Manusia Terpilih

Manusia Terpilih
Kembalinya Guan Ling


__ADS_3

Sekte menelan surga sudah berdiri bahkan sejak Raja Ye Juan masih berkuasa , pada masa itu kultivator mortal yg terlahir dalam sekte ini hampir mendekati angka ratusan orang.


Namun invasi lima puluh Immortal pada masa itu telah membinasakan keberadaan mereka , jika bencana itu tidak terjadi maka kemungkinan saat ini daratan Luo akan memiliki beberapa Immortal yg pasti akan menambah kekuatan daratan Luo dan tentunya reputasi sekte tersebut.


Saat ini mereka memiliki satu tetua agung yg terkuat di ranah mortal , seharusnya sekte itu sudah dapat disetarakan dengan barisan kekuatan kekaisaran Benua Selatan milik Zhou Jiang.


Tetapi jika dibandingkan di masa lalu para tetua sekte tersebut sadar bahwa kekuatan mereka sangat jauh dibandingkan pada saat kepemimpinan Raja Ye Juan , dan jika daratan Luo mengalami invasi seperti di masa lalu mereka tidak akan mampu melindungi benua selatan atau bahkan tidak dapat melindungi rumah mereka sendiri.


Seratus tahun kemudian akhirnya leluhur Guan Ling kembali dari pengasingannya selama ini.


Kembalinya Guan Ling yg memiliki aura yg sangat mendominasi membuat semua murid dan tetua kagum dan bersemangat, tak diragukan lagi bahwa ia sudah menggapai ranah alam Immortal yg agung.!!


Tak dapat dipungkiri bahwa ini adalah kabar yg sangat paling mengejutkan bagi seluruh tetua sekte menelan surga.


Hari ini adalah hari ke 30 sejak ia kembali namun atas perintah Guan Ling , sekte menelan surga memilih untuk menyembunyikan berita kembalinya leluhur mereka pada dunia.


Entah itu tidak ingin menunjukkan kekuatan pada musuh atau alasan lain yg tak dapat diketahui.


Bukit Fujian


Bukit Fujian adalah tempat tinggal Guan Ling , meskipun hanya disebut bukit namun itu sebenarnya memiliki ketinggian menyerupai gunung dengan semua suasana yg nyaman untuk tempat tinggal dan yg sempurna untuk berkultivasi.


Di sekeliling dapat melihat bunga dan rumput aneh di mana-mana. Ada air terjun yang mengalir, jembatan bambu dengan air yang mengalir, dan juga jalan setapak batu yang samar.


Meskipun seluruh lingkungan bukanlah surga di bumi, tapi itu memberi orang perasaan nyaman. Ketika berdiri di sini bahkan langit terasa begitu dekat, dan pegunungan yang jauh begitu cerah.


Di salah satu bangunan yg ada di bukit Fujian terlihat 3 orang yg sedang membahas sesuatu yg cukup penting.

__ADS_1


Duduk di sisi kanan adalah Tetua Agung Guan Liyin , Wanita itu terlihat berusia 35 tahun , ketika orang biasa melihatnya itu akan tampak seperti gunung yang jauh, dan dia memiliki mata yang cerah dan gigi yang putih.


Dia mengenakan gaun biru muda, dan kakinya yang ramping disilangkan saat dia duduk di sana. Seluruh tubuhnya tidak dihias dengan perhiasan apapun, membuatnya tampak seperti kembang sepatu segar yang memiliki aura jernih dan luar biasa.


Dibalik penampilannya yg indah dia memiliki sifat dingin juga acuh tak acuh dan memiliki kultivasi di puncak mortal atau bisa disebut setengah langkah menuju mortal yg bahkan Kaisar Zhou Jiang tidak ingin menyinggungnya.


Sementara di sebelah di sisi yg lain terdapat sosok pria tua namun aura yg ia pancarkan akan menimbulkan kesan wibawa yg tinggi dan itu adalah Guan Chuyong Patriak Sekte menelan Surga , ia baru saja memasuki alam puncak Mortal.


Di kursi utama adalah legenda sekte yaitu Guan Ling , kecuali para tetua belum ada pernah tau sosok ini. Bahkan setelah satu bulan sejak kedatangannya belum pernah dipublikasikan.


