Married My Ex-Boyfriends Uncle

Married My Ex-Boyfriends Uncle
Episode 5


__ADS_3

Reinata berlari ke arah fero dan menyerahkan helmnya. lalu segera masuk kedalam toko komik. Fero menunggu reinata di parkiran.


Reinata keluar dari toko komik dengan wajah berbinar-binar tandanya dia mendapatkan apa yang dia inginkan.


"iiiihh... Ferooo seneng banget aku dapet komik terbaru.. lihat nih aku berhasil dapetin komik yang limited edition ada tanda tangannya Oda sensei.. uuhh seneng banget akutuh" reinata kegirangan


"iya.. iya.. udah puas kan sekarang,, giliran kamu yang nemenin aku sekarang"


"kemana? " mendadak menjadi datar dan cuek


"Ya kita diner ,, makan malam gitu yang romantis"


"oke deh aku juga lapar,, terserah mau makan dimana.. lets go"


Reinata memasukkan komiknya ditas. dia memakai helmnya lagi dan naik motor fero.


Fero mengajak reinata ke kafe yang dekat dengan kampus nya.


"Pesan apa kamu rei? "


"Aku nasi goreng saja sama jus melon, trus mau dimsum sama kue coklat.. udah"


"Hah.. yakin kamu habis semua ini"


"iya.. kamu keberatan makanku banyak? "


"nggak kok, cuma aku nggak kebayang aja.. tubuhmu kecil tapi makanmu banyak. kasus seperti ini biasanya setelah menikah tubuhnya akan melar. kamu nggak takut gendut? "


"Banyak omong,, aku nggak perduli sama penampilan ku ya.. yang jadi suamiku harus mencintai aku apa adanya.. jangan pas ada apanya. ngerti! "


*Apa sih yang sebenarnya membuat kamu suka padaku.. dari tadi aku diprotes mulu* guman reinata.


Fero sudah memesankan makanan yang di inginkan reinata.. 15 menit menunggu makanannya datang.


"Selamat menikmati mbak.. mas.. " kata waiternya


"terima kasih mas" kata reinata


Reinata sudah tidak sabar ingin melahap habis semua makanan yang ada di depannya. itu terlihat dari air liur yang menetes dari mulutnya.


Fero menggeleng-gelengkan kepalanya.


*Cewek macam apa yang ku pacari sekarang, unik dan lain daripada yang lain.. aku semakin tertarik kepadanya*


"Mau dimsum ini nggak? " tawar reinata


"nggak.. kamu makan saja semua, aku lihat nafsu makanmu sedang bagus.. aku tidak mau mengganggu mu"


"hmm ya syudah.. padahal ini enak sekali lho.." reinata mencampur dimsum dengan nasi gorengnya.


Fero hanya tertawa kecil melihat tingkah laku cewek yang baru dipacarinya beberapa jam lalu.


"Aah..alhamdulillah kenyang sekali.. " kata reinata sedikit bersendawa


"iih jorok banget sih rei.. kamu tuh cewek! "


"emang kenapa? kalau nggak suka ya putus aja.. gampangkan.. "


"Yaa nggak gitu rei,, aku nih udah nunggu kamu 3 tahun lho" kata - kata fero seketika menghentikan aktivitas minum reinata


"3 tahun.. maksud kamu? "


"Rei,, aku suka kamu sejak 3 tahun yang lalu"


"what.. kok bisa? kamu lihat aku dimana.. kan kita nggak pernah satu sekolahan... "

__ADS_1


"Rahasia,, kamu ingin tahu? "


"jahat.. kamu menguntitku ya Feroo"


"hahahahahaha bisa di bilang iya.. aku ini Fans sejati kamu lho,, semenjak kejadian itu aku jadi mengumpulkan informasi tentang kamu"


"iih.. dasar rubah jelek,, awas kamu ya.. " reinata cemberut.


Dia tidak habis pikir bisa - bisa nya ada cowok yang blak-blakan menyukainya sejak 3 tahun yang lalu. Fero Richardo.


############################


Tahun 2014


sudah berjalan satu tahun jalinan cinta reinata dan Fero. Mereka berdua adalah pasangan unik dan serasi.


Reinata dan Fero sedang makan di kantin, ditahun ini mereka sudah menginjak semester 4. Libur semester akan tiba, reinata rindu dengan Lucas. reinata bermaksud mengajak fero mengunjungi sahabat lamanya itu.


