Manusia Terpilih

Manusia Terpilih
Masalah


__ADS_3

Merasa tersinggung atas tindakan manager Huang sebelumnya lalu Feng Zun mengeluarkan aura Immortal miliknya yg seketika menekan manager Huang dan membuatnya jatuh ke tanah dan memuntahkan seteguk darah.


"Immor..tal... " ucap manager Huang terbata bata karena cukup terkejut dengan basis kultivasi seorang bocah yg ia singgung sebelumnya.


Para pengunjung rumah makan itu pun ikut terdampak dan beberapa diantaranya yg lemah langsung jatuh pingsan, Rumah makan bergetar hebat karena ini dan seolah dapat runtuh kapan saja.


Beberapa dari pengunjung yg sebelumnya juga memiliki niat jahat kepada Feng Zun dan Lin Hua pun seketika berkeringat dingin , mereka bersyukur belum melaksanakan niatnya untuk merampok dua monster ini.


"Sial kekuatan macam apa ini" gumam salah satu pengunjung rumah makan yg berada di ruangan VIP , ia adalah tetua pertama dari sekte terbesar yg ada di benua selatan.


Meskipun sudah berada pada ranah Nirwana tetapi tetua tersebut masih tak mampu menahan momentum aura yg dikeluarkan Feng Zun.


Namun sang tetua sangat menghawatirkan kondisi muridnya yg ia bawa saat ini , Jika aura menekan ini bertahan dalam beberapa waktu kemudian maka bukan tidak mungkin muridnya ini akan menerima kerugian besar dalam basis kultivasinya.


.


"Aku akan selalu melindungi ibu, maka ibu tak perlu mengkhawatirkan apapun" ucap Feng Zun


Lin Hua pun sedikit memijit keningnya karena kondisi ini , kemudian ia menjentikkan jarinya lalu aura menekan Feng Zun seketika lenyap dan membuat suasana lebih tenang namun tetap mencekam.


Fengzun cukup terkejut dengan kekuatan yg ditunjukkan ibunya , meskipun ia tau bahwa ibunya ini sangat kuat namun ia sama sekali tak mengira bahwa ibunya mampu menghilangkan aura miliknya hanya dengan menjentikkan jari.


Setelah terlepas dari penekanan berat sebelumnya , semua orang yg berada di dalam rumah makan itu akhirnya bernapas lega namun tak ada satupun yg berani menatap ke arah Lin Hua dan Fengzun.


Seorang tetua di ruangan VIP akhirnya juga bersyukur setelah aura penekanan tersebut telah berakhir , kemudian ia memutuskan untuk segera pergi dari tempat tersebut untuk menghindari hal buruk yg mungkin akan kembali terjadi.


Beberapa prajurit yg berpatroli di area tersebut akhirnya mengetahui bahwa sedang terjadi keributan di dalam rumah makan di wilayahnya itu.


Namun saat hendak melangkah menuju rumah makan tersebut , langkah para prajurit ini terhenti karena melihat barisan 6 komandan dan satu jenderal yg melangkah ke arahnya.


Seketika para prajurit yg melihat ini langsung bersikap hormat kepada para komandan dan jenderalnya.

__ADS_1


" Sepertinya ada keributan disini" ucap salah satu komandan dalam barisan.


" Lapor komandan, sebelumnya kami sedang berpatroli ke seluruh wilayah dan baru tiba disini , ketika kami ingin pergi menuju tempat keributan kami melihat rombongan jenderal lalu.... " penjelasan prajurit tersebut terpotong oleh jenderal bernama Zhou Ming.


"Cukup..! lebih baik kita segera menghampiri orang yg berani berbuat onar ini " kata jenderal Zhou Ming tegas


Jenderal Zhou Ming ini sebenarnya adalah salah satu putra dari kaisar Zhou Jiang , namun dengan karakternya yg unik ia tidak menyukai status pangeran yg ia sandang dan memilih untuk mengabadikan diri untuk negaranya.


Kemudian rombongan pasukan tersebut berjalan menuju rumah makan yg dimaksud , beberapa saat kemudian setelah mereka telah sampai mereka cukup terkejut dengan kondisi rumah makan yg porak poranda , namun terlihat satu meja yg masih terlihat rapi seperti tidak terjadi sesuatu.


Secara alami jenderal Zhou Ming langsung mengetahui bahwa dua orang yg duduk di meja itulah yg membuat kekacauan.


Jenderal Zhou Ming tentu mengenal manager Huang dan mengetahui kekuatan seperti apa yg dimiliki manager tersebut , oleh karena itu ia cukup waspada kepada dua orang di depannya karena tak banyak orang di benua selatan ini yg memiliki ranah nascent soul.


Komandan Liu Cang adalah orang yg mengenal aura penyusup sebelumnya, kemudian ia memberitahukan hal tersebut bahwa kedua orang di depannya ini juga merupakan penyusup yg mereka cari.


