Manusia Terpilih

Manusia Terpilih
Dunia dalam Artefak


__ADS_3

Artefak Domain adalah sebuah pusaka yang memiliki kekuatan ruang yang ditempa dengan kekuatan domain yang kuat dan mampu menciptakan sebuah dimensi atau sebuah dunia kecil yang dapat ditinggali oleh pemiliknya.


Untuk luas dari dimensi di dalam artefak tersebut itu mengikuti seberapa kuat penempa senjata dari pencipta artefak tersebut , jika sang penempa senjata berada di tingkat bumi maka dimensi tersebut akan memiliki luas setara sebuah desa kecil.


Jika penciptanya memiliki kelas langit maka akan memiliki luas setara dengan desa maju , dan jika penciptanya berada di kelas surga mereka akan memiliki luas setara kota kecil.


Orang yang memiliki artefak ini , mereka akan memiliki sebuah dunia dalam artefak meskipun tidak seluas dunia yang sebenarnya.


Untuk dimensi yang dimasuki Feng Zun saat ini adalah dunia yang tercipta dari artefak tersebut.


.


Ketika Lin Hua telah jejak Feng Zun saat itu , ia justru hanya melihat sebuah lubang yang menurutnya seperti sebuah jalan menuju dimensi lain dan saat itu juga ia menyadari bahwa hal buruk yang ia rasakan sebelumnya ternyata berasal dari pintu dimensi ini.


Namun kedatangannya untuk memperingatkan Feng Zun sudah terlambat dan kemungkinan putranya telah memasuki pintu dimensi itu beberapa saat yang lalu.


Sebelumnya saat Lin Hua dalam meditasi ia merasakan dengan persepsi ilahi miliknya bahwa setidaknya ada dua orang di ranah Immortal God dan juga sangat banyak ahli yang setara di tingkat mortal.

__ADS_1


Tentang banyak ahli Mortal yang ia rasakan sebelumnya itu masih belum terlalu jelas , entah mereka barisan prajurit atau kumpulan binatang buas , entah itu ratusan atau ribuan dan dia merasakan hal tersebut sesaat setelah pintu dimensi itu terbuka.


Dia sangat mengerti seberapa bahaya situasi ini dan bahkan dia tidak cukup percaya diri untuk dapat mengatasinya sendiri , namun karena Feng Zun sudah terlanjur ada di dalam dimensi itu , dia mengabaikan rasa takut dan tanpa berpikir panjang Lin Hua pun ikut masuk untuk mencari keberadaan putra tercintanya.


Ia baru saja mengalami kebersamaan dengan Feng Zun dan secara alami dia tidak mungkin menerima jika harus terpisah lagi.


Meskipun sudah melihat kemampuan Feng Zun yang mampu melumpuhkan nyonya Lianzao yang memiliki kekuatan jauh diatasnya , namun kali ini adalah bahaya yang bahkan ia tidak dapat mengatasinya.


Beberapa saat kemudian Lin Hua sudah berada dimensi itu.


Saat ini ia merasakan ancaman kematian yang nyata setelah masuk , semua hal yang samar saat di luar kini menjadi sangat jelas.


"Apa yang harus kulakukan untuk menyelamatkan Zun'er ku"


Seketika Lin Hua lemas saat mengetahui dengan jelas bahwa ada tiga Immortal God menengah dan ratusan ribu ahli Mortal dalam persepsi ilahinya.


Namun akhirnya Lin Hua mengingat satu hal yang pernah di berikan oleh dewa naga Long Shangdi kepada dirinya dan keluarganya.

__ADS_1


Batu giok kehidupan yang diberikan oleh guru dari putranya tersebut merupakan artefak yang mampu mendeteksi jika pemiliknya sedang berada keadaan buruk.


Meskipun merasa akan sangat sulit namun setidaknya dia hanya perlu menahan semua musuh selama beberapa waktu sampai bantuan datang.


Kemudian dia memantapkan diri untuk menuju lokasi Feng Zun yang sudah ia temukan.


Setelah terbang beberapa sudah dapat melihat putranya namun ia terhenti oleh sesuatu.


Bang!


Langit dan bumi di tempat tiba berguncang, dan terdengar gemuruh berlanjut untuk waktu yang cukup lama.


Tiba-tiba, lolongan yang tajam dan menusuk telinga bergema dari jauh, dan kemudian hamparan awan merah yang menutupi langit dengan cepat melintas di tempat itu.


Ketika seseorang melihat dengan cermat, itu pasti akan sangat mengejutkan mereka terlihat kawanan binatang terbang berwarna merah darah tak terhitung jumlahnya. Sayap mereka yang panjangnya 3 meter dan sepertinya terbuat dari tembaga merah tua, dan mereka diliputi dengan cahaya yang menyala sementara cakar mereka seperti bilah emas.


Kepalanya seperti monster yang buas dan lapar. Itu memiliki fitur wajah menyeramkan, taring tajam, dan mata merah menyala, dan lolongan yang dipancarkannya sangat menusuk telinga dan tidak enak di telinga seperti gesekan tombak logam.

__ADS_1


Itu Elang Darah!


Lin Hua berteriak.


__ADS_2