
Sebuah Tulisan "Negara Awan Gelap" terukir di gerbang kota.
Feng Zun tidak bisa menahan diri untuk tidak bertanya dia berkata, "Ibu, lihat, kota kecil ini, sebenarnya menempatkan dirinya sebagai sebuah negara. Bukankah ini sebuah kepercayaan diri yg tinggi.
Lin Hua kemudian berkata menurut pengalamannya selama ratusan tahun sebagai Immortal God, "Kota ini adalah ilusi. Tempat ini adalah sudut reruntuhan kuno. Dahulu kala, mungkin benar-benar ada sebuah negara yang menempati tempat ini."
Mendengar itu Feng Zun terkejut.
Kemudian mereka berjalan melewati gerbang tersebut dan masuk ke dalam kota.
Jalanan ramai dengan aktivitas saat pejalan kaki berkelok-kelok. Lentera warna-warni tergantung tinggi di langit langit rumah, dan itu adalah pemandangan yang ramai dan meriah.
Ketika Feng Zun dan Lin Hua masuk, banyak orang memandang mereka dengan terkejut, geli, dan ekspresi aneh lainnya.
Para makhluk itu sepertinya telah menemukan dua anomali.
Namun dua orang yg mereka perhatikan benar-benar mengabaikannya.
Akan tetapi Feng Zun terlihat sedikit tidak nyaman dengan pemandangan yg dilihat di sekelilingnya.
Sosok-sosok di kota aneh ini itu tampaknya adalah orang-orang yang hidup, namun mereka semua adalah hantu yang aneh, mengerikan, dan menakutkan yang diselimuti aura mencekam juga.
Terlihat seorang lelaki tua memegangi kepalanya yang hancur saat dia berjalan santai di jalanan.
Beberapa wanita yg mengenakan pakaian istana hanya memiliki tubuh bagian atas yang tersisa. Wajah mereka berlumuran darah dan mata mereka sepenuhnya putih dan kosong, tetapi mereka semua tersenyum.
Ada juga anak-anak berlarian di jalanan, yg sedang bermain tertawa dan bercanda. Detik berikutnya mereka bermain seperti permainan sepak bola namun bukan bola yg ditendang tetapi adalah sebuah kepala manusia.
Adegan-adegan itu membuat Feng Zun bergidik merinding.
__ADS_1
Hantu ini jelas tidak berguna dan tidak memiliki kultivasi. Akan tetapi semuanya memiliki penampilan yang tidak sedap dipandang, dan meskipun mereka tidak mengancam, mereka sangat menjijikkan.
"Tuan Muda, apakah Anda ingin bermain?"
Di panti pijat terdekat, sekelompok wanita tiba tiba muncul tertawa dengan genit menggoda Feng Zun.
Itu tidak bisa dihindari oleh mata Feng Zun. Di depan matanya terlihat wanita telanjang dan wanita-wanita itu secantik peri.
Lin Hua terkejut melihat itu dengan segera melambaikan tangannya melenyapkan makhluk hantu yg tidak memiliki kultivasi tersebut.
Meskipun di mata para kultivator, mereka hanyalah sekelompok hantu yang berbentuk aneh dan menjijikkan. Lin Hua merasa tindakan centil mereka telah membuat mata Feng Zun terkontaminasi. (ha-ha-ha)
"Ibu apakah aku berdosa" Feng Zun menunduk dengan wajah murung seolah telah melakukan dosa besar.
Secara alami sejak kecil Feng Zun telah diajarkan oleh Bai Ling tentang hal hal baik dan buruk.
Dengan lembut Lin Hua menjelaskan "Tenanglah Zun'er , yakinlah bahwa sebuah dosa yg tidak disengaja itu tidak masalah."
"Tapi ingat jika kamu dengan sengaja menggunakan kekuatan untuk menelanjangi wanita yg lemah dihadapanmu , maka ibu menghukummu!!!" Lin Hua berkata dengan tegas
Dengan itu Lin Hua merasakan beberapa kebahagiaan , karena meskipun tidak dalam pengawasannya ternyata anaknya ini tumbuh dengan memiliki sikap yg baik dan masih begitu takut dengan dosa.
"Ten...tu tii..ti..dak ibu" Feng Zun tergagap
Setelah berjalan-jalan, Lin Hua dan Feng zun tidak menemukan sesuatu yg langka dan tidak bisa menahan perasaan putus asa.
Tempat aneh ini memang tidak dimaksudkan untuk manusia Lin Hua bergumam.
Tepat ketika Feng Zun dan Lin Hua memutuskan hendak pergi, dia kembali merasakan sesuatu di langit dan tidak bisa menahan diri untuk tidak melihat ke langit.
__ADS_1
Awan hitam melonjak, kabut hantu menyelimuti udara. Sekilas jelas bahwa ini adalah sesuatu yg tidak normal.
"Mungkinkah ada semacam rahasia yang tersembunyi di sini?"
Hati Feng Zun bergetar, dan gumpalan perasaan penasaran seperti cahaya yang tidak jelas dan dalam.
Kemudian matanya menyapu ke sekeliling, diam-diam indera spiritual melonjak ke matanya yang dalam kemudian dia menilai sekeliling dan menatap setiap incinya.
Itu adalah teknik mata ilahi yg ia pelajari sendiri dari setumpuk buku seni bela diri yg diberikan oleh gurunya Long Shangdi.
Seketika itu setelah mata ilahi diaktifkan, Feng Zun merasa seluruh kota yang ramai mengalami perubahan luar biasa dalam bidang penglihatannya.
Di bawah tabir malam yg gelap, tempat ini tertutup reruntuhan. Juga terlihat rerumputan tandus tumbuh di mana-mana sementara tulang kering menumpuk dan berserakan.
Sekelompok hantu berjalan, dengan mata itu Feng Zun melihat lebih dalam dan merasakan bahwa kota ini lebih ramai dengan aktivitas, seolah-olah ini adalah Parade Hantu.
Ini adalah pemandangan sebenarnya dari kota yang disebut Negara Awan Gelap.
Setelah Feng Zun telah melihat semua ini , tidak jauh berbeda dengan ketika dia datang awal, tetapi dengan mata itu dia tidak melihat sesuatu yang tidak biasa kecuali suasana yg lebih ramai.
Namun dia tidak menyerah dengan sesuatu yg aneh yg ia rasakan sebelumnya , Pada saat yg sama , dengan dia diam-diam mengedarkan jiwa spiritual juga untuk menelusuri.
Akhirnya dia melihat sesuatu energi yang sangat samar dan tidak jelas , itu berasal dari dari reruntuhan terpencil di kejauhan. Itu benar-benar sunyi dan tanpa sedikit pun fluktuasi aura.
Bahkan dengan indera ke ilahian nya, sangat sulit untuk merasakannya.
Setelah menemukan pusat keanehan , kemudian Feng Zun membuat semua indra spiritual miliknya untuk fokus masuk lebih dalam kedalam reruntuhan itu.
Setelah beberapa saat ia menemukan sesuatu.
__ADS_1
Hati Feng Zun bergetar, dan gumpalan perasaan penasaran akhirnya terjawab.
"Formasi pembunuhan?"