
Fero tidak berkata apapun, dia langsung duduk di kursi. Fero mengambil ponselnya berniat untuk memanggil seseorang.
May yang merasa ada kesempatan bertanya ingin membuka obrolan dengan fero.
"Mas Fero aku mau..." May belum sempat meneruskan bicaranya , fero bangkit dari duduknya
"Hallo, lucas aribowo.. Bro! gimana kabarmu?" kata fero menyapa seseorang di seberang sana.
*Lucas Aribowo ? siapa ya..* May berkata dalam hati.
Fero meninggalkan May, dia memilih ke tempat yang agak sepi.
"Lucas, aku ada kabar nggak baik ini. Reinata masuk rumah sakit sekarang" kata fero
"astagfirullah, reinata kenapa Fero?" tanya lucas
"Nggak tahu , dokternya belum keluar dari IGD" jawab fero
"kok bisa kamu sama reinata?" kata lucas
"nggak.. kamu salah paham. reinata sama om richie kok Lucas. tadi dia ditemukan sama om richie udah lemes di kamar mandi. sekarang posisi udah di IGD" jelas fero
"ooh.. aku posisi di kalimantan sekarang,, aku titip reinata ya" pinta lucas
"iya lucas, kamu kasih tahu bang tyo ya.. aku nggak punya nomornya" kata fero
"oke , aku tutup dulu ya" lucas mengakhiri obrolan nya dengan fero
Fero kembali duduk disebelah may yang ikut khawatir sedari tadi.
########################
Richie POV
sementara itu Richie yang sedang teleponan dengan kakak reinata mengabarkan jika adiknya sakit dan masih ditangani dokter.
"iya Bang, kalau hasilnya keluar pasti saya akan langsung kabari" kata richie
"tolong ya dik, saya cuma punya reinata. papa sama Mama sudah nggak ada" kata bang tyo
"iya mas, saya akan merawat reinata dengan baik" Richie berjanji pada bang tyo.
Richie juga berjanji selamanya akan disisi reinata untuk menebus kesalahan dimasa lalunya.
"Mas besok akan ke surabaya, malam ini kamu yang jaga reinata ya Richie" pinta tyo pada richie
"iya mas, slow saja.. reinata akan baik-baik saja" kata richie meyakinkan kakak reinata agar tetap tenang
Seorang Dokter keluar dari ruangan IGD. seketika richie mengakhiri obrolannya dengan bang tyo.
__ADS_1
"Mas, dokternya sudah keluar. nanti saya kabari lagi ya..Assalamualaikum" richie mengakhiri panggilannya. dia memasukkan ponsel dalam sakunya dan menghampiri doktet farel yang baru saja keluar dari UGD memeriksa reinata.
"Dokter, bagaimana keadaan calon istri saya?" tanya richie harap-harap cemas.
"Istri anda mengalami keracunan Makanan, Kami masih melakukan cek darah dan meneliti sumber dari racun itu. saat ini boleh di pindahkan ke kamar biasa, saya sudah memberikan obat anti nyeri untuk istri anda" jelas dokter
"Apakah fatal Dok?" tanya richie
"Saya masih belum bisa memutuskan, sepertinya istri bapak makan makanan yang membuat dia alergi. saya permisi dulu" pamit dokter itu
"Makanan.. Alergi? apa...." richie berbicara sendiri. dia mengingat - ingat apa saja yang reinata makan saat bersamanya.
*Nasi sambel, ikan bakar, oseng cumi, pentol bakar, sosis bakar, cumi bakar, es pop, jus melon, es teh, ketan susu? apa dong..* nama makanan itu berputar di otak richie
Fero mendekati Om nya yang Nampak kebingungan.
"Om,, gimana kabarnya reinata?" tepukan tangan fero membuyarkan lamunan richie
"fero, apa reinata punya alergi makanan? dulu kamu kan sering makan sama dia.. apa.. alergi apa dia?" tanya richie bertubi-tubi
Fero mendorong richie keluar dari ruang tunggu, dia tidak ingin May mendengar pembicaraan mereka.
"duh Om,, kalo bahas reinata jangan keras-keras.. aku udah nikah., nggak enak sama May" fero menggaruk-garuk kepalanya
Lucas POV
Lucas yang baru saja mendapat kabar dari fero langsung menelpon bang tyo, namun panggilannya selalu di alihkan.
