
Fero POV
Reinata menghampiri fero dan May di pelaminan, dengan menguatkan hatinya reinata melangkah menuju fero yang sedang berdiri menyalami para tamu undangan yang lain.
Reinata ikut berbaris diantara para tamu undangan yang lainnya.
Kini sampailah giliran reinata. Reinata menghela napas pelan, pelan - pelan dia mendekati sepasang pengantin itu.
"Selamat ya atas pernikahanmu fero, semoga kamu dan may menjadi keluarga yang sakinah mawaddah dan warohmah" ucap reinata seraya mengulurkan tangannya pada fero
"makasih rei,, ku doakan kamu agar segera menyusul" kata fero seraya menyambut uluran tangan reinata. Ada getar rindu dalam hatinya, rindu akan pemilik tangan yang dulu sering dia gandeng, yang sering mencubitnya dan sekedar memukulinya kala bercanda.
Perasaan itupun dimiliki reinata juga, jantungnya berdegup kencang. untungnya dia masih berada di batas kesadaran.
"May, aku boleh meluk fero nggak?" tanya reinata pada wanita yang baru saja menjadi istri mantan pacarnya itu
"iya mbak,, nggak apa-apa" jawab may dengan ramah.
Reinata memeluk mantan pacarnya itu, bulir air matanya jatuh seraya mengingat kejadian manis saat mereka bersama dulu.
May hanya bergeming melihat suaminya dipeluk oleh wanita lain yang dia tidak tahu siapa. sedang lucas menatap reinata sedih, sebab dia ingat saat reinata sakit hati di selingkuhi fero.
"Fero,, kamu harus janji ya sama aku kalau may adalah satu-satunya wanita yang ada di hati dan hidupmu" bisik reinata
"iya rei aku janji,, aku nggak akan nyakitin may" balas fero mengeratkan pelukannya.
"kalo gitu aku pamit dulu ya.. " reinata melepas pelukannya dan berganti memegang tangan fero.
"iya rei, terima kasih banyak ya." tak banyak kata yang diucapkan fero. dia takut terjadi salah paham diantara dia dan istrinya nanti.
Lalu reinata berganti memeluk may, istri fero.
"terima kasih may, titip fero ya. kalau nakal kamu pukul saja" kata reinata bercanda
"iya mbak sama-sama. terima kasih sudah datang diacara pernikahan kami" kata may yang melepas pelukan reinata.
Richie POV
*Ya tuhan, kenapa jantungku sepertinya sakit. sabar richie, reinata akan jadi milikmu.* guman richie dalam hati seraya memegangi dadanya.
Richie cemburu melihat reinata memeluk keponakannya itu, mengingat reinata pernah di sakiti oleh fero.
Reinata turun dari pelaminan, ada richie yang menunggunya dibawah. Richie menyambutnya dengan senyuman yang merekah dibibirnya. membuat reinata menjadi salah tingkah,.
__ADS_1
May yang sedari tadi sibuk memandangi punggung reinata kini tahu bahwa yang memeluk suaminya tadi adalah calon dari paman iparnya. sedikit ada kelegaan di hati May.
Sedangkan fero ada tanda tanya besar dalam kepalanya, bagaimana bisa reinata bersama dengan pamannya itu. apakah mereka pernah bertemu sebelumnya?
"aku antar kamu pulang ya Rei," kata richie
"Lucas gimana? aku sama dia tadi." kata reinata
"Aku habis ini mau ke gubeng Rei, kamu pulang dulu sama richie" alis lucas menyerit menandakan kode pada richie
*Ternyata lucas pinter juga* batin richie
"tuh kan rei, lucasnya ada acara lain" kata richie
"Ya sudah kalau gitu ." kata reinata
Richie mengantar reinata menemui ibunya, meminta ijin untuk pulang dan richie yang akan mengantarnya pulang.
"Mama, rein pamit ya. terima kasih sudah menerima rein dengan penuh kehangatan" ucap reinata
"iya sayang, mama sangat berterima kasih juga sama kamu sudah berbesar hati memaafkan fero. semoga kamu dan richie nantinya bisa berbahagia" doa ibu richie melepas kepergian mereka
Reinata memeluk ibu nya richie dengan penuh kehangatan dan kasih sayang. Kecupan hangat didapat reinata tepat dikeningnya, kecupan itu diberikan oleh ibu reinata.
Didalam mobil..