"fero, aku ingin mengunjungi sahabat kecilku. " kata reinata


"dimana,, aku akan antar kamu kesana"


"Jember.. dia kuliah disana "


"oke kita akan kesana saat libur semester 4 bagaimana? "


"Boleh.. Tapi hati - hati ya sama sahabatku ini. dia paling tidak tahan melihat cowok ganteng kayak kamu ini hahahaha"


"heh apa maksudmu.. " fero mengacak-acak rambut reinata.


"ah.. jangan gini dong,, rambutku abis ku masker nih.. lecek kan jadinya"


"maaf.. maaff.. aku ganti rugi deh.. nanti sepulang kuliah kita ke salon"


"nah kan sudah kewajiban aku sebagai pacar kamu reinata.. "


"kamu nggak takut rugi kalau-kalau suatu saat nanti kita putus"


"kamu ada keinginan putus denganku? "


"Yaa.. Namanya jodoh,, kematian,, rejeki kan sudah di atur sama Allah"


"Tapi aku berharap kita sampai menikah"


"iya ku amini deh.. "


"nggak ikhlas begitu.. "


"ikhlas.. hahahahh"


Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang sedang mengawasi dari jauh.


"Reinata.. kamu kelihatan bahagia sekali dengannya. Tapi aku akan terus menunggumu" kata lelaki itu.


#########################


Hari yang ditunggu telah tiba, reinata dan fero berangkat berdua ke jember mengunjungi lucas. mereka sudah sampai lumajang, Fero membelokkan stang motornya ke SPBU untuk mendinginkan mesin sebentar. sementara reinata menghubungi Lucas lewat ponsel nya.


"Halo marimar.. aku udah berangkat nih motoran "


"Hah.. you jadi kesini rei.. sama sapose? "


"ada ding,, pokoknya setelah ketemu dia kamu harus insyaf.. "


"duaduadudu.. yakin ente bisa bikin ai insyaf.. nggak usah canda deh"

__ADS_1


"eh.. aku udah punya pacar sekarang,, namanya Fero richardo. sesuai dengan kesepakatan kita kalau aku punya pacar.. kamu harus berubah jadi LAKI.! "


"ehehehehe bentar.. bentar.. aku pasti bakalan nepatin janji aku ya.. tapi syaratnya kamu harus bawa pacar kamu kemari, baru deh eke insyaf"


"oke.. kita udah jalan kok, sekarang lagi rest di lumajang. kamu share lokasi kostmu ya"


"oke deh nek.. sampai jumpa"


reinata menutup teleponnya,. dia senyum - senyum sendiri dan membuat fero penasaran.


"telepon siapa sih? "


"Marimar"


"teman kamu yang di jember cewek? "


"iya.. kenapa? mau kepincut sama dia.. "


"hahaha enggaklah,, aku tuh sayangnya sama kamu. "


"hmm mbelgedess.. udah ayo berangkat sekarang!"


Setelah dirasa cukup istirahat nya reinata dan fero kembali melakukan perjalan ke jember.


3 jam perjalanan yang penuh berliku akhirnya mereka sampai di kos-kosan Lucas.


Lucas menyambut kedatangan reinata dan fero.


"reinataaa..." teriak lucas


"Marimaaaar.... " teriak reinata


"gimaana kabarnya rei? aduh you tambah centong aja sih"


"centong gundulmu.. kayak sapu lidi gini kok centong sih"


"eh maksudku cantik rei.. sapose tuh" Lucas melirik fero yang sedang memarkir motornya


"dia pacarku, Fero richardo.. Fero.. sini.. " reinata memanggil fero


Fero mendatangi reinata dan lucas.


"fero.. kenalin ini marimar.. " kata reinata


"Fero.. " dia menyodorkan tangan


"chasie Casandra.. " kata lucas sambil mengelus-elus punggung tangan fero.


reinata yang melihat kejadian itu sengaja membiarkan lucas menggoda pacarnya. Fero merasa geli dan menginjak kaki reinata. .


"udah.. udah kenalannya ..nggak disuruh masuk nih kita? " lerai reinata.


"ehhehe iya ayo masuk dulu" lucas mengajak mereka masuk kedalam.


lucas membukakan pintu kamar kosnya.


"Maaf ya berantakan,, maklum anak cewek di kosan" kata lucas


reinata tertawa mendengarnya. Sedangkan Fero merasa ada Hawa aneh menyelimuti tubuhnya.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2