Married My Ex-Boyfriends Uncle

Married My Ex-Boyfriends Uncle
Episode 10


__ADS_3

Bang tyo memarkirkan motornya, sudah ada temannya yang menunggu. Reinata memesan es jeruk dan kentang goreng. Reinata tidak bisa menahan kesedihan nya sendiri, dia menelpon Lucas.


"Cas,, kamu masih dirumah kan? belum balik ke jemberkan? "


"iya,, ada apa kok kedengarannya sedih? "


"aku sama bang tyo di Kodam lagi ngopi sekarang, kamu kesini ya aku butuh teman curhat. "


"kok tumben,, ada masalah apa? "


"wes ta, kamu kesinio sekarang"


"oke rei,, otw" (on the way)


Lucas pergi menemui reinata yang ada di Kodam. tidak butuh waktu lama, dia sudah sampai.


"Rei,, ada apa? "


"bentar, kita geser dari sini.. nggak enak aku sama bang toyib"


"lho ada apa sih rei, bikin kepo ae"


"Bang,, aku keluar sama lucas ya. nggak usah ditungguin.. aku pulang nya sama lucas"


"iya dek, lah ini jajanmu gimana? "


"sini mas tak bungkus e" kata lucas


Reinata dan lucas pergi meninggalkan bang tyo dan temannya. reinata mengajak Lucas ke taman pelangi disurabaya.


"kenapa kamu ini, nggak biasa-biasanya nangisan gini"


"Fero cas.. Fero.. "


"ada apa sama fero? "


"Dia selingkuh cas, jan**k! "


"lhoooo istigfar rei,, kamu tahu darimana? "


"kemarin aku dikirimi chat dari nomor baru, aku nggak ngerti itu nomernya siapa. isinya foto fero lagi pegangan tangan sama cewek lain"


"sini aku lihat"


Lucas melihat foto fero di ponsel reinata.


"oalah rei,, foto gini kamu tuduh selingkuh. "


"bentar ta,, ini video dia boncengan mesrah sama cewek yang sama di foto"


reinata memperlihatkan sebuah video yang dia ambil saat berpapasan dengan fero dijalan tadi.


"ooh kalau ini memang garangan (sebutan untuk playboy) fero itu.. udah ayo samperin aja dia sekarang"


"nggak mau cas,, Aku takut,, "


"kenapa takut? kamu harus minta penjelasan ke dia. "


"Aku takut kalau aku salah cas"


"makanya ayo kita minta penjelasan dia. Kamu ndak boleh lemah kayak gini rei,, mana reinata yang kuat dulu, yang judes, yang cerewet, yang galak .. yang..yang... "


Reinata terdiam, lalu matanya melihat fero dan karenia sedang duduk dipojokan ditaman.


"cas.. itu kayak e fero.. yang duduk di pojokan itu "

__ADS_1


"ho.oh samperin aja ta.. sekalian minta penjelasan. "


"nggak.. nggak usah,, biarin aja dulu.. aku pengen tahu sampe kapan dia bohongi aku"


"bentar, aku foto dia dulu. kamera HP ku buagus hasil e meskipun jarak e jauh"


cekrekk.. cekrekk.. cekrekk suara kamera ponsel lucas.


"sudah.. bukti sudah di HP" lucas tersenyum puas


"aku tak telepon fero kalau gitu" kata reinata mengeluarkan ponselnya


Reinata menghubungi pacarnya.


"Fero,, kamu dimana? " tanya reinata dengan sikap tenang


"aku.. aku.. futsal, kenapa? " jawab fero agak gugup


"nggak apa-apa, cuma tanya aja. ya sudah kalau gitu, aku tutup dulu. " kata reinata


"emangnya kamu dimana? " tanya fero kembali


"aku lagi sama lucas beli gorengan dekat rumah" jawab reinata sembarangan


"oohh oke" jawab fero pendek


"oke" balasnya


Reinata menutup teleponnya.


"gimana rei, apa yang dia katakan? " tanya lucas


"dia bilang lagi futsal" jawab reinata


"sabar dulu cas,, pokok nya aku sekarang sudah tahu kelakuannya dan sudah tahu siapa ceweknya" reinata menahan lucas untuk tidak pergi menghampiri fero


"kamu kenal si ceweknya ta? " tanya lucas


"nggak kenal, tapi dia itu teman KKN nya fero.. mungkin saja mereka sudah berhubungan sejak KKN di madura" jawab reinata mencoba menerka dan menjabarkan apa yang dia pikirkan


"oalah.. ruwet ini.. sabar ya,, ada aku.. sekarang ayo pulang aja daripada sakit hati" lucas mencoba menenangkan reinata.


