Manusia Terpilih

Manusia Terpilih
Kota Luan 2


__ADS_3

Akhirnya Feng Zun dan Lin Hua telah sampai di lokasi yg ingin dikunjungi oleh Feng Zun, wilayah ini disebut sebagai wilayah hiburan dan juga termasuk kawasan paling ramai dikunjungi oleh para orang baru.


Setelah Lin Hua dan Feng Zun memasuki wilayah hiburan kota , seketika semua mata tertuju kepada wanita anggun yg mengenakan cadar putih yg terlihat sedang berjalan dengan seorang anak muda berusia belasan tahun.


Meskipun telah menggunakan pakaian yg menurut biasa saja , namun Lin Hua ini masih saja terlihat sangat anggun bagi semua mata yg memandangnya.


Mungkin karena sebelumnya ia adalah seorang permaisuri kerajaan, maka pakaian paling standar milik Lin Hua juga masih memiliki kesetaraan kualitas terbaik jika dibandingkan dengan daratan Luo.


Di tempat ini bukan hanya memiliki banyak hiburan menarik di sepanjang jalan namun banyak juga pertunjukan seni yg tentu akan menambah minat para pengunjung , banyak teriakan pedagang kaki lima yg menawarkan dagangannya juga menambah keramaian di tempat ini.


Feng Zun benar benar dibuat bingung dengan suasana disekitarnya saat ini, karena ini adalah untuk pertama kalinya ia melihat berbagai macam hal yg baru seperti ini.


Menyadari wajah bingung dari putranya kemudian Lin Hua dengan perlahan satu persatu dari semua hal yg tidak dimengerti oleh putranya itu.


Selain berbagai macam yg ada , wilayah ini juga ada arena beladiri terbuka , yg sengaja dibuat untuk menambah nilai hiburan di tempat ini.


Setelah cukup mengerti dengan hiruk pikuk di sekitarnya kemudian Feng Zun mencium aroma makanan yg sangat harum namun familiar di lidahnya , aroma ini seperti daging bakar yg sering ia konsumsi ketika masih berada di hutan suci. Namun memiliki aroma unik yg sangat ingin Feng Zun rasakan.


Rumah makan tersebut memang merupakan satu satunya yg memiliki daging hewan buas sebagai menu utama mereka , oleh karena itu menu daging seperti ini tentu sangat familiar bagi Feng Zun.


"Ibu bolehkah kita makan di tempat itu " ucap Feng Zun dengan jari telunjuk yg mengarah ke arah salah satu rumah makan.


Lin Hua tersenyum ramah lalu mengangguk tanda setuju , seketika itu Feng Zun langsung tersenyum cerah setelah mendapat persetujuan dari ibunya.


Mereka berjalan memasuki kedai makanan yg dimaksud , salah satu pelayanan menyambut dengan sangat ramah ketika melihat kedatangan mereka. Mungkin karena penampilan Lin Hua yg terlihat sangat anggun dibalut pakaian yg sangat mahal dimata pelayan itu.


Dimana pun berada , terkadang penampilan seseorang adalah satu hal paling utama untuk menentukan status seseorang. Meskipun ada sebagian orang yg dapat dengan mudah membedakan sebuah penampilan, namun penilaian tak hanya berdasarkan apa yg ditampilkan namun kualitas sesuatu yg ditampilkan juga merupakan hal mendasar dalam bagian ini.

__ADS_1


( Ya misalnya seseorang terlihat memakai outfit mahal dan sebuah iPhone 13 pro max digenggamannya , jika dilihat sepintas maka penampilan orang ini akan terlihat sangat elegan. Namun jika diperhatikan secara mendetail maka beberapa orang akan dapat menilai bahwa iPhone 13 yg ia genggam itu adalah HDC , dan bahkan outfit yg dipakai juga kw meskipun super. haha)


Beralih ke Feng Zun


"Selamat datang di kedai makanan kami , silahkan tuan muda dan nyonya duduk" ucap pelayan tersebut dengan senyuman lebar sambil mengarahkan tamunya ke kursi yg baik dan memberikan mereka sebuah daftar menu makanan.


Feng Zun terlihat kikuk setelah menerima daftar makanan tersebut , namun Lin Hua lagi lagi dengan sabar memberi penjelasan satu persatu tentang daftar menu makanan itu kepada Feng Zun.


Fengzun sendiri terlihat sangat bersemangat setelah mengetahui isi dari daftar menu makanan ini , ternyata semuanya adalah makanan favoritnya.


Untuk harga makanan di kedai ini sebenarnya cukup wajar , namun ada perbedaan beberapa kali lipat jika itu adalah menu utama yaitu daging hewan buas.


Mengingat berbagai macam manfaat baik yg terkandung dalam setiap porsinya , maka sangat wajar jika menu utama ini memiliki harga cukup tinggi.


Daging hewan buas jika dikonsumsi akan dapat menambah vitalitas , menjaga stamina, memperkuat kualitas tulang bahkan akan membantu sedikit dalam kemajuan kultivasi seorang kultivator.


