
Malam itu gelap, sementara gemerlap bintang di langit menambahkan keindahan suasana pada malam itu.
Setelah memasuki Desa Shinju, Feng Zun memutuskan untuk mencari penginapan dan berencana melanjutkan perjalanan esok hari.
"Tuan Muda, selamat datang di penginapan Shinju kami."
Feng Zun mengangguk dan berkata, "Saya ingin kamar terbaik untuk satu malam."
Pelayan itu tersenyum, "Satu keping emas untuk satu malam di kamar terbaik kami Tuan."
Feng Zun mengeluarkan 10 keping emas dan segera melangkah pergi setelah mengambil kunci kamar bertuliskan angka 101.
"Ini.."
Pelayan itu tertegun melihat sepuluh keping emas dimeja, namun saat ingin mengingatkan tamunya, Feng Zun telah melangkah pergi.
Feng Zun memasuki kamar dan mengangguk puas dengan fasilitas didalamnya, terutama ada sebuah jendela yang membuatnya bisa melihat keindahan di langit.
"Hmmm... Tidak Buruk."
Lalu dengan segera, dia membersihkan diri dan berganti pakaian.
Saat dia ingin beristirahat, tiba-tiba sebuah untaian energi sangat kuat melonjak dari tubuhnya.
__ADS_1
Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, kemudian Feng Zun meminta bantuan Yin Ying dan mengeluarkannya dari dunia kecil.
Seketika wanita itu muncul, ia menangkupkan tinju lalu menyapa, "Tuan Muda"
Feng Zun mengangguk dan berkata, "Ada sesuatu yang mengharuskan aku untuk berkultivasi, aku harus merepotkan nona untuk menjagaku."
"Tuan Muda dapat mempercayakan tugas kecil ini." Kata Yin Ying
"Keluar"
Saat Feng Zun mengatakan itu, muncul sebuah bayangan halus yang kemudian membentuk roh dengan wajah cantik dan mengenakan gaun merah. Secara alami dia adalah Ning Sih.
Roh itu tersenyum dan menyapa tuannya, "Salam Tuan Immortal"
Feng Zun melihat ekspresi kejutan di wajah Yin Ying, namun dia tidak dapat diganggu hanya untuk menjelaskan. Saat menatapnya Feng Zun berkata, "Mulai sekarang kalian dapat mengobrol agar tidak lagi merasa bosan."
Pada saat konsentrasinya telah sepenuhnya masuk ke kedalaman kultivasi, pada saat itu juga tiba tiba kesadaran spiritual Feng Zun ditarik oleh kekuatan yang sangat kuat.
Detik berikutnya dia baru menyadari bahwa saat ini dia telah dibawa kesebuah tempat aneh seperti Reruntuhan Aula yang cukup besar, ada 36 pilar batu yang menopang kubah Aula.
Terdapat sebuah tangga dan sebuah platform batu disana, diatas platform batu ada sebuah kotak batu giok. Panjangnya hanya setengah meter dan lebar empat jari, dan itu benar-benar seperti batu giok transparan. Itu bersih dan tembus pandang tanpa hiasan apa pun, membuatnya tampak sederhana dan polos.
Selain itu tidak ada mekanisme atau pola pertahan yang melindungi kotak batu giok.
__ADS_1
Feng Zun mengambil kotak batu giok itu dan membukanya dengan mudah.
Ada dua item di dalam kotak batu giok. Salah satunya adalah slip giok emas gelap, dan yang lainnya adalah segel yang dimurnikan dari tulang binatang seputih salju.
Bang!
Ketika kotak batu giok terbuka, aura yang sangat menakutkan tiba-tiba keluar dari segel, dan itu menyapu seperti angin kencang.
Seluruh aula tiba-tiba berguncang, dan 36 pilar batu yang menopang kubah aula juga berguncang, lampu perunggu yang tergantung di dinding di sekitarnya tiba tiba menyala, bersamaan dengan itu muncul sebuah pintu istana setinggi 90m memancarkan gelombang fluktuasi energi dengan gemuruh yang aneh saat ini.
Kemudian muncul tiga puluh tiga tangga batu, berikutnya ada enam puluh enam patung batu di kedua sisi tangga batu juga mulai bergetar.
Pada akhirnya, semua area di dalam Aula besar itu bergemuruh dan berguncang saat memunculkan sebuah istana.
Istana itu seperti reruntuhan kuno yang telah ada selama bertahun-tahun yang tak terhitung ini tiba-tiba terbangun dari kesunyiannya yang mematikan.
Di dunia luar.
Dari jendela kamar 101 dapat terlihat sebuah fenomena tak tertandingi tiba-tiba muncul, membuat langit tiba-tiba bergemuruh saat ini.
Ratusan helai cahaya ilahi seperti kelopak bunga yang secara diam-diam menyatu bersama sementara sinar cahaya yang tak terbatas berkumpul di dalamnya.
Detik berikutnya sebuah ilusi yang seperti istana surga tiba-tiba muncul dan akhirnya berubah menjadi pusaran yang mengalir dengan cahaya warna-warni.
__ADS_1
"Ini buruk.!"
Pusaran energi dengan kekuatan tak tertandingi itu seperti memburu seseorang, sebelum Yin Ying sempat beraksi, pusaran energi telah menelan tubuhnya dan termasuk tubuh Feng Zun dan Roh Ning sih.