Mantanku Suami Kakakku

Mantanku Suami Kakakku
Fake love


__ADS_3

Setelah Bima mengantarkan Cheryl, ia berencana untuk bertemu dengan stephanie.


"Step." Sapa Bima yang baru datang.


"Eh bim, duduk.. duduk.." Sahut Stephanie.


"Ada apa ngajak ketemu tumben." Tanya Bima.


"Gue mau nanya sama lo, emang bener ya kalo Cheryl itu janda? Tanya Step ke Bima


"Iya step, gue bingung mau dilepasin tapi takut dia sakit hati. Sedangkan orang tua gue gak setuju sama hubungan ini." ujarnya.


"Bim, lo kan cowok masa iya sih harus ditentuin orang tua lo? Kata stephanie.


"Itu dia, gue juga sebenarnya malu sama statusnya itu. Lo tau? bisa bisa gue di ejek abis-abis." Ucap Bima yang menyampaikan keresahannya dalam berhubungan dengan Cheryl yang berstatus janda.


"Ya harusnya lo dari awal gak usah jadian kalo tau gini kan lo bisa nyakitin perasaan Cheryl ,Bim. Gue paham rasanya hubungan tanpa Cinta, Buktinya gue sama Anggara gak ada Cinta sedikitpun dari dia apalagi katanya dia baru bertemu dengan mantan istrinya." Ujar Stephanie yang juga menyampaikan keresahan dalam hubungan percintaannya bersama Anggara.


"Lucu kali ya kalo kita pacaran? hahaha." Tiba tiba Bima bicara.


"Gila kali Bim, gatau rasanya gimana." Sahut stephanie.


Tiba tiba tangan Bima menyentuh tangan Stephanie "Apa kita coba dulu buat jalanin itu? Tanya Bima dengan tatapan penuh arti.


"Bim, sorry gue udah punya pacar dan lo juga kan udah punya pacar." Ucap Stephanie melepaskan genggaman tangan Bima.


"Iya stephanie, sorry gue cuma kangen aja kali ya secara udah beberapa tahun gak ketemu sama lo." Ucap Bima mengalihkan pembicaraan.


"Bim, Gue pulang duluan ya." Ucap stephanie dan beranjak dari kursi.

__ADS_1


"Iya steph." Sahut Bima datar.


Persahabatan antara laki laki dan perempuan pasti ujungnya akan ada perasaan dari salah satunya. Buktinya Bima tidak bisa menahan rasanya untuk Stephanie sahabatnya sendiri.


*Whatsapp


"Hallo, ryl. Gimana kabarnya? maaf ya untuk sikap Jerry waktu itu mungkin dia gak sengaja." Isi pesan tersebut dari Anggara.


"Iya kak, gapapa aku ngerti kok. Mungkin Jerry tidak bisa menerima kenyataan tentang hubungan kita Jadi di maklum kok." Jawab Cheryl.


"Oh iya, aku mau kita ketemu bisa? tanya Anggara.


"Aku gak bisa pergi keluar kak, kalo mau kesini aja ke rumah aku. Lagi gak enak badan." Jawab Cheryl


"Oke, aku segera kesana. share loc ya." Ucap Anggara* .


Kemudian Anggara datang ke apartemen Cheryl dengan membawa buah tangan.


"Masuk kak." Ucap Cheryl sambil membuka pintu.


Anggara masuk dengan senyum sumringah.


"Kak, mau minum apa? tanya Cheryl tiba tiba..


Tok.. Tok.. Tok.. Seseorang mengetuk pintu kemudia Cheryl menyuruh Anggara untuk bersembunyi takutnya terjadi fitnah.


"Siapa..."Tanya Cheryl sembari membuka pintu.


"Ryl, aku mau ngomong sama kamu." Ucap Bima secara tiba tiba wajahnya tegang.

__ADS_1


"Kenapa Bim?


"Aku mau kita putus! Ucap Bima tiba tiba membuat aku bertanya.


"Putus?


"Iya! setelah aku fikir fikir sepertinya kita gak bisa melanjutkan hubungan ini. Banyak orang yang tidak setuju dengan hubungan ini ryl, terutama orang tua aku." Ucap Bima.


"Ooh, yaudah gapapa bim. Aku juga gak bisa memaksakannya, Itu terserah kamu." Ucap Cheryl datar.


"Ryl, ini serius?


"Bim, kenapa? kan kamu yang minta! aku ikut ikut aja." sekali lagi ucap Cheryl datar.


"Aku kira kamu akan mempertahankan aku, tapi tidak ada ekspresi apapun di wajah kamu." Ucap bima.


"Bim, sekarang gini deh. Apa ada yang bisa aku lakuin? kalo untuk urusan orang tua aku gak mau. Aku juga punya orang tua dan mereka pun belum tentu setuju sama hubungan kita." Ujar Cheryl.


"Oke, jadi gak ada masalah kan? kita masih bisa berteman baik kan? tanya Bima.


"Iya bim, santai aja kita hubungan baik baik kok, dan gak seharusnya ada pertengkaran atau perdebatan apapun lagi, Iya kan? Ucap Cheryl dengan senyuman kecil.


"Makasih ya! Ucap Bima sambil memeluk Cheryl.


Bima pulang dengan seribu pertanyaa. Segampang itu putus tanpa ada perdebatan atau masalah terlebih dahulu. Hubungan macam apa ini.


"Cheryl, apa aku gak salah denger? kalian putus tapi.." Ucap Anggara yang baru keluar dari kamar mandi.


"Kak, aku sekarang lagi fokus kerja dan cari yang benar-benar serius." ucap Cheryl dengan wajah pucat.

__ADS_1


"Ryl, kamu gapapa? Tanya Anggara yang menyadari wajah pucat Cheryl.


"Gapapa kak." Ucap Cheryl menyembunyikan rasa sakitnya.


__ADS_2