
Fero yang tidak tahan dengan lucas mengajak reinata untuk keluar sebentar.
"rei,, kamu kok nggak ngomong sih kalau temanmu itu.. Ban*i" fero bisik-bisik
"kenapa? kalau aku ngomong dulu pastinya kamu nggak akan mau antar aku kesini"
"Ya.. bukan begitu rei,, aku geli aja.. lihat tadi dia pegang tanganku sambil di elus-elus hiiiih" Fero bergidik
"hahahahah sabar ya.. nggak akan lama kok kita disini cuma sehari ini aja kita nginep di kos nya"
"Apa! jangan dong.. bisa gila aku ..pas tidur tiba-tiba dia grayangi aku"
"hahahahah kamu kan cowok,, masa takut sama yang begituan"
"ah aku nggak mau nginep disini, mending tidur di pom bensin"
"ya mending disini lah.. daripada di pom bensin malah nggak aman. bisa - bisa motormu ilang"
"ya udah deh terserah kamu. "
"awas hati - hati nanti malam itu ti**tmu di gigit sama dia.. hahahahah"
"reinata.. awas kamu ya.. "
Fero mengejar reinata yang berlari.
Fero yang tidak tahan dengan sikap lucas memutuskan untuk pergi membeli makanan. sedang Reinata membantu lucas membersihkan kamar kos nya agar bisa dipakai tidur bertiga.
############################
Hari sudah malam, lucas mengajak Reinata dan Fero ke tempat tongkrongan anak muda yang ada di jember.
"Nah ini rei,, namanya Kafe kolong. jadi kita ngopi di bawah kolong jembatan. " kata lucas
"bagus tempatnya,, ayo cari meja" ajak reinata
"Kamu pesan apa rei? " tanya lucas setelah mereka duduk.
"aku jus melon.. Nasi Go... " kata reinata terputus karena disela fero
"Nasi goreng, dimsum dan kue coklat" fero menyela
"thats right.. "kata reinata
"aiish.. kalian so sweet banget sih.. udah berapa lama kalian pacaran" tanya lucas
"baru setahun,, " kata reinata
Fero sibuk menulis pesanan reinata,. lalu bertanya pada lucas.
"cesie pesan apa? " tanya fero
"waah.. ditanyain babang tamvan nih aduuhh.. cesie mau samaan dong sama yang dipesan reinata tapi jusnya strawberry aja ya biar manis" kata Lucas
"strawberry ya masam Cas" sahut reinata
Fero menulis pesanan lucas Dan menyerahkannya ke Kasir.
"Eh rei,, beneran itu pacarmu? gentong banget... "
"ih apa an sih gentong,, orang kayak roti sobek gitu kok"
"yee.. maksud akyu ganteng bangeetttt.. nemu dimana sih? mau dong eke 1"
"hush... nggak boleh. kamu harusnya jadi kek dia,, bukan nyari pacar kek dia. sesuai perjanjian kita dulu,, kalo aku bisa dapet pacar, kamu harus berubah jadi cowok tulen"
"iya.. iya rei aku janji. tapi aku boleh nggak godain dia hehehe"
__ADS_1
"iya boleh,, aku setuju. eh.. sst..stt fero datang" kata reinata
"asyik banget.. ngomongin apa sih? " tanya fero
"nggak ada,, aku cuma reunian sama lucas" kata reinata
"kalau gitu aku tinggal ke toilet dulu ya" pamit Fero
"Mau aku temenin nggak ganteng? " goda Lucas
"nggak.. nggak.. makasih,, bisa sendiri kok" fero segera mempercepat langkahnya meninggalkan mereka.
reinata dan lucas tertawa bersama.
sementara di dalam toilet, Fero membasuh mukanya setelah melegakan dirinya.
Fero mengingat - ingat perkataan lucas barusan. dia langsung bergidik merinding.
"Dih amit-amit temannya reinata itu. kok bisa sih ketuker nyawa gitu.. "
Fero akan kembali ke meja, dia tidak sengaja menabrak seseorang.
"Maaf mas,." kata seseorang itu
"Om Richie.. " seru fero
"Fero.. apa kabar? " tanya richie seraya memeluk fero
"alhamdulillah baik Om,, kok Om ada disini? "
"iya lagi nongkrong sama temen-temen timnas"
"Wah.. lama ya kita nggak ketemu, terakhir waktu Om masuk timnas u 16"
"hahahaha iya,, sama siapa kesini? " tanya Richie
"nggak usah.. kapan-kapan aja. aku juga mau balik kok"
"yah sayang banget.. padahal kalo ketemu dia,, om pasti akan langsung suka"
Richie tersenyum, sebenarnya dia sudah tahu siapa pacar Fero. Dia adalah wanita yang ia awasi selama ini.
