Married My Ex-Boyfriends Uncle

Married My Ex-Boyfriends Uncle
Episode 27


__ADS_3

Reinata POV


Satu jam sebelum pulang kerja Reinata sudah membereskan semua berkas dan file di komputernya. Reinata dan Ana sudah siap pulang.


Lucky memanggil Renata untuk datang ke ruangannya secara pribadi.


"ternyata kamu sudah selesai, kalau begitu Kamu ikut saya" perintah lucky


"baik bos " kata reinata


"ada masalah apa sama bos ?" tanya Ana


"enggak... enggak tahu, ya udah aku pergi dulu ya " kata reinata mengangkat bahunya


"Ya kalau gitu aku mau pergi ke lobby.. bye" pamit Ana


"Byee.." kata reinata


###


Sementara itu di ruangan Lucky.


"duduk Rei, hanya ada kita berdua di sini. kamu Jangan panggil aku Bos ya panggil aku lucky saja" lucky mempersilahkan reinata duduk


"hahaha sungkan saya, anda kan atasan saya" kata reinata dengan sopan


" enggak apa-apa ini sudah bukan jam kerja," kata lucky meyakinkan lagi


"Baiklah, ngomong-ngomong Ada apa kamu menyuruh aku kesini Lucky? " tanya reinata


"Iya aku cuma ingin reunian sama kamu, 3 tahun nggak ketemu sama kamu.... aku kangen sama kamu reinata " kata lucky blak blakan membuat reinata sedikit terkejut. Ternyata perasaan lucky padanya tidak berubah walaupun reinata sudah menolaknya.


"kamu bisa saja Lucky" kata reinata tersenyum smirk padanya


" aku boleh tanya sesuatu sama kamu?" kata lucky


" Boleh,, apa ?" jawab reinata sedikit gugup.


"apa Kamu masih menyukai komik One Piece?" tanya lucky hati-hati


" Iya masih, aku juga masih mengoleksi serinya Memangnya kenapa?" jawab reinata semangat. Ya karena sampai saat ini dia masih menyukai komik itu


" action figure dari aku masih ada?" tanya lucky kembali

__ADS_1


" ada masih kesimpan kok, kenapa ? mau kamu ambil lagi " jawab reinata dengan bercanda. ia tahu jika lucky tidak akan mengambil barang pemberiannya itu


"hehehe Enggak aku cuma tanya aja" jawab lucky dengan tersenyum lega


Mereka berdua terdiam, suasana menjadi Canggung.


"Hei apa kamu sudah bertemu dengan Aries?" tanya lucky memulai obrolan kembali


"Iya tadi waktu aku balik ke kantor aku ketemu Aries di lift , kamu masih berhubungan baik dengannya ?" tanya reinata


"iya selama ini Aries lah yang menjadi sahabatku dan kamu juga..." kata lucky dengan bahagia


"Lucky, Bolehkah aku bicara sesuatu?" kata reinata dengan sedikit perasaan gugup


" boleh reinata.. bicaralah.." lucky mempersilahkan reinata


" Lucky jujur aku kaget melihat kamu tadi datang, Aku tidak menyangka kalau kamu adalah anak dari bos Robert. aku juga tidak menyangka kalau kamu sekarang menjadi atasanku , Kenapa kamu dulu tidak pernah bercerita tentang keluarga kamu?" kata reinata panjang lebar. ya pertanyaan inilah yang sudah diduga lucky akan ditanyakan oleh reinata


" Iya itu karena kamu tidak pernah bertanya Reinata." jawab lucky dengan gurauan


" Iya aku memang tidak pernah bertanya, sudahlah aku tidak akan bertanya lagi" kata reinata yang malu


" Reinata Apa kamu sedang marah?" tanya lucky cemas


"ya itu karena aku sedang melakukan eksperimen" jawab lucky enteng


" eksperimen?" reinata penasaran


" ya dulu waktu SMA aku Bergaya seperti biasa, banyak anak-anak cewek maupun cowok berusaha untuk dekat sama aku. mereka menipu ku, membohongiku, bermuka dua, mereka hanya ingin uang dariku. lalu masuk kuliah, aku merubah penampilan ku menjadi cupu. benar saja tidak ada yang mau berkenalan denganku, tidak ada yang mau dekat denganku, menyapa aku, lalu aku bertemu kamu saat di kantin saat aku kepedesan. kamu memberikan Aku minum, Aku melihat ketulusan kamu lalu aku mendekatimu. Aku jatuh cinta pada mu Rei, sampai saat ini aku masih sayang sama kamu" celoteh Lucky tanpa jeda dan spasi


Reinata terdiam, dia bingung dia harus berkata apa.


