Manusia Terpilih

Manusia Terpilih
Kembali


__ADS_3

Setelah memastikan pondasi kultivasinya telah kokoh , Feng Zun membuka matanya kemudian memutuskan untuk mencoba kekuatan barunya tersebut.


"Teknik Nafas Api , Pedang Api..!!! " Seru Feng Zun


Sebuah pedang yg sepenuhnya terbuat dari api terbentuk sempurna di tangan Feng Zun ,ia mulai membuat gerakan gerakan jurus dasar berpedang sesuai dengan pengetahuannya.


Bukan seperti namanya yg hanya mengeluarkan api dari nafas , namun setelah mencapai titik pemahaman tertinggi, jurus tersebut merupakan bentuk penyatuan diri dengan elemen api.


Jika pada saat pertama mempelajarinya teknik nafas api hanya akan mengeluarkan api dari nafasnya..


Namun seiring meningkatnya kekuatan dan kemampuan pola pikir dari Feng Zun kini telah banyak memodifikasi jurus tersebut sesuai imajinasinya ,dari teknik itu kini juga bisa mengeluarkan api bagian manapun yg diinginkan penggunaan nya.


Dari jurus tersebut juga ia dapat membuat segala bentuk perubahan yg berasal dari api , mulai dari pedang api ,tombak api , perisai atau apapun sesuai keinginannya.


Selain jurus nafas api yg diajarkan oleh Bai Ling, ia juga masih memiliki berbagai jurus yg sudah ia hafal di kepalanya yg di berikan oleh Long Shangdi saat itu , namun belum ada satupun dari jurus jurus itu ia praktikan karena disibukkan oleh peningkatan ranah kultivasinya.


Seharusnya setiap kultivator harus memiliki kemampuan teknik Jurus yg berkembang seiring dengan meningkatnya kekuatan mereka agar dapat mengatasi masalah saat bertemu musuh yg setara atau lebih kuat.


Namun Long Shangdi lebih memilih agar Feng Zun terus meningkatkan kultivasi dan pondasinya saja karena berfikir dengan atau tidak bersama latar belakang yg dimiliki muridnya tersebut tidak akan ada yg mampu membuatnya berada dalam posisi bahaya.

__ADS_1


Tapi tetap saja teknik jurus merupakan hal penting yg harus dimiliki seorang kultivator untuk bekal bertarung mereka.


Dalam hal tersebut Long Shangdi juga telah mewariskan pengetahuan tentang berbagai macam jurus yg ia miliki kepada Fengzun di sela kebersamaan mereka.


Sang guru tak membatasi atau menentukan jurus mana yg harus dikuasai oleh Feng Zun karena menurutnya semua jurus yg ia wariskan merupakan jurus yg setidaknya berada di tingkat dewa yg tak pernah ada di belahan dunia manapun.


Setelah menguasai jurus pertamanya Feng Zun telah menguasai banyak pemahaman tentang jurus jurus yg memiliki atribut tipe api. Fengzun ingin melatih atribut petir karena ia masih sangat kagum dengan kekuatan trisula petir dalam tubuhnya itu.


Trisula Petir sendiri merupakan wujud sempurna dari Petir Surgawi tertinggi yg disebut Ashura. Ashura bukan nama dari salah satu dewa di surga atau sejenisnya , Ashura adalah sebutan untuk hal yg tak dapat dinilai ketinggiannya atau batasannya.


Ditempat latihannya Feng Zun memutuskan untuk mengakhiri sementara latihannya, kemudian ia terbang menghampiri lokasi keluarga dan yg lain yg dari tadi mengawasi dirinya.


Feng Zun tertunduk meskipun ia tak cukup mengerti apa yg dimaksud gurunya namun ia sedikit paham situasinya saat ini.


"Maafkan aku guru , ibu , ayah dan paman sekalian " ucap Feng Zun


"Tuan muda masih sangat dini untuk dapat mengontrol kekuatan sebesar itu , namun aku percaya jika tuan muda akan mampu mengendalikan kekuatan besar itu maka anda akan menjadi eksistensi terkuat seluruh alam semesta " ucap Ye Juan dalam posisi hormat


Tian Fu juga sependapat dengan perkataan Ye Juan sebelumnya, ia mengerti dengan latar belakang Tuan Mudanya saat ini ia yakin Alam Dewa akan bangkit melebihi masa kejayaannya.

__ADS_1


"Zun'er apakah kau hanya sibuk dengan latihanmu , apakah kau tidak merindukan ibu nak " ucap Lin Hua yg sudah tidak sabar memeluk anak satu satunya itu.


Feng Zun kemudian memeluk Lin Hua, dalam pelukannya tersebut ia akhirnya dapat merasakan kehangatan seorang ibu yg sebenarnya.


Melihat ini Tian Jin sangat bahagia karena akhirnya keluarga nya dapat berkumpul secara utuh "Haih kau bahkan tak memeluk diriku selama itu padahal kita sudah lama terpisahkan" ucap Tian Jin dengan sedikit cemberut.


"Selanjutnya apa yg ingin kalian lakukan " ucap Long Shangdi kembali menanyakan tujuan semua orang.


Tian Jin sebenarnya ingin kembali ke alam dewa dan membangun ulang kerajaannya seperti dahulu , namun ia sadar lokasi tersebut sangat beresiko karena dapat dengan mudah di ketahui oleh Raja Iblis Damballa.


"Dewa , sebenarnya kami ingin membangun ulang kerajaan kami namun keselamatan Zun'er tetap menjadi prioritas utama kami berdua , oleh sebab itulah kami mungkin akan kembali menyusahkan dewa naga yg agung " ucap Tian Jin dengan sangat hormat pada Long Shangdi.


Dalam setiap kehidupan di dunia ini , yg lemah akan selalu memberikan penghormatan tinggi kepada orang yg lebih jauh lebih kuat darinya. Long Shangdi memiliki kekuatan yg di luar nalar Tian Jin , karena itulah Tian Jin memanggilnya dewa meskipun bukan dewa sesungguhnya.


"Aku tidak memiliki pengetahuan yg cukup mengenai lokasi dunia yg cocok untuk kalian huni , mungkin setelah aku dapat membentuk kembali tubuh Dewa Nagaku aku akan kembali ke Fantian Realm untuk mencari solusi perihal masalah ini kepada ayahanda" ucap Long Shangdi.


Meskipun dirinya tak percaya diri untuk kembali ke Fantian Realm saat ini namun ia merasa akan mampu mengatasi para saudaranya jika terjadi suatu masalah dengan mereka nantinya , tentu saja itu jika ia sudah memiliki kembali tubuh dewa naga miliknya.


"Lebih baik kita kembali ke Daratan Luo untuk menemui ibu Bai Ling " kata Fengzun yg juga sudah tidak sabar menemui ibu angkatnya tersebut.

__ADS_1


Selain Bai Ling di daratan Luo juga ada seorang yg menunggu dirinya yaitu Yin Ying , yg memiliki takdir yg sama dengan Feng Zun.


__ADS_2