
Richie merasa malas untuk makan karena dia kepikiran sama ucapan reinata yang mencintai orang lain selain dirinya.
Renata mulai menyantap makanan yang ada di depannya. dengan lahap dia mulai makan masakan yang sudah tersedia.
reinata melihat Richie yang sedang melamun.
"rich, kamu nggak makan tah.. nanti sakit" reinata mengibas - ibas kan tangannya di muka richie namun tidak ada respon
"rich, mikir apa sih kamu! Richie...Richie Kalau kamu enggak mau makan ya Udah Tak habiskan semua, masakannya mbak kamu enak, pantesan rame restonya.. habis makan langsung antar aku ke kantor ya.. Soalnya hari ini bosnya Baru." celoteh reinata, namun richie masih dalam lamunannya
Reinata terus menyuapi mulutnya, dia sangat puas karena rasa masakannya sesuai dengan lidahnya. sementara Richie tetap terdiam ia tidak bergeming sama sekali dia menatap reinata yang sedang makan. Dia sudah merasa kenyang hanya dengan melihat reinata makan.
"ternyata dia teman kuliah aku namanya Lucky. dia satu angkatan sama aku tapi dia kuliah lagi di Jerman S2. aku nggak nyangka kalau dia adalah anak bos ku dan sekarang menjadi Bos ku padahal dulu dia itu cupu penampilannya ternyata pulang dari Jerman bisa keren kayak gitu" reinata meneruskan cicitanya.
Renata sudah habis dengan makanannya Dia sangat puas dengan masakan yang dibuat oleh kakaknya Richie
Sementara itu dalam hati Ricky Dia berkata *Apakah Aloncy adalah laki-laki yang dicintai oleh reinata saat ini* Ricky menjadi gelisah dan galau. perasaannya kalut, dia merasa cemburu terhadap lucky.
Apalagi saat reinata meminta Richie mengantarnya kembali ke kantor cepat-cepat padahal dia ingin bermanja dengan reinata.
"Richie,, kenapa nggak makan? padahal enak banget loh. aku aja sampe ketagihan sama sambel nya " kata reinata setelah menyesap habis minumnya
"dibilangin jangan banyak-banyak makan sambel kok tambeng sih" richie sedikit marah
"habisnya kamu nggak makan, sayang banget makanan kamu nggak dimakan. kamu mikirin apa sih ada masalah ta di kantor mu?" tanya reinata
"Enggak ada semua fine, aku cuma seneng aja lihat kamu makan lahap kayak gitu, Oh iya Rei kamu tadi bilang kan kalau habis makan kamu akan kasih tahu aku siapa laki-laki lain yang kamu cintai selain aku" tagih richie pada reinata
" Hahaha ternyata kamu ingat, Apa hal ini yang bikin kamu nggak makan tadi? kamu cemburu ya Rich?" goda reinata yang membuat richie semakin kesal dan berpikiran buruk padanya
"Iya aku cemburu,, aku kan mau jadi suami kamu jadi aku harus tahu apa yang kamu sembunyikan dari aku" Richie merajuk
" iya iya aku cerita.. waktu SD aku dibully sama temen-temenku, komikku diambil terus di sobek habis itu ada anak laki-laki yang bantu aku buat ngusir anak-anak yang ganggu aku. terus aku dikasih luffyku, sampai sekarang aku masih penasaran sama dia. Aku pengen ketemu sama dia... dia itu pahlawan buat aku" reinata menjelaskan
__ADS_1
" Emang kamu dulu sekolah di SD mana aku dulu sekolah di SD pelita hati" kata richie
" loh kamu dulu sekolah di pelita hati kok nggak pernah ketemu kamu ya" kata reinata merapikan baju dan rambutnya
" Iya aku sekolah di SD pelita hati cuma sebentar soalnya Papaku pindah ke Jakarta Kami sekeluarga juga ikut ke sana, Terus waktu SMP aku balik lagi ke Surabaya sampai aku SMA kelas satu. trus aku keterima di TIMNAS jadi balik ke jakarta lagi" jawab richie
"Oohh.. kita pas SD beda kelas kali ya. aku dikelas A , aku dari SD sampai aku lulus kuliah di Surabaya nggak kemana-kemana. hambar ya hidupku rich" kata reinata sembari tertawa. namun tiba - tiba saja tangan richie memegang bibir reinata, jantung reinata berdegup kencang, serasa mau copot dari tempatnya. ada sisa nasi disana, di usaplah dengan jari kekar richie.
