
Meskipun Feng Zun telah memutuskan untuk kembali namun tidak semuanya mengikuti dirinya untuk kembali ke daratan Luo. Hal ini dikarenakan Tian Jin akan kembali ke alam dewa yg merupakan tempat berdirinya kerajaan miliknya dahulu untuk mengambil beberapa hal yg menurutnya cukup penting.
Sementara untuk Long Shangdi sendiri masih akan tinggal di dunia Hun sementara waktu untuk kembali melakukan proses penyempurnaan tubuh dewa naga yg telah ia tempa sebelumnya.
Lin Hua sangat antusias untuk bertemu Bai Ling, karena ia ingin berterimakasih karena telah merawat anaknya.
Meskipun begitu ia juga khawatir dengan keadaan sang suami dan kemudian memerintahkan kedua pengikutnya untuk mengawal Tian Jin pergi ke alam dewa.
"Zun'er setelah urusanmu selesai , bawalah Bai Ling dan Yin Ying ke tempatku, aku akan melatih mereka agar semua orang terdekatmu menjadi kuat dan dapat melindungi dirinya masing-masing" ucap Long Shangdi kepada muridnya
Feng Zun mengerti maksud gurunya bahwa hanya dengan menambah kemampuan orang orang terdekatnya lah yg akan membuat pondasi keluarga besarnya menjadi kokoh dan juga dapat melindungi hal yg penting dalam hidup mereka.
"Baik guru , murid sepenuhnya mempercayakan semua pengaturan yg guru buat " kata Fengzun dengan hormat.
Long Shangdi tersenyum puas dengan sikap muridnya kemudian mengeluarkan bahtera semesta miliknya untuk mengamankan dan mempercepat perjalanan muridnya tersebut.
Sebelum berpisah tak lupa Long Shangdi membagikan batu giok kehidupan kepada semua orang, dengan meneteskan darah sang pemilik maka batu giok kehidupan akan memberikan informasi keadaan dari sang pemilik batu tersebut.
Jika batu giok kehidupan berwarna kehijauan maka pemiliknya dalam keadaan baik , namun jika batu tersebut memancarkan cahaya merah darah menandakan bahwa pemiliknya sedang dalam kondisi tidak baik.
__ADS_1
Setelah mengatur dan bertukar batu giok kehidupan kemudian mereka semua berpamitan pergi.
Tian Jin telah menghilang bersama para pengikutnya dan Long Shangdi telah kembali mengasingkan diri didalam dunia Hun, sementara itu Feng Zun dan ibunya menaiki Bahtera Semesta yg telah siap mengantarkan perjalanan cukup panjang menuju daratan Luo.
Daratan Luo kini telah menjadi dunia yg sangat aman dan nyaman untuk semua penghuninya.
Segala pengaturan telah dibuat dan disempurnakan sedemikian rupa bertujuan untuk melindungi para penghuninya itu sendiri.
Sejak kejadian paling menggemparkan waktu itu , kini tak ada satu orang pun yg berani mengucapkan nama Feng Zun secara sembarangan.
Karena beberapa dari mereka telah menyaksikan sendiri bahwa 2 dari lima penguasa benua daratan bahkan dihukum di depan semua orang ketika bersikap lancang kepada anak tersebut , sejak saat itu nama Feng Zun menjadi sangat tabu untuk menjadi bahan pembicaraan.
Gosip tentang keberadaan beberapa dewa yg tinggal di daratan Luo telah menyebar luas juga di kaitkan memiliki hubungan dekat dengan Feng Zun. Namun hal tersebut juga membuat seluruh daratan menjadi cukup damai karena tidak ada satupun aliran hitam berani mengambil tindakan sembrono di seluruh wilayah daratan Luo.
Gua tempat Yin Ying terkurung dahulu adalah satu satunya tempat yg masih utuh di kawasan hutan suci sejak kejadian kesengsaraan petir yg dijalani Feng Zun.
Bai Ling sedang bermeditasi di dalam gua bawah air tempat tinggal Yin Ying terkurung sebelumnya.
Meskipun banyak sekali sekte besar atau organisasi kekuatan besar di daratan Luo yg ingin menemuinya berharap untuk menerima berkah berupa sedikit ajaran mereka atau apapun itu.
__ADS_1
Namun mereka lebih memilih mengabaikan hal tersebut dan tetap fokus meningkatkan kekuatan atau menyempurnakan pondasi kultivasi mereka masing masing.
Setelah satu Minggu perjalanannya bahtera semesta kini telah memasuki atmosfer yg melindungi daratan Luo , Lin Hua nampak cukup terkejut melihat bahtera semesta mampu menembus pelindung daratan Luo dengan mudah.
Dalam persepsi miliknya, ia memperkirakan bahwa bahkan seorang kultivator Immortal God Menengah masih akan kesulitan melewati penghalang ini , namun bahtera semesta dapat melewatinya begitu saja dengan mudah.
"Artefak dewa sungguh mengerikan " gumam Lin Hua takjub dengan kemampuan artefak dewa milik guru dari anaknya tersebut.
"Zun'er , bukankah kendaraan ini terlalu mengundang perhatian jika melintasi daratan ini." ucap Lin Hua
Lin Hua sudah menyebarkan Indra spiritual miliknya sejak pertama kali memasuki daratan Luo , ia cukup terkejut karena di seluruh daratan ini yg terkuat hanya di tingkat Mortal saja.
"Ibu , aku sama sekali tidak mengenal semua orang di daratan ini jadi kita tidak perlu sungkan pada mereka" ucap balas Feng Zun
Fengzun tetap menggunakan Bahtera semesta untuk menuju lokasi ibu angkatnya dan Yin Ying dikawasan Hutan Suci.
Benar saja kehadiran bahtera semesta segera membuat panik prajurit benua utara yg berjaga di wilayah tersebut , mereka mengira ada pasukan berskala besar yg dibawa oleh kendaraan Fengzun tersebut.
Di daratan Luo sendiri kendaraan seperti Feng Zun ini dikenal sebagai profound ark , namun dengan ukuran 100 kali lebih kecil dibandingkan bahtera semesta.
__ADS_1
Profound ark merupakan sebuah kapal yg mampu melayang di udara dengan bantuan batu roh sebagai bahan bakarnya, biasanya hanya dimiliki oleh keluarga kekaisaran atau sekte terbesar saja.
Dengan segera salah satu dari prajurit tersebut pergi untuk melaporkan apa yg mereka lihat kepada jenderal mereka..