
Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap dunia yang ada pasti memiliki beragam misteri tersembunyi didalamnya.
Hal ini juga berlaku di Daratan Luo, selain memiliki banyak hal misterius, dunia tersebut juga masih memiliki beberapa orang kultivator dan hewan buas spiritual kuno yang hidup sampai sekarang.
Sebut saja seperti leluhur sekte menelan surga, Guan Ling, Penyu Tua dan beberapa orang yang tidak diketahui namanya.
Fenomena aneh yang dipicu oleh Feng Zun, terjadi di Hutan Shinju yang bersebelahan dengan Sungai Liangzhu ini telah menarik perhatian beberapa dari mereka.
Saat ini di lokasi itu terlihat sosok Kera Putih besar dengan aura sangat menekan, dapat dilihat juga ada seorang kultivator wanita yang menyamar sebagai seorang pria, sedang duduk di bahu Kera Putih Raksasa itu.
Di bahu Kera Putih Raksasa, mata cantik wanita itu melebar, dan gumpalan kejutan muncul di antara alisnya yang indah.
Wanita dan Kera Raksasa itu mengenali fenomena ini sebagai tanda kemunculan Pulau Seribu Tahun.
Pulau Seribu Tahun merupakan sebuah pulau misterius yang dikenal sejak zaman kuno, karena kemunculannya yang hanya seribu tahun sekali, maka disebut Pulau Seribu Tahun.
Pulau tersebut diyakini sebagai lokasi persembunyian sebuah reruntuhan sekte Naga Abadi yang sangat kuat dan ada rahasia lain di dalamnya.
Dan Pulau Seribu Tahun yang legendaris itu saat ini tiba-tiba muncul di 10 kilometer kedalaman hutan shinju yang bersebelahan dengan Sungai Liangzhu.
Saat itu sudah malam, di Pulau Misterius banyak lentera hijau menyala di pulau yang mengapung di permukaan sebuah danau. Mereka berjumlah ratusan atau ribuan, dan mereka berkelap-kelip seperti bintang.
Banyak adegan aneh yang hanya muncul di langit di atas pulau misterius. Ada ratusan hantu yang bergerak melalui sungai berlumpur berwarna darah, dan mereka seperti cahaya merah cerah yang menyala seperti api. Mereka tampak sedang menutupi sebuah gunung tulang, dan ada pintu misterius yang berdiri menjulang di dalam kabut hantu…
__ADS_1
Ketika dia melihat pemandangan ini dari jauh, wanita yang mengenakan jubah hijau polos dan berpakaian seperti pria tidak bisa menahan diri untuk tidak mempersempit pandangannya.
Dia mengangkat kipas bulu di tangannya dan menunjuk ke pulau yang jauh. "Yangcen, apakah kamu merasakannya? Sepertinya ada kehidupan di pulau itu."
Gumpalan penasaran muncul di mata kera putih yang jernih, dan berkata, "Tuan Putri, saya tidak merasakannya."
"Begitukah…"
Wanita itu tertegun, lalu dia tiba-tiba mendesah ringan. “Kalau bukan karena tempat ini terlalu berbahaya, aku ingin pergi ke sana dan melihatnya.”
Sejak zaman kuno hingga sekarang, selalu ada hukum aneh di dalam Pulau Seribu Tahun.
Siapa pun yang datang dalam jarak lima kilometer dari pulau seribu tahun akan merasa seolah-olah mereka telah melangkah ke jalan yang tidak bisa kembali. Tidak peduli seberapa tinggi kultivasi mereka, darah dan daging mereka akan berubah menjadi abu, dan jiwa mereka akan diserap oleh lentera hijau di pulau itu.
Sampai sekarang, tidak ada yang selamat.
Bahkan dengan kultivasi wanita yang kuat di tingkat Immortal Puncak, dia tidak berani mengambil langkah maju saat ini.
Karena dia telah memperhatikan bahwa ada kekuatan yang sangat menakutkan dan tabu misterius di Pulau Seribu Tahun, dan itu luar biasa sampai-sampai dia sangat merasakan bahwa begitu dia mendekatinya, kemungkinan besar dia akan menghadapi bencana!
"Tuan Putri, haruskah kita mendekati dan melihat situasi di reruntuhan Istana Naga Abadi?"
Kera putih raksasa berbisik.
__ADS_1
Meski jaraknya lima kilometer, mereka masih bisa melihat dengan jelas fenomena menakutkan dan mengerikan yang muncul dari pulau itu. Itu menyebabkan kera putih besar itu merasa tidak nyaman di sekujur tubuhnya, dan rasanya seperti ada pisau di punggungnya, menyebabkan seluruh tubuhnya menjadi dingin.
"Boleh juga."
Wanita itu mengangguk.
Tidak lama setelah kera putih dan wanita itu berbalik dan pergi, sepasang lentera hijau giok tiba-tiba naik ke langit dari Pulau Seribu Tahun, dan mereka seperti sepasang mata hijau giok yang memandang ke arah reruntuhan Naga Abadi dari jauh.
Setelah itu, Pulau Seribu Tahun yang telah tertidur selama seribu tahun dan dianggap sebagai daerah terlarang sebenarnya pada saat ini tampak hidup dan muncul kembali di dunia.
.
Sementara itu di kedalaman Sungai Liangzhu saat ini ada seorang kultivator muda yang sedang bersembunyi. Dan dia bernama Zhenyu.
Zhenyu adalah kultivator bebas yang sangat jenius, penampilannya yang menjuarai beberapa turnamen bela diri membuat semua orang kagum dengan kejeniusan pemuda 15 tahun itu.
Meskipun banyak sekte, akademi, atau organisasi bela diri yang tertarik untuk merekrut dirinya sebagai murid dan tawaran sumber daya kultivasi yang melimpah, hal itu sama sekali tidak menarik minatnya.
Alasannya sederhana, itu karena dia hanya senang menjalani hidup menjadi kultivator bebas, tanpa terikat kekuatan manapun.
Saat ini dia berada di tingkat Awal dari ranah Mortal, namun hal yang tidak di ketahui dunia adalah bahwa sebenarnya di balik semua prestasi yang dia raih selama ini, itu berkat bantuan dari seorang roh dari kultivator kuat dari dunia lain.
Roh itu selama ini bersemahyam di alam bawah sadar milik Zhenyu.
__ADS_1
Fakta unik lain dari Zhenyu adalah bahwa meskipun dia memiliki basis kultivasi yang cukup tinggi dan memiliki pendukung yang kuat, seharusnya dia menjadi arogan dan sombong seperti pemuda lain. Namun yang terjadi adalah sebaliknya, justru dia memiliki sifat kehati hatian yang luar biasa.
Sifat bawaan ini bisa disebut sebagai sifat pengecut tingkat ekstrem.!