
Saat ini Kaisar Tian Jin sedang melampiaskan rasa rindunya kepada Feng Zun , semua pertanyaan yg ada kepala mereka berdua pun sudah saling terjawab satu sama lain.
"Dewa Naga..." Kata Kaisar Tian Jin.
Di tengah perbincangan mereka berdua muncul Long Shangdi ditengah mereka, Kaisar Tian Jin belum terbiasa masih menunjukkan sikap hormatnya yang berlebihan kepada sosok yang ia anggap sebagai Dewa Naga tersebut.
Long Shangdi menggelengkan kepalanya dan berkata,
"Tidak perlu sungkan, karena kamu adalah ayah dari muridku maka kamu boleh menganggapku saudara atau apapun yang membuat dirimu nyaman."
Kedatangannya ingin membawa kabar tentang Lin Hua, namun ada kabar baik dan juga buruk secara bersamaan.
Kabar baiknya adalah Long Shangdi dapat memastikan aura kehidupan dari Lin Hua dalam kondisi baik, sedangkan kabar buruknya adalah Long Shangdi tidak dapat memastikan lokasi keberadaan ibu dari Feng Zun itu. Hal itu disebabkan oleh sesuatu yang menghalau penglihatan indra spritual Long Shangdi.
Seharusnya tidak ada satupun yang dapat lolos dari penglihatan Long Shangdi karena ia mewarisi kemampuan khusus pada penglihatannya, namun semenjak kejadian di Laut Kekacauan Kosmik, Long Shangdi telah banyak kehilangan kekuatan bahkan beberapa kemampuan bawaan miliknya juga ikut sirna setelah tubuhnya hancur ditelan Laut Kekacauan saat itu.
Tanpa tubuh fisiknya, tentu saja membuat beberapa kemampuan Long Shangdi tidak dapat di realisasikan.
__ADS_1
Setelah mendengar kabar tersebut Kaisar Tian Jin sedikit lega karena kondisi istrinya masih baik baik saja, namun disisi lain ia juga ingin memastikan keberadaan Permaisuri Lin Hua.
"Hua'er maafkan ketidakmampuanku ini." Ucap Tian Jin yang menatap langit dan menghela nafas.
Lokasi Permaisuri Lin Hua sendiri berada di sebuah dunia tak berpenghuni. Dunia tersebut dapat disebut sebagai dunia mandiri karena keberadaannya tercipta secara alami tanpa ada campur tangan Dewa Pencipta.
Dunia itu disebut sebagai dunia Hun oleh segelintir orang yang pernah menemukannya, beberapa catatan kuno mengatakan bahwa dunia tersebut memiliki berbagai misteri dan keanehan, salah satunya yaitu terdapat energi yang sangat padat namun itu bukanlah energi biasa yang bisa diserap oleh para kultivator atau bisa disebut sebagai energi negatif.
Ketika seorang kultivator menyerap energi ini maka akan mengalami kerusakan parah pada dantian yang dapat melumpuhkan kultivasi.
Permaisuri Lin Hua sendiri juga mengalami hal tersebut saat pertama kali terlempar ke dunia Hun, saat itu ia mencoba memulihkan diri dengan menyerap energi di dunia Hun.
Sebelum terlempar ke dunia aneh tersebut Permaisuri Lin Hua dan Kaisar Tian Jin telah memindahkan seluruh harta berharga yang ada di Istana Klan Tian saat itu kedalam cincin penyimpanan mereka, sehingga ia tak akan pernah kekurangan pil pemulih atau kebutuhan lainnya.
Selama beberapa tahun terbelenggu dalam dunia Hun , dalam kesendirian itu Permaisuri Lin Hua juga terjebak dalam suasana bosan dan jenuh yang juga membuat dirinya selalu memikirkan keadaan sang suami dan buah hatinya.
Dalam keputusasaan yang dalam kemudian ia memutuskan untuk menjadi lebih kuat agar dapat keluar dari dunia tersebut untuk segera mencari keberadaan dua orang yang paling di cintainya.
__ADS_1
Dalam beberapa tahun juga ia telah mempelajari sedikit dari banyak hal hal aneh di dunia Hun yang membuat dirinya menguasai beberapa keterampilan teknik baru, yang ia kembangkan dari berbagai kondisi unik dalam dunia Hun yang aneh.
Salah satu diantaranya adalah keberadaan satu wilayah yang memiliki medan gravitasi yang sangat kuat bahkan membuat dirinya tidak dapat melayang di udara saat berada di lokasi tersebut.
Permaisuri Lin Hua saat itu masih tidak ingin percaya bahwa dirinya yang seorang Immortal God tak dapat terbang di lokasi tersebut , ia terus mencoba terbang lagi dan lagi.
Dan hasilnya ia tetap tidak dapat melayang walaupun hanya sejengkal dari tanah.
Namun dengan gigih, dia tetap menolak percaya karena menurutnya akan menjadi lelucon jika seorang Immortal God tidak dapat melakukan hal sepele seperti melayang di udara.
Kemudian sampai saat percobaannya yang terakhir Permaisuri Lin Hua terjatuh tepat di lokasi yang menyimpan kekuatan inti dari Medan Gravitasi di wilayah tersebut.
Dia kemudian mengambil inti gravitasi tersebut untuk mempelajarinya terlebih dahulu sebelum menyempurnakannya.
Beberapa minggu setelah hari itu dia telah berhasil mempelajari dan menyempurnakan inti gravitasi yang ia temukan, dari hal tersebut kemudian dia akhirnya memiliki penguasaan terhadap hukum gravitasi.
Dari hukum tersebut dia dapat mengatur tekanan gravitasi suatu wilayah sesuka hatinya , tentu saja itu akan memberikan banyak keuntungan ketika mendapat lawan yang lebih kuat dari dirinya nanti.
__ADS_1
Hari ini satu hari penuh ia lalui dengan berlatih yang membuatnya cukup kelelahan...
"Gege, apakah kau telah menemukan anak kita.... Zun'er..." Gumam Lin Hua sambil menatap langit