
Feng Zun pun juga memiliki ekspresi aneh ketika nama dunia itu disebutkan , di masa lalu gurunya pernah bercerita tentang sebuah perang di kerajaan ayahnya dan akhirnya menjadi penyebab dia dan keluarganya terpisah cukup lama.
Dan sebenarnya kali ini informasi itu berada di depan matanya , secara alami dia tidak bisa menahan diri untuk ingin mengetahui lebih banyak.
Di reruntuhan aula itu kini ketegangan sudah sedikit mereda , Lin Hua dan Feng Zun mengambil tempat duduk sedangkan nyonya Lianzao masih bersimpuh di tanah tak berdaya ,ia bertekad untuk memberikan semua yang informasi asalkan nyawanya bisa selamat.
Feng Zun memandang Ibunya dan berkata, "Ibu , menurutku kita perlu tinggal beberapa lama disini dan menyelesaikan skor dengan para utusan dunia Mo itu".
Lin Hua mengangguk setuju , menurutnya utusan dunia Mo itu sudah melewati garis batas yang di milikinya.
Dia masih dapat memaafkan ketidak tahuan seseorang yang menghina dirinya seperti di gerbang naga , namun kali ini adalah percobaan pembunuhan kepada anaknya yang nyata dan tentu saja ini tidak dapat dimaafkan.
Selain itu keberadaan barisan kekuatan para utusan dunia Mo sangat mengancam kedamaian ibukota dan bahkan di seluruh daratan Luo.
Hal lain adalah karena dia merasa memiliki beberapa hubungan baik dengan daratan ini , misalnya bawahan terkuat klan Tian yaitu Ye Juan adalah penguasa seluruh daratan Luo sebelumnya dan juga sebenarnya daratan ini adalah tempat di besarkannya Feng Zun , dari itu secara alami Lin Hua akan berusaha membuat daratan ini tetap aman dari invasi dari makhluk dari dunia lain.
Setelah memantapkan niatnya , kemudian Lin melirik nyonya Lianzao dengan niat membunuh yang kuat. Orang ini telah menyatakan niatnya untuk membunuh Feng Zun sebelumnya dan itu tidak dapat dimaafkan.
Jika Feng Zun tidak lebih kuat , tentu saja putranya sudah terbunuh saat ini dan jika ia melepaskanya wanita itu , ia khawatir akan menimbulkan beberapa masalah yang tidak perlu di masa depan.
Telapak tangannya mengarah ke langit seketika itu muncul ribuan jarum yang terbuat dari Qi dan menghujani nyonya Lianzao.
Bang!Bang!
Nyonya Lianzao sempat membuat perisai namun sayang , perisai itu bahkan tidak dapat menahan jarum pertama yang sampai.
Tubuh wanita itu di hancurkan menjadi kabut darah dan menguap di udara.
__ADS_1
Feng Zun menelan ludah melihat ini dan berkata dalam hati ,"Astaga .. inikah kekuatan seorang Immortal God.."
Sebenarnya ia masih ingin mengetahui beberapa hal dari wanita itu ,namun nampaknya ibunya memiliki keputusan lain.
Kemudian sambil menunggu utusan dunia Mo itu datang. Karena musuh kali ini adalah kultivator dari dunia iblis yang kuat , secara alami Lin Hua akan melakukan beberapa persiapan. Lalu ia mengambil sikap lotus dan memanfaatkan waktu luang untuk berkultivasi dan memulihkan kekuatan , sementara Feng Zun berkeliling menelusuri reruntuhan bangunan itu.
Hal pertama yang ia kunjungi adalah lukisan aneh yang terpajang di dinding dan itu langsung mencuri perhatiannya ketika pertama kali masuk ke dalam reruntuhan aula ini.
Hanya dengan memandang lukisan itu lebih dalam Feng Zun merasa telah mendapatkan beberapa pencerahan dari setiap detail ukiran lukisan tersebut , namun dia masih tidak dapat menyelaraskan pencerahan tersebut ke dalam jalur kultivasinya akhirnya ia memutuskan untuk mengambilnya dan menyimpan itu ke dalam cincin penyimpanan.
Setelah lukisan ini di ambil terlihat sebuah simbol aneh yang terukir di tembok di balik lukisan tersebut , ketika Feng Zun menyentuhnya ia merasakan perasaan familiar baginya.
Perasaan itu adalah hal yang ia rasakan ketika pertama kali berpindah dimensi ketika berada di dalam gua bawah air tempat Yin Ying tinggal. Saat itu juga adalah pertama kalinya ia bertemu dengan sang guru yang menyamar menjadi kakek tua yang lemah.
"Ini .."
Ia mencoba menekan simbol itu dan tidak terjadi apapun , lalu mengetuk ngetuknya dan beberapa hal percobaan ia coba dan tidak menunjukkan hasil.
Kemudian ia duduk bersila dan menenangkan dirinya mencoba untuk berpikir jernih.
Setelah beberapa saat ia menemukan sesuatu.
"Bodoh ..bodoh...kenapa aku sangat bodoh". ,Feng Zun mengumpati dirinya sendiri.
Dia baru menyadari bahwa betapa konyol dirinya , itu adalah pintu dimensi yang memiliki kekuatan magis dan membutuhkan kekuatan spiritual dan beberapa kombinasi unik untuk membukanya, tentu saja menekan dan mengetuknya tidak akan menunjukkan apapun.
Lalu ia mencoba beberapa metode kombinasi untuk membuka pintu tersebut.
__ADS_1
Mengalirkan Qi tidak berhasil , mengalirkan Indra spiritual juga tidak berhasil. Kemudian ia mencoba mengalirkan keduanya secara bersamaan dan akhirnya simbol aneh tersebut merespon dan bercahaya.
Seketika setelah simbol itu bercahaya lalu tiba tiba tembok di depannya retak kemudian hancur dan membentuk sebuah pintu seperti gua yang sangat gelap , dari dalamnya kemudian mengeluarkan aura ganas dan mencekam yang menyebar keseluruh reruntuhan.
Sementara itu Lin Hua yang sedang berkultivasi di kejauhan tiba tiba membuka matanya.
"Tidak baik ...!!"
"Ini buruk...!!!!"
Seketika itu ia langsung bangkit dari meditasinya dan mencari lokasi anaknya dengan indra spiritual.
.
.
.
Sekali lagi saya mohon maaf atas tulisan tulisan yang berantakan.
.
Terkadang jika mood sedang baik maka tulisannya akan sedikit baik , Terkadang juga mood sudah baik tapi tulisan tetap buruk dan selalu buruk.
.
Komentar baik atau buruk saya akan selalu berterima kasih karena itu menurut saya adalah bentuk apresiasi dukungan untuk novel aneh ini.
__ADS_1