"tapi sayangnya kamu akan menikah, tapi aku akan berusaha..sebelum Janur Kuning melengkung kamu masih bisa ku Tikung" kata lucky tiba-tiba


Reinata sedikit tertawa mendengarnya. ada perasaan aneh dalam hatinya, entah apa.


Reinata bersyukur dapat bekerja dengan teman baiknya semasa kuliah dulu namun reinata sedikit kecewa lantaran lucky menyembunyikan identitasnya. Reinata tidak bisa membalas cinta lucky, reinata bisa menjadi teman lucky.


"kamu tidak boleh egois Lucky, aku yakin di sana ada wanita yang baik dan tulus yang jadi Jodoh kamu yang sudah disiapkan oleh Allah" kata reinata menghibur temannya itu


" Ah tidak Reinata,, Tuhan maha membolak-balikkan hati,, aku yakin bisa memenangkan hati kamu kali ini" jawab lucky dengan penuh keyakinan


lalu Suara ponsel reinata menghentikan obrolan mereka. Reinata mengambil ponsel dari dalam tas nya, ada nama "Hubby" disana.

__ADS_1


"Assalamualaikum Sayang" sapa reinata sengaja memanggil richie sayang agar lucky berhenti mengganggunya.


"Reinata hahaha Waalaikumsalam. Hei tumben sekali Kamu memanggilku sayang ?" Richie bahagia mendapat panggilan itu, dadanya seperti dipenuhi kupu-kupu


"apakah kamu sudah sampai sayang? aku akan turun ke bawah." tanya reinata dengan penuh kemesraan


" Iya sayang aku menunggumu, aku sudah datang bersama Manager Fue" jawab richie yang masih dengan pipi merah jambu


" baiklah sayang.. tunggu aku sebentar lagi turun" kata reinata


"iya sayang,,, ah Reinata jangan lupa untuk ambil cuti ya, kita akan ke Jogja menemui Bang tyo" richie mengingatkan calon istrinya itu


"ohh iya aku hampir lupa kalau begitu aku akan meminta cuti , sampai ketemu di bawah i miss you" kata reinata mesra, ia memang sengaja melakukan itu dihadapan lucky walau sebenarnya dia masih merasa aneh


" miss you too Assalamualaikum" ucap richie diseberang sana


" Waalaikumsalam"  Reinata menutup teleponnya


Lucky hanya terdiam melihat kemesraan reinata dengan seseorang di balik ponselnya. Hatinya sedikit terluka dan cemburu, namun dia berusaha untuk baik-baik saja.


"dari siapa Rei?" lucky bertanya


"ini dari calon Suamiku, aku sudah ditunggu dia dibawah" kata reinata


"baiklah silahkan kamu pulang" lucky sedikit kecewa karena waktu berdua mereka sudah habis.


"Oh iya Bos, sebelum pulang aku mau minta izin cuti 3 hari boleh ya! aku mau ke Jogja menemui Kakak aku disana" pinta reinata


"Baiklah kamu antarkan berkas permohonan untukku Dan aku akan menandatanganinya" kata lucky


* segampang itu meminta cuti sama Lucky? dulu aja sama Pak Robet susahnya minta ampun* batin Reinata


*Reinata ke Jogja dengan pacarnya..ngapain mereka ya? kenapa hatiku sakit dan sedih* batin lucky


" Baiklah kalau begitu Terima kasih banyak ya. aku keluar dulu,, bye lucky" kata reinata pamit yang disertai berdirinya dia dari tempat duduknya


" sama-sama reinata" lucky tersenyum pada reinata


Reinata keluar dari ruangan Lucky, Kina hanya tinggal lucky sendirian diruang kerjanya. ia menikmati perasaan yang sedang bergejolak di dadanya. bukan rasa cinta melainkan rasa sakit karena dibakar api cemburu terhadap laki-laki yang memenangkan Hati reinata.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2