
Richie POV
cckiiiiiiiiirtt.........dddduuuuuaaaaaaaaarrkkkkkkk
Terdengar suara dentuman, Sebuah mobil sport hitam menghantam minibus berpenumpang 2 orang tua dari arah berlawanan.
Richie memegangi kepalanya yang berdarah akibat benturan keras dengan stir mobilnya dan terlihat kepulan asap dari mobil yang tak sengaja ia tabrak. Richie panik dan melajukan kendaraannya setelah kesadarannya kembali.
Richie menutup matanya merasakan pusing yang amat dikepalanya. Richie membuka mata, dan bangun dari tidurnya. kepalanya terasa sakit, dia beranjak dari kasurnya menuju kamar mandi.
Richie membasuh mukanya dengan air, terdengar suara ketukan pintu Richie bergegas membukakan pintu rumahnya.
"Loh mama , kalian sudah pulang? apa terjadi sesuatu sama reinata?" tanya richie yang wajahnya masih basah karena tidak sempat mengeringkan dengan handuk
"Reinata Le,, reinata hilang dari kamarnya?" kata ibu richie
"hilang? " pekik richie lalu menoleh kearah fero yang duduk di sofa ditemani istrinya
"Maksud mama gimana? coba mama jelasin pelan-pelan" kata richie yang mengajak ibunya untuk duduk di sofa
"Jadi, Saat kita sampe di rumah sakit... mbak reinata tidak ada dikamarnya Om. kata pihak rumah sakit sudah keluar" may menjelaskan
Richie mencoba untuk menenangkan hatinya, sesuai dengan perkiraannya hal terburuk adalah reinata meninggalkannya terjadi.
"kau puas kan Om, udah bikin reinata terluka. aku sudah peringatkan kamu buat jangan nikah sama reinata kalo kamu nyakitin dia." bentak fero. Dia lupa jika masih ada istrinya, May yang dulu tidak tahu apa-apa sekarang mengerti hubungan fero dan reinata
"fero, jaga ucapanmu! kamu sudah beristri. tidak sepatutnya membela reinata. apa kamu masih cinta sama dia?" kata richie
Fero tak berkutik, lalu pergi keluar rumah. ia ambil kunci disakunya dan mengendarai mobilnya.
May yang kini terluka memilih untuk tidak mengejar suaminya, May menenangkan neneknya yang terus menangisi kepergian reinata.
"Aduh nduukk (nak) kamu dimana sayang, padahal ini semua bisa dibicarakan baik-baik" kata ibu richie
"Om, tolong ceritakan sama May apa yang terjadi sebenarnya. karna May rasa semua ini settingan." kata May
"Entahlah May, tolong tenangkan nenek dulu. aku mau pergi" kata richie yang pergi ke kamarnya
######################
REINATA POV
Reinata bangun dari tidurnya, dia terkejut mendapati dirinya sedang berada dipesawat bersama dengan keluarga kakaknya.
"mas, kita dipesawat? mau kemana?" tanya reinata
__ADS_1
"kamu tenang dulu ya dek, ini semua demi kebaikan kamu" kata tyo tanpa menjelaskan kejadian yang menimpa mereka
Lucky memboyong kakak adik serta keluarga kecil tyo ke luar negri untuk menyembuhkan reinata dari sakitnya. reinata dibawa ke Jerman dan akan mendapat penanganan intensif disana.
Reinata menatap keluar jendela, memikirkan Richie yang dicintainya. Reinata tidak marah, ia hanya terkejut dan kecewa. Ia tahu richie bukan lah orang yang tega menyakiti hati wanita apalagi cinta pertamanya.
Air mata menetes dipipi reinata, membasahi hati nya yang perih karena tersayat oleh situasi yang tidak pernah dia bayangkan.
Reinata memilih untuk pasrah dan terus menatap kosong kearah luar jendela pesawat yang diapun tak tahu akan membawanya kemana sebab tyo tidak memberi tahu apapun padanya.
###################
Lucky sengaja tidak ikut dalam perjalanan reinata ke Jerman, dia akan tinggal beberapa waktu di surabaya dan menyusul reinata.
Bbbraaakkk.....
sebuah pintu terbuka secara paksa oleh seorang Fero Richardo.
