyentuh aku! Cheryl menepis kembali tangan Jerry namun tangannya di pegang dengan kuat oleh Jerry membuat Cheryl kesakitan.


Wajah Jerry berubah menjadi exspresi nakal yang tersirat di wajahnya. "Kamu suka kan hal ini? buktinya sama Adrian! Sampai kamu hamil." Ucap Jerry ke telinga Cheryl.


"Je, lepasin badan aku lemas. Aku lagi sakit please lepasin aku untuk hal itu aku minta maaf sama kamu. Tapi itu bukan keinginanku Je kamu tahu? dari dulu aku gak mau seperti ini." Ucap Cheryl meringgis kesakitan.


"Bilang aja kalo kamu itu memang suka hal ini Ryl, Emang dasarnya aja kamu gak tau diri! Jerry memaki dirinya.

__ADS_1


"Terserah kamu mau bilang apapun aku gak peduli, Tolong lepasin aku." Rengek Cheryl namun Jerry tidak mempedulikannya.


Jerry membawa Cheryl ke kamarnya dan membantingnya ke ranjangnya membuat kepala Cheryl pusing, dan membuatnya mual.


Cheryl muntah ke baju Jerry membuatnya marah, lantas ia menampar pipi Chubby Cheryl namun dia tidak bisa bangun.


Jerry panik melihat Cheryl seperti orang pingsan, namun ternyata Cheryl sadar tetapi tidak bisa bangun sama sekali.


Anggara kembali kerumah Cheryl karena ia menyadari ada yang ketinggalan, yaitu kacamata dan ia merasa kangen kepada Cheryl.


"Lho, ini kan mobil Jerry! Ngapain disini." Gumam Anggara.


Anggara langsung ke rumah Cheryl karena merasa ada keanehan yang terjadi di rumahnya.


Anggara meraih kerah baju Jerry dan langsung menghajarnya habis habisan membuat Jerry tersungkur.


Kemudian Anggara menggendong Cheryl dan membawanya ke mobil untuk pergi ke rumah sakit, karena takut terjadi apa apa sama Cheryl.


Diperjalanan Stephanie yang habis dari minimarket melihat mobil Anggara Yang melaju dengan cepat bersama seorang perempuan. Lalu dia mengikuti mobil Anggara.


Saat di rumah sakit~~ Anggara memanggil suster kemudian Cheryl langsung di tangani oleh dokter.

__ADS_1


Beberapa saat Dokter keluar dan membeberkan sakitnya Cheryl.


"Apakah bapak ini sodaranya dari dokter Cheryl? Tanya dokter tersebut yang mana ia adalah rekan se'profesi Cheryl.


"Iya pak, saya sodaranya. Gimana keadaan Cheryl dok? tanya Anggara.


"Cheryl mengalami penyakit DBD yang sebaiknya harus di rawat inap disini beberapa hari setelah keadaannya membaik baru beliau boleh pulang." kata dokter tersebut.


"DBD dok? kok bisa, itu kira kira penyebabnya apa ya dok? tanya Anggara.


"Biasanya orang yang terkena DBD itu setelah berkunjung dari daerah tropis atau pun imunitas tubuh yang lemah." ujar dokter tersebut.


"Terimakasih dokter." Ucap Anggara.


"Nanti obatnya segera menyusul pak." .


Anggara masuk ke ruangan Cheryl dan duduk di sampingnya sambil menggenggam tangannya dan menciumnya.


"Ryl, kapan kamu bahagia? kapan kamu hidup normal seperti wanita lain pada umumnya yang tidak ada masalah yang membelit hidupnya! Kalo kamu gini terus aku gak bisa biarin kamu sendirian. Melihat kondisi kamu yang keluar masuk rumah sakit dengan keluhan yang berbeda membuat aku selalu khawatir sama kamu ryl." Gumam Anggara menatap Cheryl yang terbaring lemah.


beberapa kali Anggara menyelamatkan hidup Cheryl dari setiap masalah, apakah itu akan menjadi awal mereka untuk kembali?.

__ADS_1


Walau seberapa kuat kita menggenggam, andai ia bukan jodoh kita maka itu akan lepas. Namun seberapa kuat juga kita melepaskannya, jika itu diperuntukan untuk kita maka akan kembali lagi.


Itulah Jodoh, susah di tebak memang. Syukuri dan jalani hidup ini walaupun seribu pecahan kaca yang menghalangi jalan kita, akan selalu ada jalan yang bisa kita lewati tanpa membuatnya terluka.


__ADS_2