Married My Ex-Boyfriends Uncle

Married My Ex-Boyfriends Uncle
Episode 42


__ADS_3

Lucky menyalakan motor nya dan pergi kerumah sakit meninggalkan mobilnya dijalan. Nanti pun pasti akan ada yang mengambil alih membawa ke kantornya pikir lucky.


Abirama masih terpaku di tempatnya, dia tidak menyangka akan mendapat rejeki nomplok pagi itu. Jumlah uang yang diberikan lucky padanya bisa dipakai untuk membeli 3 motor yang sama dengan motor lamanya. dia akan membangun sebuah usaha kecil-kecilan dirumah untuk membantu perekonomian keluarganya.


Lucky masih khawatir pada reinata, dia mencoba menghubungi reinata namun tidak ada jawaban disana.


Dengan penuh perjuangan lucky akhirnya sampai dirumah sakit. Lucky berlari ke kamar reinata dan mendapati depan kamar reinata sudah penuh dengan orang.


"permisi.. permisi.." kata lucky menerobos masuk.


Lucky berhasil sampai di depan kamar reinata dirawat, Bang tyo menyambut kedatangan lucky.


"Tuan Lucky,, apa kabar?" tanya bang tyo


"Kak tyo, bagaimana keadaan reinata?" tanya lucky penuh khawatir


"anda lihat sendiri ,, mari masuk" kata bang tyo


Lucky dan tyo masuk kedalan ruang inap reinata, lucky menghampiri reinata yang masih terduduk lesu dan terdiam. air matanya terus mengalir, lucky dapat merasakan kesedihan yang dirasakan reinata.


mungkin ini ke dua kalinya lucky melihat reinata sangat sedih dan terluka. lucky memberanikan diri mendekati reinata yang sedang bersama dokter farel.


"bagaimana kondisinya dok?" tanya lucky


"jiwanya terguncang, kita harus segera membuat dia tenang agar tidak mempengaruhi sakitnya" kata dokter farel


*Ya Tuhan reinata.. aku janji akan merawatmu* kata lucky dalam hati


"Dokter, saya ingin bicara dengan anda" kata lucky


"Baik pak. mari keruangan saya" kata dokter farel


❤❤❤❤❤


Dokter Farel POV


(Sebelumnya saat reinata dan dokter farel berdua)


"Reinata.. saya minta maaf.. bukan maksud saya membuat kamu dan richie begini" kata dokter farel


Lalu tidak sengaja dokter farel menduduki remote tv dan membuat tv menyala lagi. dia menyaksikan siaran langsung reviana dan richie di televisi sedang mengumumkan hari pertunangan mereka. dokter farel paham, dia sadar penyebab reinata syok bukanlah soal operasi rahimnya. melainkan berita di televisi, dia sangat bersyukur karena belum mengatakan hal yang sebenarnya.


*Untung aku belum memberi tahu rahasiaku dengan tuan fuad. ya tuhan kasihan sekali reinata ini* kata dokter farel dalam hati


"Reinata.. yang sabar ya. saya mengenal richie sudah lama sekali. dia bukan lah orang yang tega menyakiti orang yang dia sayang terkecuali karena beban ancaman dan tekanan. percaya sama saya" kata dokter farel

__ADS_1


"Reinata, tolong sadarkan dirimu. kamu sedang sakit.. kalau begini terus kamu bisa...." dokter farel tidak meneruskan bicaranya karena dia merasa sia-sia bicara dengan orang yang sedang tidak pada dirinya.


Dokter farel membiarkan reinata dengan kesedihannya lalu seseorang datang menghampiri reinata.. yaitu Lucky.


(flash back off)


#########################


Dokter farel mengajak lucky masuk kedalam ruangannya.


"jadi bagaimana keadaan reinata dok? apakah sangat serius sekali?" tanya lucky penuh khawatir


"sebelumnya saya mohon maaf tuan, apa hubungan tuan dengan nona reinata?" tanya dokter farel


"saya adalah bos nya, saya harus tahu bagaimana keadaan pegawai saya" kata lucky


"ah seperti itu. tapi saya minta maaf tuan. saya sudah berjanji pada tuan richie untuk tidak memberitahu siapapun terkecuali padanya" kata dokter farel


"tolong dokter, saya berjanji akan menjaga rahasia ini" kata lucky meyakinkan dokter farel


Dokter farel memutuskan untuk memberitahu Lucky mengenai kondisi reinata yang lain. Lucky berinisiatif untuk menggunakan kesempatan ini mengambil reinata dari richie.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Disisi lain Richie merasa sangat menyesal dengan perbuatannya pada reinata.