"Kamu Bos nya Aries? jawab!" bentak fero
"Be patient (sabar) Bro.. ada apa ini? siapa kamu" tanya lucky pura - pura tidak mengenal fero
"aku Fero, mantan pacar reinata. kemana kamu sembunyikan reinata, HaH !" tanya fero kasar
"wait..(tunggu) apa maksud kamu? sembunyikan? mengapa... reinata kan ada di international hospital, mengapa kamu mencari kesini?" kata lucky
"hey Man.. Saya memang Bos nya reinata, tapi apa urusan saya sama hilangnya dia. saya hanya simpati karna dia sakit dan dia adalah pegawai saya."
"awas kalau kamu bohong, aku bakal bikin perhitungan sama Kamu" Fero pergi meninggalkan ruangan lucky dengan penuh amarah dan sedikit malu. namun dia tidak perduli, dia sangat khawatir dengan reinata.
"WTF " kata lucky sembari tersenyum smirk. menandakan sebuah kemenangan diawal rencananya.
.
.
Fero Mengendarai mobil nya lagi, kali ini menemui Reviana.
sesampai di apartemen reviana, fero memarahi reviana.
"Revi, apa yang kamu lakukan sudah membuat aku kehilangan orang yang aku cintai" kata fero
"loh,, bukan nya itu yang kamu inginkan fero? kenapa menyalahkan aku?"
"iya, aku memang ingin om richie dan reinata pisah, tapi tidak dengan hilang nya reinata "
__ADS_1
"itu Bagus, karena jika reinata pergi maka aku akan leluasa dengan richie.. hahahahah"
"kalau terjadi sesuatu dengan reinata ,kamu harus tanggung jawab! aku akan bongkar semua ini dihadapan om richie"
"bodoh fero! itu sama saja kamu bunuh diri. ini semua kan ide Kamu!" reviana marah diancam oleh fero
"hahahaha aku tidak perduli jika itu membuat reinata kembali. aku benar-benar menyesal telah bekerja sama denganmu" fero meninggalkan reviana
.
.
Richie masih berada dikamarnya, dia tidak tahu harus berbuat apa,, rencana untuk menemui manajer fue ia batalkan sebab kepalanya sakit, tubuhnya seakan tiada daya untuk bangkit , hatinya remuk dan penuh dengan rasa penyesalan yang mendalam.
dipeluknya action figure dari reinata, matanya tertutup dan Air matanya mengalir. sesak dalam dada ia rasakan , kehilangan orang yang paling dia sayangi dan cintai untuk kedua kalinya, ia menyesal menyakiti wanita nya itu. Ia membiarkan alam bawah sadarnya mengenang kebersamaannya dengan reinata.
"Rei, Aku minta maaf atas kejadian hari ini. aku salah tidak menimbang keputusan yang aku buat. aku tidak memikirkan perasaan kamu, aku takut rei.. aku takut kehilangan kamu.. aku takut kamu membenciku.. tapi aku nggak sengaja, karna tiba - tiba mobil orang tuamu ada di depanku dan akupun tidak bisa menghindari tabrakan itu. ku mohon rei.. kembalilah.. dimana kamu sekarang,, aku janji akan membatalkan pertunanganku dengan reviana.. aku mohon.. reinata...reinata..." richie terlelap dalam tidurnya.
Esoknya Manajer fue datang untuk menjenguk bos nya itu, betapa terkejutnya manajer fue melihat richie yang mengigil. badannya panas tinggi , segera dia membawa richie ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Manajer fue sudah tahu kejadian yang dialami oleh richie, ia berjanji akan menemukan reinata dan mengembalikan reinata ke pelukan richie.
.
.
.
Semua orang merasa kehilangan reinata, tak terkecuali Lucas sahabat reinata . dia juga tidak tahu kemana reinata pergi, sebab tyo ataupun reinata tidak memberi kabar padanya.
\#tamat\#
.
.
.
.
.
.
Season 1 sudah tamat ya, tunggu launching season 2 yang insyallah segera akan dirilis.
__ADS_1
Maaf author lagi sibuk ngurusin anak yang mau masuk sekolah, nyiapin surat2 dan perlengkapan sekolahnya sekalian nyiapin mental anak yg mau sekolah. Repot bingits kan 😁 Terima kasih sudah mendukung karya saya ya , salam hangat dari AmazonLily😍