
Adrian pulang dengan muka masam, ditambah lagi dengan melihat Chelsea yang mulai membenci Cheryl membuat Adrian ingin segera memutuskan hubungannya dengan Chelsea.
"Mas, kenapa setelah Cheryl pergi kamu jadi berubah gini, pulang seenaknya ditambah lagi jarang makan." Celoteh Chelsea diabaikan begitu saja oleh Adrian.
Adrian hanya terdiam,
"Mas dengerin aku."
"Apa Chelsea? Aku baru pulang sudah kamu ajak berdebat apa kmu gak lihat? aku cape Chel." Ucap Adrian kesal.
"Apa ini semua gara gara Cheryl? kamu jadi berubah gini." Tanya Chelsea lagi.
"Apaan si Chel, udah stop ya aku mau istirahat kamu jangan ganggu aku, aku lagi mau istirahat, Paham? Adrian mulai emosi mendengar pertanyaan pertanyaan Chelsea
Chelsea sedih, ada apa dengan suaminya kenapa dia berubah, perasaan sebelum Cheryl pergi mereka baik baik saja, Bahkan Adrian memanggil Chelsea dengan kata sayang.
**Di apartemen Cheryl.
"Kakk." Cheryl memanggil anggara.
"Iya ryl, ada apa? tanya Anggara.
"Boleh minta tolong?
"Boleh, mau minta tolong apa ryl?
"Mau kulit ayam cfc." Ucap Cheryl sambil mengelus elus perutnya.
"Siap bosque, "
"Tapiii."
__ADS_1
"Tapi apa? perasaan Anggara merasa tidak enak.
"Kakak yang bikin!
"Udah ketebak, tapi aku gak bisa.. gimana dong." kata anggara.
"Gak mau tau pokoknya pengen kamu yang buatin, nanti aku kasih bonus deh."Bujuk Cheryl.
"Apa tuh bonusnya?
"Kissing." Ucap Cheryl dengan senyuman lebar.
"Aku buatin segera. " Anggara langsung loncat dari kasur dan langsung bergegas ke dapur.
Anggara menelpon ibunya**.
"Mah?
"Iya ngga ada apa?
" ini Cheryl kan lagi ngidam katanya dia mu kulit ayam ala CFC tapi aku gak tau cara masaknya." Ucap Anggara.
" iya makanya aku nelpon mama buat minta resepnya ma." Rengek Anggara.
"Iya iyaa, ikutin ibu." Sita memberi tahu Anggara step by step menggoreng kulit ayam.
Dan Akhirnya selesai~~
" Ryl, udh jadi nih." Anggara membawakan sepiring kulit ayam kriuk dan segelas air putih..
"Waaahh makasih banget loh kak," Ucap Cheryl.
"Ini semua demi kamu dan anak kita ryl," Ucap Anggara, Dan Cheryl mendekat ke wajah Anggara dan menyentuh pipinya membuat Anggara kaget dan merem.
Ternyata ada bekas tepung terigu di pipi Anggara dab Cheryl membersihkannya.
__ADS_1
"Kirain mau di cium." goda Anggara.
"Tunggu selesai makan ini, baru aku cium." Ucapann Cheryl membuat Anggara tidak sabar untuk di cium Cheryl.
Dan ternyata Cheryl menghabiskan semua kulit ayamnya, tidak ada yang tersisa lalu Cheryl minum.
"Gak nyangka, kakak pinter masak yaa." puji Cheryl.
"kan aku punya restoran, yaa pasti bisa masak dong." Ucap Anggara.
"Iya deh iyaa, oh iya aku mau nepatin janji aku sama kakak." Ucap Cheryl.
"Yaudah lakuin sekarang." Ucap Anggara.
Cheryl mencium bibir Anggara membuat Anggara merasa lemes.
"Loh kak, kakak kenapa? tiba tiba Anggara pura pura pingsan.
"Gak tahan dicium kamu ryl." Ucap Anggara.
"Iiihhh lebay banget sii." Ucap Cheryl sambil mencubit perut Anggara
" aww, sakit ryl sakit." Anggara meringgis kesakitan.
"Abisnya kakak lebay." Ucap Cheryl tertawa.
"Boleh aku bales? Tanya Anggara.
Cheryl mengangguk.
mendengar jawaban Cheryl, membuat Anggara langsung mencium bibir Cheryl dengan lembut membuat Cheryl tenggelam didalamnya.
Anggara terus menciumi bibir Cheryl dan turun ke lehernya memberikan tanda merah, membuat Cheryl mendesah, Tangan Anggara pun tidak tinggal diam ia masuk kedalam baju Cheryl menggapai bulatan putih milik Cheryl.
"Emmmmm." Cheryl menikmati permainan Anggara, tangan Anggara mulai kebawah rok milik Cheryl, menyusuri pahanya yang mulus, tangan Anggara terus masuk dan sampai di...
__ADS_1
"Eh sorry sorry ryl, aku khilaf." Anggara mengehentikan permainannya, ia takut Cheryl marah kepadanya.
Cheryl hanya terdiam, Suasana di kamar mendadak hening tanpa suara, keduanya merasa awkward.