Lucas menatap reinata nanar, emosinya sudah puncak. ingin sekali dia menghajar fero saat ini juga.


"mampir bakso mercon ya.. pengen makan yang pedes-pedes" pinta reinata


"Oke,, aku yang traktir" lucas mengiyakan keinginan reinata


Reinata dan lucas pergi dan pindah tempat ke warung bakso mercon langganan mereka.


"Cak, bakso mercon 2 mangkok makan sini" pesan lucas


"iya mas, minumnya apa?" tanya penjual


"es susu soda gelas jumbo 2"


"wah Gak wedi kelempoken ta mas? "


(wah nggak takut kekenyangan ta mas?)


"Gak mas,, obat nya patah hati itu"


"yowes sampean tunggu. "


"siip"

__ADS_1


Tak membutuhkan waktu lama, Bakso mercon pesanan mereka datang. Reinata menambahkan banyak sambal cabe di mangkoknya. reinata makan dengan lahapnya, Lucas iba melihat sahabat kecilnya bersedih. Ia mencoba untuk menghibur reinata.


"Rei, Makan pelan-pelan. nanti kamu tersedak loh" kata lucas membuka percakapan,


Reinata tidak menggubris perkataan Lucas, dia tetap makan dan sambil menangis.


"Kenapa sih buaya gitu kamu tangisi?" kata lucas lagi


"aku nggak nangisi fero Cas.. pedes ini loh baksonya.. huhuhu hikss " jawab reinata


"oalah.. yang Pesen tadi siapa " tanya lucas


"kamu cas,, " jawab reinata yang menangis sambil tertawa


"ho iya yaa.. hahahahah " lucas tertawa


Reinata meminum es nya..


gluk.. gluk.. aaahh terasa segar ditenggorokan reinata.


Reinata mencoba untuk berpikir positif kepada pacarnya- Fero- . dan melupakan kesedihan hatinya, dia akan meminta penjelasan fero saat hatinya sudah siap.


mereka berdua sudah kenyang,, Sesuai janji lucas, dia yang membayar baksonya.


"Sudah.. kemana kita sekarang? " tanya lucas


"pulang aja, mamaku pasti nyariin aku" jawab reinata


"hmm ayo kalo gitu" ajak lucas seraya menyerahkan helm kepada reinata.


lucas menyalakan mesin motor nya saat reinata sudah duduk di belakangnya.


"ayo sabuk nya di eratkan" kata lucas menggoda reinata


Reinata yang sudah paham , melingkarkan tangannya ke pinggang lucas.


Dalam perjalanan..


"kapan kamu balik ke jember? " tanya reinata


"paling seminggu lagi, kenapa? " jawab lucas


"pengen ikut,. seandainya bisa pindah kuliah disana" kata reinata lagi


"kamu pikir kuliah itu kayak TK yang bisa pindah-pindah" lucas tidak habis pikir dengan reinata


"hahahah ya enggak,, kurang satu semester lagi.. " reinata kecewa


"sudah rei,, sabar sebentar ya.. masalah fero kita ikutin saja alurnya. kamu pura - pura saja ndak tahu apa yang sedang terjadi" lucas memberi semangat pada reinata


"heem cas, besuk kalo kebenaran sudah terbukti pasti kebongkar sendiri " kata reinata yakin dan semangat


"iyaaa.. kamu sekarang juga seperti biasanya saja ke feronya biar dia ndak curiga"


"iya lucas,, terima kasih banyak sahabat sejatiku.." Reinata mengeratkan pelukannya sebab lucas memacu motornya lebih cepat


"uuuhuuuuyyyy sing banter cas... biar makin dekat sama Tuhan.. hahahahaha"


(uhuuy..lajukan motormu cas, biar makin dekat sama tuhan/meninggoy) " teriak reinata diselingi tawa membuat pengendara disamping mereka geleng-geleng kepala.


"Yuhuu setres tingkat dewa kamu Rei" kata lucas keras


Mereka berdua tertawa bersama.


Lucas mengantar reinata pulang kerumah.

__ADS_1


__ADS_2