"Rei,, kamu makin cantik sekarang" kata richie
"hahahah dari dulu kok" kata reinata
"Kamu nggak berubah ya rei,. tetap galak " kata richie tersenyum sendiri
"emang,, tapi kenapa kok kamu masih suka sama aku." kata reinata pede
"namanya juga cinta pertama rei,," kata richie singkat yang membuat hati reinata menjadi berdebar
"memang apa yang bikin kamu jatuh cinta sama aku?" tanya reinata penasaran
"Kamu lain rei, unik, bad girl tapi pinter. Aku tahu kamu dapat peringkat 1 di sekolah. malah nilaimu sempurna diantara yang lain 99.8 iya kan" richie menjelaskan alasannya suka pada reinata
"hem.. trus" kata reinata
"trus aku tahu kamu juga pernah nyanyi di acara perpisahan sekolah, suaramu memang bener-bener merdu rei.. aku tahu kamu kuliah di universitas surabaya jurusan ekonomi" richie melanjutkan ocehannya
__ADS_1
"hmm kok bisa tahu? cctv ya kamu ini hahaha" ledek reinata yang membuat richie gemas padanya
"selama ini aku ngawasin kamu rei,," richie mengakui hal yang selama ini dia lakukan. menjadi pengutit reinata.
"jadi kamu tahu kalau aku pacarnya fero?" tanya reinata blak-blakan
"tahu.." jawab richie singkat
"Kamu nggak malu dapat bekasnya fero?" tanya reinata lagi
"enggak,, orang kamu nggak pernah di apa-apain fero. ciuman aja di pipi hahahaha" ledek richie sambil tertawa terbahak - bahak
Reinata memukul richie menggunakan tas nya. dia malu dengan ucapan richie. Selama berpacaran mereka memang tidak pernah ciuman, hanya sekedar memeluk dan mencium pipi dan kening.
"Aku tahu semuanya rei, saat kamu setres di taman, pas nangis dikantin sampai ketiduran, sendirian di lapangan , aku pun hadir di acara wisudamu...tapi maaf,, aku nggak tahu saat orangtuamu nggak ada rei" lanjut richie sambil menyetir mobil
Reinata mulai menitikkan airmata, dia terharu mendengarkan ocehan richie. Dia tidak menyangka, masih ada orang yang tulus menyayanginya sampai saat ini.
Richie memberikan sapu tangan milik reinata yang dia ambil saat tak sengaja di tabrak oleh reinata tadi.
"ini rei, usap airmatamu" tangan richie memberikan sapu tangan
"loh,, darimana sapu tangan ini?" reinata menerimanya
"Itu ku ambil saat kamu tabrak tadi. sapu tangan kamu bagus, beli dimana?" richie memancing ingatan reinata
"enggak beli, ada yang meninggalkan aku sapu tangan di samping tanganku, aku ketiduran dikantin., saat aku bangun sudah ada sapu tangan ini disebelahku. waktu itu aku nangisi fero di kantin, dia selingkuh sama karenia. kwesel aku" kata reinata yang ekspresi wajahnya cemberut
"itu aku yang ngasih rei,," kata richie jujur
"kamu,, kenapa kok kamu begitu baik padaku. dan kenapa kamu waktu itu ninggalin aku setelah ngasih sapu tangan ini" tanya reinata protes
"aku sengaja bikin kamu penasaran rei hahaha" jawab richie
"sialan kamu richie.. waktu itu aku sempat bingung siapa yang ngasih aku sapu tangan ini.. aku sempat kepikiran kamu.. soal nya aku bermimpi ketemu kamu.. ternyata memang kamu" kenang reinata seraya memeluk sapu tangan itu didadanya
"hehehe.. iya Ta Rei,, jadi malu aku.. " richie tersipu malu. ternyata reinata masih mengingatnya, bahkan sempat memimpikannya.
"Tapi rein, yang aku sebutkan tadi hanya alasan aku suka sama kamu" kata richie membuyarkan suasana romantis itu.
"lalu yang sebenarnya apa?" tanya reinata
"Sebenarnya tidak ada alasan untuk menyayangi kamu, aku sudah jatuh cinta saat pandangan pertama dengan kamu" jawab richie tersenyum sembari mengusap rambut reinata.
__ADS_1
Reinata Hanya tersenyum. Sudah tidak ada lagi rasa penasaran dalam hatinya.