
**Keesokan harinya ~~
Hoekkkkk..
Cheryl terus terusan morning sickness, itu membuat Anggara bingung harus berbuat apa.
"Ryl, gimana udah enakan? tanya Anggara
"Masih mual kak, sama pusing." Ucap Cheryl sambil memegang kepalanya.
"Yaudah sini aku pijitin ryl," Anggara berusaha untuk memijit kepala Cheryl.
"Makasih kak." Ucap Cheryl
"Oh iya ryl, bentar ya."
Cheryl mengangguk.
Anggara membawakan biskuit dan susu.
"Nih dimakan dulu ya, biar mualnya gak terlalu parah." Anggara menyodorkan sepiring biskuit dan segelas susu.
"Gamau kak, takut keluar lagi." Cheryl menutup mulutnya dengan tangan..
"Ayolah ryl, kasian anak kita kan kamu belum makan apa apa pagi ini." Anggara berusaha membujuk Cheryl.
"Dari mana kamu tahu kalo itu bisa ngurangin rasa mual kak?
"Hehe searching ryl, " Anggara menggaruk kepalanya
"Hahah sudah kuduga." Ucap Cheryl sambil tertawa kecil.
__ADS_1
"Udah ah makan dulu yaa, kalo gak bisa mkan nasi setidaknya biskuit sedikit." Ucap Anggara sudah seperti ayah dari bayi Cheryl.
"Iya kak iyaa." Cheryl memakan sedikit demi sedikit biskuitnya dan meminum susunya.
Cheryl diajak untuk jalan jalan dan mereka sudah seperti pasangan yang sangat bahagia, namun menyimpan begitu besar rahasia yang tidak ada orang ketahui kecuali mereka.
Cheryl menatap Anggara dengan penuh kekaguman, bagaimana tidak anak yang Cheryl kandung adalah anaknya Adrian.
"Makasih ya kak, udah jagain aku udah oerlakuin aku kayak istri kamu." ucap Cheryl dengan mata berkaca kaca.
"Sstttt, Ryl kamu itu istri aku, udah kewajiban aku untuk bahagiain kamu dan manjain kamu, Aku sayang sama kamu dan aku sayang sama anak kita." Ucap Anggara dengan tatapan penuh arti.
"makasih kak." Cheryl memeluk erat Anggara dan dibalas dengan pelukan Anggara.
*Chelsea dan Adrian.
"Mas kamu udah mau berangkat? tanya Chelsea.
"Yaudah kamu sarapan dulu ya, aku udah masakin kesukaan kamu." Ucap Chelsea dengan senyuman.
"Aku lagi gak mau makan, aku sekarang berangkat."
"Loh mas, kamu kok gitu? aku niat banget buat masakin kamu aku bangun pagi pagi cuma buat nyiapin semua ini mas." Ucap Chelsea.
"Udah aku lagi gak mau berdebat, sekarang aku berangkat, Assalamualaikum." Adrian pergi meninggalkan Chelsea.
"Mas.. dia kok gitu sih apa ini semua gara gara Cheryl." Guman Chelsea.
Adrian berangkat dengan kecepatan tinggi.
Cheryl dan Anggara
__ADS_1
"Cheryl, aku berangkat ke restoran apa kamu gapapa aku tinggal sendirian?
"Gapapa kak, berangkat aja nanti kalo aku ada apa apa tinggal telpon aja hehe."
"Yaudah, eh eu... aku.. boleh cium perut kamu?
"Hmmm, gaboleh." Ucap Cheryl
"Ooh gitu, yaudah aku berangkat ya!
"Gaboleh sebentar maksudnya kak." Ucap Cheryl dengan senyuman manjanya.
"Makasih ryl makasih banget."Ucap Anggara bersemangat.
Anggara mencium perut istrinya dengan penuh kasih sayang, Sampai waktunya untuk ke restoran.
"Aku berangkat ya Ryl, kamu hati hati dirumah, jangan cape cape bersih bersih rumah nanti biar aku pulang langsung beres beres ya sayang." Ucap Anggara dab keceplosan menyebut kata sayang.
"Sayang?
"Maksudnya Cheryl."
"Hahaha kamu lucu ya kak, gapapa terserah kamu mau panggil aku apa aja asal kamu seneng."
"Serius Ryl?
"Iya kak Anggara kesayanganku."
Ucapan Cheryl membuat jantung Anggara serasa ingin loncat keluar, Cheryl seperti memberikan peluang untuk mereka saling menyayangi.
Anggara pergi kerja***.
__ADS_1