Kabar reinata sakit membuat lucas tidak bisa tidur kembali, dia memesan tiket pesawat online untuk pulang ke surabaya.
"Aduh rei, kenapa kamu... kok bisa masuk rumah sakit.." Lucas jadi harus menyelesaikan pekerjaannya.
ddrrrttt...ddrrttt... sebuah pesan masuk di ponselnya.
*Lucas, reinata masuk rumah sakit. tadi abang di kabarin sama richie, kamu dimana sekarang?* isi pesan dari bang tyo
*iya bang, saya dikabarin sama fero. posisi di kalimantan, tapi besok pulang ke surabaya nengokin reinata* balas lucas
*oke, abang juga baru besok ke surabaya. sekarang reinata biar sama richie dulu. moga Aja richie bisa ngemong reinata saat sakit*
*iya bang, akupun khawatir. sebab reinata suka mengigau manggil2 almh tante kalau sedang sakit*
*yah.. kasihan sama reinata aku. kalau gitu kamu istirahat lah lucas, jangan khawatirkan reinata. besok kita sama2 jenguk dan jaga dia*
*iya bang*
Bang tyo tidak membalas pesan dari lucas lagi. Lucas meneruskan pekerjaannya sampai pagi, dia ketiduran sebentar. alarm menunjukkan pukul 6 wita, bergegas dia mandi dan segera untuk berangkat ke bandara.
Lucas sudah sampai di bandara, dia langsung berangkat ke surabaya. Lucas sudah janjian dengan fero disana.
__ADS_1
#######################
Pesawat yang ditumpangi Lucas sudah mendarat di bandara internasional surabaya. Fero sudah menunggu kedatangan Lucas.
"hei bro.. gimana kabarmu?" sapa fero saat bertemu lucas
"aku baik, kamu sendirian ta? bojo (istri) mu mana.." tanya lucas saat dia disambut oleh fero di pintu kedatangan bandara
"May pulang, bersih-bersih rumah. reinata dirumah sakit sama richie dan nenek" kata fero
"ooh oke, fero kita sarapan dulu ya bro. aku laper" kata lucas
"oke lucas, pingin makan apa kamu?" tanya fero
"soto lamongan ae hahahah" kata lucas
"oke lets go"
Fero dan lucas pergi keluar dari bandara, mereka mampir ke sebuah warung soto pinggir jalan untuk sarapan. Fero memesan dua mangkuk soto babat dan dua gelas teh hangat.
"Kamu langsung ke rumah sakit ta nanti?" tanya lucas
"mampir rumahku dulu jemput May ya, sekalian aku mau mandi" kata fero
"oke" kata lucas
mereka berdua makan bersama.
Setelah selesai fero mengajak lucas ke rumah neneknya. Disana ada May yang sudah menunggu kedatangan suaminya itu.
"Masuk mas monggo, " sapa May pada fero dan lucas
Lucas terperangah melihat wajah May, dia ingat pada seseorang yang pernah dia sukai tapi meninggalkannya karena harus mengejar impiannya.
(Wajah seseorang beda kan bestie pas natural dan pas di dempul wkwkw 😂😂)
fero langsung pergi ke kamar mandi begitu ia masuk kedalam rumah. Sedangkan Lucas duduk di sofa Sambil memandangi May yang sibuk keluar masuk kamarnya.
"Ya Allah Istrinya fero mirip si dia.." ada rasa sedih menyelubung di hati lucas
Lucas memilih bermain game diponselnya sembari menunggu pasangan suami istri itu selesai dengan aktivitasnya.
Fero selesai mandi dan berganti pakaian, sedangkan May sudah siap dan menunggu di dapur.
"May,, kaos A7X ku mana?" teriak fero
"ada Mas di tumpukan paling atas, sudah ku setrika tadi" kata May bergegas menghampiri suaminya itu
"Aku nggak nemu, sebelah mana sih?" teriak fero lagi
__ADS_1
"nyari tuh pake mata sama tangan, bukan pakai mulut. nggak malu apa teriak-teriak! ada orang lain yang duduk di depan sana" May sie kesal dengan tingkah suaminya yang kenakak kanakan itu.
"hahaha iya maafin aku May, sepertinya aku mulai bergantung padamu" kata fero