Married My Ex-Boyfriends Uncle

Married My Ex-Boyfriends Uncle
Episode 4


__ADS_3

Tahun 2019


Reinata menyalakan lampu kamarnya, tengah malam dia terbangun dari tidurnya. perutnya lapar,, dia pergi ke dapur untuk memasak mie instan.


Reinata tinggal sendiri dirumah, kedua orang tuanya sudah lama meninggal. sedangkan kakaknya sudah menikah dan menetap di jogja.


Reinata hanya menghidupi dirinya sendiri, Reinata masih suka bermain game disela waktu luangnya.


Reinata vaska sudah berumur 26 tahun dan belum menikah. Dia sarjana ekonomi di universitas negeri surabaya, nilai IPK nya juga bagus. Reinata bekerja di sebuah perusahaan asing di Surabaya sebagai manager keuangan.


Kehidupan sehari-hari reinata sangatlah datar, tidak ada hal lain yang dapat ia lakukan. Bekerja, bermain game dan mendengarkan musik.


Dia sudah jomblo 4 tahun, Bukannya dia tidak mau punya pacar tapi dia masih menunggu seseorang yang pernah menyelamatkannya.


Reinata pernah berpacaran saat dia masuk kuliah semester 2 di Universitas Surabaya.


Fero richardo, adalah mantan pacar reinata saat itu.


Mie yang dimasak sudah matang, dia membawanya ke meja makan., reinata memakan mie langsung dari panci tanpa memindahkannya ke piring.


Reinata menyalakan musik kesukaannya,, akhir - akhir ini kehidupannya sangat kacau. dia bertemu kembali dengan Richie setelah 10 tahun.


Mie di panci sudah habis, reinata bangkit dan mengambil minum.


Dia ingin menghubungi lucas namun takut akan mengganggunya.


Reinata kembali ke meja makan mengambil ponselnya dan kembali ke kamarnya.


perutnya tidak terasa kenyang, dia kembali ke dapur mengambil pisang di lemari es.


lalu melihat ada kaleng minuman kesukaan Fero. Reinata menjadi malas,, dia menutup kembali lemari esnya.


klak.. " ya tuhan.. kenapa aku begini" reinata merasa frustrasi.


dia kembali ke kamarnya dan bermain game.


#############################


Tahun 2012


Hari ini adalah hari pengumuman kelulusan untuk seluruh siswa SMU 1 Surabaya.


Reinata dinobatkan sebagai murid terpandai di angkatannya. Orangtuanya sangat bangga.


Reinata dan Lucas mengikuti undangan SMPTN. Reinata berhasil lolos dan masuk ke Universitas negeri Surabaya, sedangkan lucas lolos dan masuk ke universitas negeri jember.


"aku bakalan kangen kamu yang koplak ini rei.. " kata Lucas


"kalau kangen ya kamu harus mengunjungi aku cas" kata reinata


"aaahhh... nggak terasa SMU 3 tahun akhirnya lewat sudah"


"hmm iya,, nggak terasa ya kita udah dewasa sekarang. "


"kamu kenapa? padahal lolos verifikasi ke  UNESA."


"hmmpp aku tiba-tiba kangen Luffyku "


"ciee kangen Luffy apa richie? "


"kangen Luffy,, marimar.. "


"ih seenaknya aja manggil marimar.. eke chasie.. panggil aku chasie "


"chasie gundulmu! he kamu tuh cowok, nggak seharusnya gemulai gini"

__ADS_1


"ehh.. siapa suruh kita ketuker nyawa. lagian kamu juga,, badannya cewek tapi jiwanya Laki, bisa punya pacar nggak nanti"


"ooh kamu nantangin aku cess cesi? "


"chasie jeng.. bukan cesi aduuh.. emmm.. kalau aku nantangin kamu emang kenapa? berani? "


"aku nggak takut, aku buktiin kalau di kampus nanti aku punya pacar! "


prrokk.. pproook.. prook... Lucas bertepuk tangan


"oke,, kalau kamu menang aku bakal ngerubah diri jadi Laki" ucap lucas


"oke setuju, kalau aku kalah aku akan mengubah penampilan ku jadi feminim, gimana? "


Lucas menyetujui kesepakatannya dengan reinata. lucas tidak tahu reinata punya 1001 cara untuk mengerjai sahabat kecilnya itu.


#########################


Tahun 2013


Suasana kantin kampus mendadak romantis. Banyak bunga mawar merah dan balon terpasang disana.


"Reinata Vaska.. maukah kamu menjadi pacar ku? " Fero jongkok dan memegang tangan reinata bak pangeran yang sedang menyatakan cintanya.