"aku dulu di kelas B, kelas 2 baru pindah jakarta. Rei, kamu tahu siapa nama anak laki-laki yang membantu kamu itu?" tanya richie sembari memandang tulus mata reinata.
"Enggak... aa-aku nggak tahu namanya Rich, yang aku tahu dia juga suka komik seperti aku soalnya dia ngasih aku luffyku. Oh ya aku ingat di tasnya itu ada inisial R gede banget. " kata reinata gelagapan. dia malu di tatap seperti itu oleh richie
Richie berguman dalam hati *jangan-jangan ini dia Reinata anak perempuan yang ku tolong dulu dan kuberi Mini Figure One Piece*
" Ya sudah , sekarang waktunya untuk kamu kembali ke kantor. Aku nggak mau kamu kena masalah sama bos baru kamu" kata richie sembari tersenyum manis , membuat darah dan jantung reinata seketika berhenti.
Lagi-lagi reinata dibuat melayang oleh nya, pangeran tanpa kuda putihnya.
#############################
Lucky POV
Diperusahaan Pristama Grup
Lucky mondar mandir dari tadi membuat asistennya bingung. Lucky barusaja merekrut seorang asisten pribadi untuknya, dia adalah aries teman kuliah saat di surabaya dan juga teman reinata.
"Bos, kamu kenapa dari tadi mondar-mandir terus, apa ada sesuatu hal yang mengganggu pikiranmu" tanya Aries
Lucky tidak menghiraukan perkataan Aries, dia terus mondar mandir. Dia memandang keluar jendela melihat apakah reinata sudah kembali ke kantor.
"woiy bos kamu sedang menunggu siapa, Apakah wanita itu?" tanya Aries kembali
"bisa diam tidak! kamu tuh laki-laki tapi cerewet" lucky kesal
__ADS_1
Lalu Lucky melihat sebuah mobil berwarna hitam parkir di depan pintu perusahaannya yang membawa Reinata pergi saat jam istirahat tadi. Benar saja dia melihat reinata turun dari mobil itu.
"aku ingin kamu Mencari tahu siapa calon suami reinata " Lucky memerintah Aries. Lucky merasa cemburu dan kesal.
"Hahaha ternyata benar dugaanku, kamu masih suka sama cewek aneh itu" ucap aries
"Aries jaga ucapanmu ya! Reinata adalah cinta pertamaku." Lucky marah mendengar ucapan Aries
"Ya udah kalau gitu aku pergi dulu, akan kucari semua informasi tentang calon suami reinata kamu tenang saja " aries meninggalkan Lucky sendiri di dalam ruangannya.
#####################
Reinata POV
Sementara itu reinata yang baru turun dari mobil berpisah dengan Richie.
"nanti aku jemput kamu ya Beb" kata richie
" lah kalau kamu jemput aku mobilku dibawa siapa?" tanya reinata
"Iya nanti aku sama Manager fue, Aku mau ngajak kamu jalan-jalan ke Tunjungan" jawab richie
" Hahaha jangan ke Tunjungan dong, aku capek jalannya" tolak reinat Sambil merengek
"terus kamu pengen ke mana? " tanya richie
"Gimana kalau kita ke Malang aja aku pengen makan ketan susu" jawab reinata sambil mengedip - ngedipkan matanya
.
.
.
__ADS_1