"Baiklah ceritakan padaku semua kabar yg cukup penting secara detail saat aku berada dalam pengasingan" leluhur Guan Ling berkata serius


Suasana aula hening sesaat.


Kemudian tetua agung Guan Liyin berdiri dan menangkupkan tinjunya dan berkata.


Guan Liyin menghela nafas dan melanjutkan ceritanya. "Yin Song terbukti memanipulasi aturan kekaisaran setiap Kaisar hanya boleh memiliki kekuatan maksimal ranah Nirwana, padahal dengan aturan yang ia buat sendiri maka Yin Song akan mudah mengalahkan para Kaisar agar memudahkan nya untuk mengumpulkan 7 buah pusaka para Dewa"


Mendengar hal ini Guan Ling mengerutkan keningnya, secara alami dia mengenal tujuh pusaka dewa ini adalah harta milik kerajaan terdahulu yg di pimpin oleh gurunya Ye Juan.


Pada masa itu meskipun keberadaan tujuh pusaka ini tidak disembunyikan namun itu sebenarnya sudah di segel oleh gurunya , Guan Ling tenggelam dalam pikirannya.


Pada akhirnya ia menyimpulkan bahwa kemungkinan setelah ratusan tahun mungkin kekuatan segel telah melemah dan akhirnya dapat dihancurkan oleh Yin Song.


Lanjutkan... Guan Ling berkata dengan tenang setelah memikirkan alasannya.


"Baik leluhur .. pada saat itu sekte kami mengirim 7500 termasuk murid dan pasukan penjaga terkuat milik sekte kami untuk membantu aliansi lima kekaisaran namun ternyata kekuatan Yin Song dan para pasukannya terlalu kuat dan kami dipukul mundur bahkan Kaisar Zhou Jiang yg telah menggunakan lima pusaka dewa tersebut masih ditekan oleh kekuatan yg Yin Song tunjukkan.

__ADS_1


Guan Liyin menghela nafas pelan saat mengingat kejadian ini kemudian ia kembali melanjutkan.


"Untungnya pada saat itu rencana licik Yin Song yg menculik putri Han Mei justru menjadi petaka baginya , karena pusaka leluhur kekaisaran Han yg telah dianggap rusak telah memilih putri Han Mei sebagai pewarisnya dan membalikkan keadaan perang!"


Disebutkan dalam sebuah catatan kuno yg mengatakan kalung diazhou dapat melindungi penggunanya bahkan serangan dari seorang Immortal!


Pusaka tersebut adalah kalung diazhou yg tidak menujukkan kehebatannya setelah ribuan tahun dan telah di anggap rusak oleh semua pewaris kekaisaran Han yg pernah mewarisi kalung tersebut.


Ekspresi Guan Ling kembali berubah ketika mendengar ini.


Ia mengingat bahwa sebelum kedatangan seorang dari alam dewa , kalung ini sempat menyelamatkan gurunya beberapa kali ketika menghadapi invasi 50 Immortal di masa lalu.


Menurutnya karena menyelamatkan gurunya itulah yg menyebabkan roh dalam kalung diazhou ini tertidur dan kemungkinan sedang memilihkan kekuatannya , wajar jika semua orang menyebutnya kalung rusak.


"Untungnya kalung itu segera bangkit kalau tidak , mungkin daratan ini akan dilanda kekacauan besar karena Yin Song" Patriak Guan Chuyong menimpali


"itu benar ... Leluhur sebenar nya ada satu kejadian lagi yg sangat mengguncang seluruh daratan , namun saya tidak dapat menceritakan secara detail karena pada saat itu saya sedang dalam kultivasi tertutup " ucap Guan Liyin


Kemudian Guan Ling menoleh ke arah Guan Chuyong seolah ingin meminta penjelasan.


Patriak pun berdiri dan menangkupkan tinjunya dan berkata


"Hormat pada Leluhur .... Kejadian ini terjadi sepuluh tahun setelah perang , pada saat itu seorang anak berusia antara 10 atau 12 tahun menerima kesengsaraan petir surgawi"....


Guan Ling tidak bergetar ketika mendengar ini.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2