"Fero.. fero.. bangun ah.. malu tau" kata reinata


Fero tetap pada posisinya. dia masih menunggu jawaban dari reinata.


"Aku tidak akan bangun sebelum kamu jawab pertanyaan ku"


"Oke.. oke.. aku mau" kata reinata


"udah ayo cepet bangun" reinata membangunkan fero.


mahasiswa lain yang menyaksikan kejadian itu bertepuk tangan.


"iya fero" kata reinata dengan senyum terpaksa.


Bukannya dia tidak menyukai Fero, dia hanya tidak suka caranya menyatakan cinta pada Reinata yang dianggap lebay.


"Oke hari pertama kita pacaran,, bagaimana kalau kita kencan.. "


"kencan? "


"iya rei,, kamu mau kemana? "


"yakin kamu mau nemenin aku? "


"karena sudah jadi pacarmu,, aku berjanji akan menemani kamu kemanapun kamu pergi"


"Kalau begitu temani aku ke toko komik, aku mau membeli komik one piece terbaru"


Reinata tahu fero adalah cowok yang benci anime,, tapi ketika menjadi pacarnya fero mau mengikuti selera reinata.


"oke.. sekarang aku masih ada kelas. nanti jam 4 aku selesai bagaimana? "


"baiklah,, aku akan menunggu mu"


penampilan reinata memang sudah berubah semenjak kuliah. dia sudah mulai berdandan, hanya satu yang tidak berubah darinya.. kecintaannya pada kartun one piece dan musik rock.


Reinata menunggu Fero pulang, dia duduk - duduk ditaman.


Reinata memasang headsetnya dan mulai menyalakan musiknya.


*how can you see into my eyes like open doors.. leading you down into my core...* terdengar suara evanessce sedang bernyanyi.

__ADS_1


Reinata mulai masuk dalam alunan musik band itu,, dia mulai menghentak-hentakkan kakinya. dan memainkan tangannya seolah-olah menabuh drum.


Ada sepasang mata yang mengawasinya disana. dia tersenyum melihat tingkah reinata.


"Dia tidak berubah sejak 3 tahun yang lalu aku mulai mengenalnya" guman seseorang itu.


"dia tampak sama,, selalu cantik dengan headsetnya" tambahnya


Seseorang itu lalu pergi meninggal kan reinata.


Reinata menyadari jika ada yang sedang mengawasinya. Reinata menghentikan aktivitas khayalannya. dia kembali membaca buku yang dia bawa.


1 jam kemudian Fero menghampiri reinata.


"Beb,, Lama nunggu nya? " Sapa fero


Reinata menanggalkan headsetnya dan menutup bukunya.


"BEB? maksudmu siapa Fero... " kata reinata


"Ya kamu Beb.. pacarku"


"Jangan panggil Beb ah,, kayak bebek aja sih"


"gimana dong manggilnya? honey.. sayang.. cintaku"


"iihh lebay deh.. Panggil namaku aja nggak apa-apa fer, "


"Yah.. nggak seru dong kalau manggil nama. Kan udah pacaran"


"Fero.. kita baru mulai,, jangan ngelunjak deh. Lagian kamu kena angin apa sih kok bisa -bisanya suka sama aku"


"Kamu tuh unik sayang,, selain itu kamu cantik dan pintar"


"jangan panggil aku sayang,, aku jijik.. belum terbiasa ditelingaku"


"kamu bikin aku kesel deh rei,, nggak bisa! mulai sekarang aku akan memanggil mu Reinata sayang dan kamu harus membiasakannya"


"terserah, ayo berangkat keburu tokonya tutup. soalnya komik baru ini kemarin baru di launching.. takut nggak kebagian"


"iya.. iya.. ayo naik motorku aja"


Reinata dan Fero ke parkiran motor.


"Ayo fero berangkat,, nunggu apa lagi sih? " kata reinata


"pegangan sini biar nggak jatuh" fero melingkar kan tangan reinata pada pinggangnya


*dih.. nih orang banyak banget sih maunya* reinata mengikuti keinginan fero.


Mereka berdua pergi ke toko komik yang berada di sekitaran Mall Galaxy.


Tidak lama,, mereka sampai di toko yang reinata maksud. Fero memarkirkan motornya,,


"Rei.. rei..tunggu dulu" teriak fero


"Apaan lagi sih,, udah meepet nih mau tutup tuh tokonya"


"itu.. kamu mau pakai helm masuk ke tokonya? "


Reinata memengang kepalanya.


*Ya ampun,, kalo lagi Gobl*k nggak ketulungan banget* umpatnya


Fero Richardo

__ADS_1



__ADS_2