Manager Huang cukup lega karena kehadiran rombongan jenderal Zhou Ming , meskipun mengetahui kekuatan lawannya namun setidaknya dengan menggunakan nama kekaisaran , ia berpikir itu sangat cukup untuk menangkap dua orang ini.


Klan terkuat dan sekte terbesar tersebut bahkan rela memberikan sebagian besar kekuatan milik mereka untuk mendukung kekaisaran dalam menjaga perdamaian.


Tanpa berkata lagi jenderal Zhou menghampiri meja tersebut dan berkata "Atas nama Kekaisaran Benua Selatan kalian kami tangkap dengan tuduhan telah masuk ke wilayah ini tanpa izin dan berbuat onar di rumah makan ini ".


Meskipun sedikit terpana dengan kecantikan yg dimiliki Lin Hua namun jenderal Zhou mengesampingkan hal itu dan tetap akan menindak tegas sebuah pelanggaran.


Lin Hua mengerutkan keningnya setelah mendengar pernyataan jenderal Zhou Ming , ia yg tidak menyukai kekerasan namun ia juga tidak ingin menjadi tahanan sebuah kekaisaran.


Akhirnya Lin Hua memiliki sebuah ide , matanya terpejam kemudian indra spiritual miliknya menyebar luas mencari keberadaan istana kekaisaran. Setelah beberapa saat ia telah menemukan lokasi yg dimaksud kemudian mengirimkan jiwanya ke lokasi tersebut.


.


Sementara itu jiwa Lin Hua telah berada tepat di atas istana kekaisaran Benua Selatan , dengan kekuatan jiwanya Lin Hua dengan mudah dapat menarik paksa tubuh Kaisar Zhou Jiang keluar dari istana.

__ADS_1


Tanpa mendengar banyak pertanyaan dari sang kaisar , kemudian Lin Hua membungkus tubuh kaisar Zhou Jiang dengan Qi kemudian membawanya ke rumah makan untuk menyelesaikan masalah.


Meskipun menyandang sebagai kaisar terkuat namun kenyataannya ia tidak dapat berbuat apapun di hadapan kekuatan dihadapannya.


"Inikah kekuatan orang yg telah mencapai keabadian" gumam Kaisar Zhou Jiang yg nampak pasrah.


Beberapa saat kemudian rombongan pasukan yg berada di rumah makan itu menjadi terkejut karena sosok Kaisar Zhou Jiang tiba tiba melayang dan mengarah ke tempat mereka saat ini.


"Hormat kami Yang Mulia" ucap semua pasukan dengan hormat


Meskipun tidak cukup mengerti dengan kondisi yg dialami sang kaisar namun para anggota kekaisaran ini tetap mendahulukan penghormatan tinggi kepada sosok kaisar Zhou Jiang.


Jiwa milik Lin Hua akhirnya kembali kemudian ia membuka matanya , ia melepaskan belenggu Qi yg menjerat Kaisar Zhou lalu memandangnya dengan sedikit tatapan yg memiliki ancaman dibaliknya.


Lin Hua segera ingin menyelesaikan masalah ini , namun ia mengurungkan niatnya setelah melihat ekspresi aneh yg ditunjukkan dari wajah kaisar Zhou.


Terlihat Kaisar Zhou sedang memperhatikan putranya tanpa berkedip , tiba tiba Kaisar itu mendekati Feng Zun dan langsung bersujud dihadapannya.


Kaisar Zhou Jiang melakukan hal demikian karena sebelumnya ia juga menyaksikan fenomena ketika Feng Zun menerima kesengsaraan petir di Benua Utara.


Selain telah menyaksikan hal tersebut ia juga menjadi saksi ketika Kaisar Han dan Kaisar Tang Cengyu dihukum oleh leluhur Ye Juan dihadapan semua orang ketika mereka berkata tidak sopan kepada anak ini.


"Tuan muda maafkan kesalahan bawahan hamba yg tidak mengerti" Kaisar Zhou berkata dengan posisi bersujud.


Bukan hanya Lin Hua yg cukup terkejut , namun para anggota kekaisaran yg berada di tempat tersebut juga mengalami guncangan dalam hatinya.


Para pengunjung yg melihat hal ini juga seakan tak percaya dengan apa yg mereka lihat , seorang Kaisar terkuat seperti Zhou Jiang bahkan rela membuang harga dirinya dengan bersujud dihadapan anak berusia belasan tahun.


Manager Huang yg memiliki ekspresi paling tidak biasa diantara semua yg ada , Kekaisaran Zhou yg tadinya ingin ia jadikan tameng untuk permasalahannya justru menjadi bumerang baginya saat ini. Setelah ini ia yakin akan ada masalah yg cukup besar yg menanti dirinya.


"Cepat kalian semua bersujud dan meminta maaf kepada Tuan Muda , ini titahku ! " ucap Kaisar Zhou dengan suara ketegasan yg tajam.

__ADS_1


Mendengar titah seorang kaisar semua orang yg berada di tempat tersebut langsung ikut bersujud dan meminta maaf kepada dua orang yg sebelumnya mereka singgung.


__ADS_2