
**Seminggu kemudian~~
Cheryl mengambil cuti untuk hari ini, Pagi yang sangat dingin membuat Cheryl enggan bangun.
Hoammm!! "Malas bangun hari ini." ucapnya lirih
TokTokTok! Suara pintu di ketuk terdengar dari pintunya, Cheryl berusaha bangun.
Ceklek! Cheryl membuka pintunya dan kaget ada bunga tanpa pengirim. Ia lantas membawa masuk bunga tersebut.
Tak lama kemudian, terdengar lagi suara ketukan pintu yang kedua kalinya. Cheryl membuka pintunya dan ada sekotak makanan dari restoran Mom's Food.
"Dari siapa ya semua ini? Apa dari Adrian? Gumamnya.
Cheryl menelpon Adrian, dan bertanya tentang makanan dan seikat bunga cantik tersebut.
"Hallo ryl, ada apa tumben nelpon setelah seminggu kamu hilang kabar." Ucap Adrian.
"Maaf aku cuma mau tanya, apa kakak yang mengirim bunga sama makanan ini? Tanya Cheryl.
"Bunga sama makanan?
"Iya kak,"
"Kakak gak ngirimin kamu itu Ryl, apa kamu sudah ada yang baru? tanya Adrian.
"Kak, aku serius nanya aku gak tau siapa yang ngirim, makannya aku nanya sama kakak. Karena siapa lagi pengagum aku kalo bukan kakak." Ucap Cheryl sambil tertawa.
"Tuh kan, yaudah kamu tunggu disitu aku ke rumah kamu sekarang." Ucap Adrian sambil mematikan telponnya.
"Dih, ngapain lagi pake ke sini segala, kan jadinya susah lupainya." Gerutu Cheryl.
Tiba tiba pintu di ketuk kembali.
"Siapa sih." bentak Cheryl karena kesal
"Hai ibu dokter. " Sapa seseorang.
"Dokter Bima?
__ADS_1
"Maaf saya mengganggu bu." Ucap lelaki tersebut.
"Iya pak, ada apa ya hehe kok bisa tahu apartemen saya? Tanya Cheryl.
"Kamu lupa? room apartemen saya pinggir kamu." ucap Laki laki tersebut.
"Oh ya ampun, saya lupa pak." Ucap Cheryl.
"Gimana bunga sama sarapan kamu sudah sampai?
"Jadi pak Bima yang ngirimin bunga itu!
"Iya, maaf ya gak bilang bilang."
"Gapapa pak, cuman yang saya heran kenapa bapak ngirimin bunga itu. Mmm maksudnya apa ya?
"Cuma bentuk rasa kagum saya sama kamu." ucap Bima.
"Ryl," Sapa seseorang dari lorong.
"Kak Adrian."
"Kak, tunggu!
Adrian tidak memperdulikan Cheryl, sampai Cheryl tersandung dan jatuh.
"Kak...,Ughhhh."Lenguhku kesakitan.
"Cheryl!! Adrian langsung menghampiri Cheryl
"Kamu gapapa Ryl? tanya Adrian sambil membangunkan Cheryl.
Adrian menggendong Cheryl ke kamarnya, ia langsung mendudukan Cheryl di sofanya dan meniup lutut yang sedikit berdarah.
"Sakit? Tanya Adrian ke Cheryl sambil meniup lututnya.
"Kamu panik?" Tanya Cheryl "Kenapa kamu pergi? sambungnya.
Adrian hanya terdiam, ia langsung membawa kotak obat yang tersimpan di lemari Cheryl.
__ADS_1
"Kamu tahu? Aku sangat mencintai kamu sayang, Bahkan aku lihat kamu sama laki laki tadi rasanya darahku naik. Ingin sekali aku memukulnya di depan kamu! Ucap Adrian sambil membersihkan luka Cheryl.
"Kamu fikir, itu akan terlihat hebat di mataku?
"Kurasa, Ya! saat itu juga kamu akan tau seberapa besar Cinta aku sama kamu, Bahkan aku akan melakukan apapun untuk kamu." Ungkapnya.
Cheryl berfikir akan seperti apa jadinya hubungan mereka, waktu memang membiarkan mereka bersama tapi keadaan yang membuatnya harus berpisah.
Hany ada dua pilihan, yaitu bertahan dengan keegoisan atau pergi dengan kelapangan dada.
Huhhhh.. Adrian meniup wajah Cheryl yang menatap kosong, "Jangan melamun, nanti kesambet." tegur Adrian.
"Kakak udh makan? tanya Cheryl "Klo belum kita makan bareng yuk! Ajak Cheryl.
"Kebetulan belom. Tapi, apakah makanan itu dari laki laki itu? tanya Adrian.
"Iya, kenapa emang?
"Aku gak mau makan, makanan pemberian dia. Kita pesan saja yang baru." Ucap Adrian smbil mengambil hp yang berada di saku jasnya.
Adrian memesan makanan untuk mereka, lalu ia membuang makanan pemberian Bima. Saat beberapa menunggu akhirnya makanan datang dan mereka langsung menyantap makanan itu.
Cheryl terlihat tidak nafsu makan. "Sayang, kamu sakit? tanya Adrian membuyarkan lamunan Cheryl.
"Aku kepikiran kak Anggara, Belum ada kabar darinya setelah seminggu dia pergi. Aku khawatir terjdi apa apa sama dia kak." Ucapnya lirih.
"Sayang, mungkin dia sibuk. Biasanya dia jug langsung mengabari aku tapi ini tidak ada sama sekali." Ucap Adrian.
"Hmmm..." Cheryl menyimpan makanannya tanda ia selesai makan.
"Hari ini aku libur, makanya aku kesini pagi pagi gini." Ucap Adrian.
"Hmm gitu ya! aku juga cuti hari ini, tapi aku berencana untuk tiduran saja, gak mood kalo jalan jalan." Kata Cheryl.
"Aku juga! ikut tiduran disini ya." Ucap Adrian sambil mengangkat alisnya.
"Iya kak boleh."
Adrian dan Cheryl berdua di apartemennya, membuat Adrian senang bisa kembali melihat senyum di wajah Cheryl lebih lama lagi.
__ADS_1