Hewan buas level dua yg berada pada ranah pemurnian Qi memiliki harga 750 keping emas untuk setiap porsinya.


Sedangkan untuk yg termahal adalah hewan buas level 5 yg memiliki ranah nascent soul, ini adalah batas kemampuan yg dimiliki oleh rumah makan tersebut dalam menangkap hewan buas.


Karena kelangkaan dan tingkat kesulitan untuk menangkapnya yg tinggi , Oleh karena itu hewan buas di level ini dibanderol dengan harga mencapai 25 ribu sampai 100 ribu keping emas untuk setiap porsinya.


Karena harganya yg mahal menu makanan dengan daging hewan buas dengan level 5 ini sangat jarang yg memesannya, karena 25ribu keping emas adalah nilai fantastis bagi setiap penduduk di kekaisaran ini.


Nilai itu sama seperti penghasilan sebuah klan kecil dalam satu sampai dua bulan , tidak ada yg akan rela menghamburkan begitu banyak harta untuk sekedar satu porsi makanan.


Setelah lama berfikir akhirnya Feng Zun dengan sedikit kecewa akhirnya memilih menu makanan termahal yaitu daging hewan buas level 5 sebanyak dua porsi untuk dirinya sendiri.

__ADS_1


Ia bahkan pernah disajikan daging hewan buas di level Immortal oleh Bai Ling , oleh karena itu Feng Zun sedikit kecewa setelah mengetahui daging disini yg tertinggi hanya berada pada level nascent soul.


Namun ekspresi pelayan menjadi sangat aneh ketika Feng Zun menyebutkan pesanannya , itu adalah sup singa taring ganas dan satu porsi daging elang awan bakar.


Para pengunjung lain di sekitarnya juga langsung menoleh kearah Feng Zun setelah mendengar pesanannya.


Keduanya adalah hewan buas level nascent soul puncak , yg masing-masing memiliki harga 80rb dan 95rb keping emas. Bahkan keluarga kekaisaran tidak pernah mengeluarkan uang sebanyak ini ketika berkunjung ke rumah makan ini.


Banyak pengunjung yg langsung membicarakan ini , sebagian mengabaikan dan sebagai lainnya mencibir karena merasa kedua orang itu tak akan mampu membayarnya.


Namun pelayan tersebut masih dapat mengendalikan dirinya, dan tetap bersikap ramah. Ia mencatat pesanan Feng Zun dan Lin Hua kemudian segera pergi , pelayan itu sebenarnya tidak pergi ke tempat juru masak untuk menyiapkan makanannya namun ia menuju ke sebuah ruangan besar tempat ruang kerja managernya.


Bagaimana pun ini adalah pesanan termahal yg pernah ia layani, oleh sebab itu ia merasa memerlukan persetujuan dari sang manager sebelum memproses pesanan pelanggannya ini.


Lin Hua juga sedikit berkeringat setelah mendengar apa yg dipesan oleh putranya, karena dalam cincin penyimpanan miliknya saat ini hanya memiliki 5rb keping emas , tentu saja karena perbedaan mata uang antara alam dewa dan daratan Luo yg berbeda membuat Lin Hua tidak banyak memiliki keping emas.


Namun kecemasan Lin Hua tak berlangsung lama setelah melihat cincin Tian Jin yg dikenakan putranya , Lin Hua mengetahui kebiasaan suaminya adalah mengkoleksi berbagai macam jenis mata uang dari setiap dunia yg dikunjunginya.


Keping emas tersebut didapatkan dari Tian Jin yg diberikan oleh Ye Juan secara sukarela kepada Tian Jin , tentu saja terdapat suatu pertukaran dari pemberian Ye Juan tersebut karena Tian Jin tidak akan menerima sesuatu secara gratis.


Setelah beberapa menit pelayan kembali ke meja Lin Hua dan Feng Zun bersama seorang pria dengan penampilan sangat rapi.


"Salam tuan muda dan nyonya , saya adalah manager Huang selaku pengelola dari restoran ini. Sebelumnya saya secara pribadi ingin mengkonfirmasi pesanan anda sebelumnya karena pesanan anda sangat istimewa maka izinkanlah saya sendiri yg akan melayani Tuan Muda dan Nyonya" kata manager Huang dengan ramah.


Meskipun terlihat sangat sopan namun dibalik itu manager Huang telah dengan sengaja menggertak Lin Hua dan Feng Zun dengan aura miliknya yg berada pada ranah nascent soul , itu seolah seperti tindakan penekanan kepada pelanggan agar tidak berbuat macam-macam.


Dengan kedewasaan Lin Hua tentu saja ia mengerti apa yg dimaksud oleh manager Huang dengan memamerkan kekuatannya, namun tidak untuk Feng Zun.

__ADS_1


Secara alami Feng Zun yg masih polos tentu hanya menerima ini sebagai penindasan , tanpa ragu ia kemudian melepaskan aura Immortal miliknya yg seketika membuat manager Huang jatuh ke tanah.


__ADS_2