"Oke, aku balik dulu ya.. " pamit richie ketika temannya datang.
Richie berlalu bersama temannya, bukannya richie tidak mau bertemu dengan reinata.. dia hanya belum siap patah hati.
pesanan sudah di antar ke meja saat fero kembali dari toilet.
Dia berjalan menuju meja reinata dengan senyum-senyum sendiri
"Nih orang kenapa sih.. kesambet ya? " tanya reinata
"nggak beb, barusan aku ketemu sama Om ku di depan toilet" kata fero
"sama Om kamu,, yang mana orang nya? "
"udah pergi sama temannya" kata fero
"Om kamu ganteng nggak Fero" tanya lucas sambil memainkan matanya
Fero merasa geli dengan lucas.
"Om aku udah tua,, udah 30 tahunan umurnya.. tapi orangnya ganteng dan tajir.. kamu mau? " jawab fero
"mau donk.. tapi masih single kan dia? " tanya lucas lagi
"iya dia jomblo dan masih perjaka lho hehehe" kata fero
__ADS_1
"kalau kamu sendiri,,, masih perjaka nggak hahahaha" tanya lucas
Reinata langsung menyumpal mulut Lucas dengan dimsum.
"Aku masih perjaka tulen" kata fero lantang
*Ups sepertinya aku membuat kesalahan* kata fero dalam hati.
"hehehe boleh dong kalo sama casie.. " goda lucas sambil memegang tangan fero
"Naj*s mugholadho.. amit - amit.. jabang bayi.. Rei bilangin sama temanmu ini, kalo dia nggak sopan mending kita pulang sekarang" fero marah
Lucas memang keterlaluan menggoda Fero malam itu, Alhasil fero marah dan merajuk pada reinata.
Reinata mempercepat acara nongkrongnya malam itu agar bisa segera kembali ke kosan lucas.
Lucas meminta maaf pada fero dan berjanji tidak akan menggoda nya lagi. Fero memaafkan lucas asalkan saat bobok nanti reinata yang ada ditengah.
Reinata menyetujuinya karena itu adalah bentuk permintaan maaf nya secara tidak langsung kepada pacarnya itu.
Semua makanan sudah habis dan dibayar, mereka bertiga kembali ke kosan Lucas.
Mereka mengambil wudhu dan sholat isya bersama-sama.
waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam, Fero yang kelelahan meminta ijin untuk tidur duluan. Reinata mempersilahkan,, reinata ingin reunian dengan lucas dan berbagi cerita kehidupan mereka selama setahun terpisah.
Ditengah percakapan ada abang jualan tahu tek, Lucas menghentikannya dan membeli tahu tek untuk dimakan bersama reinata.
Reinata menyalakan musik dari ponselnya, mereka berdua makan bersama sesekali diselingi dengan bercanda.
"ngomong - ngomong gimana kabarnya Richie ya rei.. udah 5 tahun sejak dia ke jakarta" kata lucas
"nggak tahu, emang aku ibu nya apa?"
"yaa kupikir kamu masih komunikasi sama dia,, "
"enggak sama sekali,, aku nggak pernah komunikasi sama dia.. nggak pernah ketemu dia.. sebenarnya sih aku kangen.. "
"Kangen richie? "
"Kangen Luffyku.. dia masih sama Richie nggak ya"
"emang apa sih spesialnya Luffyku itu buat kamu? "
"Aku dikasih sama seseorang yang uda nyelametin aku saat aku TK dulu"
"berarti yang ngasih udah om-om dong? "
"nggak.. dia anak laki-laki seusia ku kok"
"haahh... semoga kamu bertemu dengannya Ya.. "
"Amiinn lucas"
"Nah gitu dong,, tumben sebut namanya bener"
"hahahah iya marimar"
"tuh kan mulai lagi.. "
"udah malem, masuk yuk"
"ayo.. aku juga udah ngantuk nih"
"Thanks ya udah jauh-jauh dateng di mari"
"iya lucas Aribowo "
__ADS_1
Reinata tersenyum, berharap sahabat kecil nya itu segera berubah menjadi cowok tulen yang diharapkan kedua orangtua Lucas.