Ppllaaakkk... Sebuah tamparan keras mendarat dipipi kanan richie dari ibunya.


"Apa yang kamu lakukan Le! Bagaimana bisa kamu akan menikah dengan Artis sombong dan tidak tahu tata krama itu? Bagaimana dengan reinata.." tanya ibunda richie dengan nada tinggi


"Ma.. richie bisa jelaskan. ini rumit ma.. mari kita duduk dulu" richie mencoba menenangkan hati ibunya sambil memegangi pipinya yang sakit dan panas akibat ditampar ibunya.


Richie menceritakan kejadian sebenarnya pada ibunya, awalnya ibu richie tidak terima namun lama - lama beliau mengerti. tetapi tetap saja, ibunya ingin reinata yang menjadi menantunya.


"Baiklah, kamu istirahat sana. mama akan meminta fero menjemput mama untuk melihat kondisi reinata di rumah sakit" kata ibu richie


Seseorang yang ditunggu datang dengan sendirinya, dengan langkah tergesa-gesa fero masuk kedalam rumah. di pukulnya wajah richie oleh fero dua kali sehingga menyebabkan lebam di pipinya.


"Bangs*t kau Om! " pekik fero


Richie tidak membalas pukulan fero, dia hanya memegangi pipinya lagi. Darah segar mengalir dari mulutnya, mungkin giginya yang menggores pipi bagian dalam.


Ibunda richie melerai perkelahian antara anak dan cucu nya itu.


"Sudah..sudah.. kalian seperti anak kecil saja!" teriak ibu richie

__ADS_1


"sudah.. sudah.. fero antar nenek ke rumah sakit dan richie kamu tidurlah. pikirkan baik-baik tentang reinata dan keputusan gila yang kamu ambil. ibu pergi dulu" kata ibu richie


Fero puas dan pergi mengantar kan neneknya setelah meninju pipi pamannya itu. Mereka berdua pergi kerumah sakit untuk menjenguk reinata dan ingin mengetahui keadaannya.


.


.


Sesampainya dirumah sakit , fero dan neneknya segera menuju kamar rawat reinata. Namun saat setelah mereka membuka pintu , reinata tidak ada ditempatnya.


Hanya ada petugas kebersihan rumah sakit yang membersihkan ruangan bekas reinata dirawat.


Fero bertanya pada petugas kebersihan itu,.


"Maaf mbak, dimana pasien yang dirawat disini?" ujarnya


"Saya tidak tahu pak, saya hanya bertugas membersihkan rumah sakit"


"apa mbak tahu kemana? pindah atau kemana gitu? " tanya fero lagi


"Maaf, saya tidak tahu pak" jawab petugas itu seraya meninggalkan kamar rawat itu setelah bersih


Nenek fero panik dan menyuruhnya untuk menelpon richie atau kakak reinata.


Fero menelpon pamannya, namun tidak ada jawaban disana. lalu menelpon bang tyo kakak reinata namun tidak ada jawaban disana.


fero berlari meninggalkan may dan neneknya menuju ruang administrasi rumah sakit. dia ingin menggali informasi dari sana tentang keberadaan reinata.


Namun pihak rumah sakit tidak mau memberitahu keberadaan reinata. tentu saja ini karena dibawah kuasa Lucky.


Fero kembali pada may dan neneknya dengan rasa kecewa dan penyesalan yang amat dalam.


"Ya Tuhan, aku memang ingin mereka berpisah. namun jangan pisahkan denganku juga. reinata" kata fero memegangi kepalanya.


Fero memutuskan untuk mengantar keluarga nya kembali pulang.


############################


cckiiiiiiiiirtt.........dddduuuuuaaaaaaaaarrkkkkkkk


Terdengar suara dentuman, Sebuah mobil sport hitam menghantam minibus berpenumpang 2 orang tua dari arah berlawanan.


Richie memegangi kepalanya yang berdarah akibat benturan keras dengan stir mobilnya dan melajukan kembali kendaraannya setelah kesadarannya kembali.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2