
Seperti biasa, hari hari yang penuh misteri entah apa yang akan terjadi hari ini. Seperti biasa Anggara pergi ke restoran hari ini.
"Aku berangkat, ya. " Ucap Anggara.
"Hati hati ya kak, jangan malem malem pulangnya! Ucap Cheryl sambil merapikan dasi yang melingkari kerah baju Anggara.
Habis itu, Anggara pergi dan tak lama kemudian.
Tok tok tok..
"Siapa? tanya Cheryl.
Chelsea hanya terdiam di depan pintu sambil menatap tajam adiknya itu yang sedang memegang perutnya.
"Seneng yaa? banyak laki laki yang perhatian sama kamu! sindir Chelsea
"Maksud kakak apa ya? eu.. masuk dulu kak." Cheryl mempersilahkan Chelsea untuk masuk.
"Najis banget, gue kesini cuma mau kasih selamat doang." Ucap Chelsea dengan tatapan tajam matanya.
"Maksud kakak?
"Jangan pura pura ****, selamat lo udah ngehancurin rumah tangga gue! Chelsea menarik rambut Cheryl membuat Cheryl terjengkang.
"Aww.. " Cheril meringgis.
Lalu Chelsea mendorong Cheryl ke pintu.
"Aww.. kak sakit.." terjadi pendarahan keluar dari ************ membuat Chelsea panik dan pergi.
__ADS_1
"Ingat, gue bisa lakuin apa yang gue inginkan, ini belum seberapa! Ancam Chelsea.
Sementara itu Cheryl tengah merasakan kesakitan, tidak berselang lama Adrian datang.
"Cheryl.. " Teriak Adrian panik.
"Kak, tolongin bayi aku." Cheryl tetap memegang perutnya.
Lalu Adrian mengangkat tubuh Cheryl yang penuh darah, ia membawa Cheryl ke rumah sakit terdekat dan mendapat perawatan intensif.
Anggara yang tidak enak hati lantas pulang lebih awal, saat ia sampai di apartemen ternyata tidak di kunci, dan saat di buka Anggara kaget melihat banyak darah di lantai.
Anggara berusaha menghubungi Cheryl namun hpnya berada di rumahnya, Anggara kaget dan panik, entah apa yang harus dia lakukan, Akhirnya dia memutuskan untuk kerumah sakit.
"Pasti dibawa ke rumah sakit." Gumam Anggara.
Anggara masuk kedalam, dan menanyakan pasien atas nama Cheryl Rhea Alika.
"Adrian," Anggara berlari ke arah Adrian.. "Apa yang terjadi sama Cheryl? tanya Anggara.
"Tadi gue ke apartemen lo karena gue ngerasa ada yang gak beres setelah lihat Chelsea keluar dari gedung Apartemen lo, dan gue masuk tiba tiba Cheryl kesakitan di depan pintu terbuka." Jelas Adrian.
"Chelsea?
"Iyaa."
Dokter menghampiri mereka
"Dokter bagaimana keadaan istri saya dok? tanya Anggara.
__ADS_1
"Keadaannya baik baik saja, bayinya juga sehat, cuman pendarahan sedikit tapi alhamdulillah kandungannya kuat, keterangan pasien bahwa beliau di dorong seseorang sehingga terjatuh ke pintu," terang Dokter tersebut.
"Apa harus dirawat dok? Tanya Adrian.
"Iy, mungkin sehari sampai 3 hari karena beliau butuh istirahat yang cukup." Ucap dokter tersebut lagi.
Akhirnya mereka menunggu di rumah sakit, karena orang tuanya tidak datang, seperti tidak menganggap bahwa Cheryl adalah Anak mereka.
"Sayang, yang kuat ya! disini ada kami yang sayang sama kamu." ucap Anggara sembari mencium tangan Cheryl.
"Iya ryl, kami akan jaga kamu." sambung Adrian.
"Terimakasih kak," Cheryl menangis terharu.
Malampun tiba.
Adrian pulng kerumahnya membawa barang barangnya.
"Adrian? tanya Hanna.
"Ma, aku pulang maaf ya gak bisa jadi suami yang baik, dan belum bisa mendidik Chelsea ma." Adrian bersujud di kaki ibunya.
"Ada apa dri? apa yang terjadi dengan kalian? tanya Hanna.
"Aku udah Cerai dengan Chelsea ma," penyataan Adrian membuat Hanna kaget.
"A--apaa? kenapa?
"Kita nggak cocok, dan kita nggak saling Cinta." Jelas Adrian
__ADS_1