
Reinata berucap, ada rasa sedih dan sakit dalam hatinya. sebenarnya reinata masih berharap dia akan balikan sama fero, tapi ternyata dia harus menerima kenyataan jika fero harus menikah dengan orang lain.
"Iya rei,, maafin aku ya.. terima kasih untuk waktumu. aku pergi dulu" pamit fero , ia meninggalkan reinata di cafe itu sendiri
"hati-hati fero" reinata tersenyum sedih. hatinya terluka dalam, rasanya remuk dan mungkin ia tak sanggup untuk menjalani harinya.
Saat ini yang dia butuhkan adalah Lucas,. Reinata benar-benar sudah lepas dari genggaman fero richardo,, reinata menitikkan air matanya.. dia meminum jus pesanannya dan segera kembali ke kantornya.
Richie selalu mengawasi reinata,, dia kasihan melihat wanita yang dia cintai sedang bersedih. richie ingin sekali menenangkan hati reinata,
"sabar richie.. belum saatnya" kata richie dalam hati
###########################
Seminggu setelahnya, acara pernikahan Fero dan May digelar. Acara pernikahan Fero digelar sangat mewah, Reinata pergi dengan Lucas.
"aku udah ganteng belum?" tanya lucas
"udaahh... ngguanteng pooll" kata reinata
"Rei,, isi amplop berapa?" tanya lucas
"terserah kamu, nggak pakai juga nggak ngaruh" jawab reinata
"hahaha yaa nggak enak lah,, 500rb aja gimana?" tanya lucas lagi
"terserah kamu lah,," jawab reinata
"okee sudah siap, ayo berangkat" ajak lucas
Reinata dan lucas pergi hotel di gelarnya pernikahan fero dan May. Satu jam perjalanan mereka sampai, Reinata menulis namanya dan lucas di buku tamu.
Acara pernikahan fero di gelar di sebuah hotel mewah di surabaya. megah dan mewah adalah kesan yang dapat di lihat dari tata ruang dalam acara itu.
Di tengah-tengah ada pelaminan yang besar berdekorasi bunga hidup nan cantik membuat reinata terkagum.
*Andai yang disana adalah aku* batin reinata
Tidak dapat dia pungkiri bahwa masih ada perasaan sayang terhadap fero di dalam hatinya.
Reinata menatap sekeliling ruangan, pandangannya tidak fokus sehingga dia tidak sengaja menabrak seseorang.
Tas reinata jatuh dan isinya berceceran. Laki-laki itu membantu memungut isi tas reinata. tangan laki-laki itu mengambil sebuah sapu tangan bergambar one piece yang berinisial R.
Reinata bangun dan mengucapkan terima kasih. reinata terkejut pada seseorang yang dihadapannya.
__ADS_1
*Tidak..tidak mungkin.. benarkah kamu?* guman reinata dalam hati
"Reinata.." sapa orang itu
Reinata masih terpaku, Richie membuyarkan lamunannya.
"eh.. maaf apakah kamu mengenal saya?" tanya reinata
"Hahah kita belum kenal ya? aku Richie Alehandro CEO PT Bintang" richie memperkenalkan dirinya pada reinata yang masih tecengang padanya
"Richie.." suara reinata memelan.
Ya benar, dia adalah richie.. orang pertama yang menyatakan cinta padanya.
"Rei,, kamu tidak mengingatku? bagaimana dengan ini" richie mengeluarkan sebuah ponsel yang ada gantungan action mini figure luffyku dari kantongnya.
"Luffyku.. " spontan reinata mengambil dari tangan richie namun dengan cepat richie menghindar
"Rei,, kamu jahat sekali. kamu tidak mengingatku tapi selalu ingat luffyku" Richie sedikit merajuk
"Tidak richie, aku ingat kamu,, hanya saja aku takut salah mengenalimu" kata reinata tak kuasa membendung air matanya
"Rei, mari kita mencari tempat untuk ngobrol bersama" ajak richie
"sudah 10 tahun nggak ketemu, bagaimana kabarmu Richie?" richie mencoba membuka percakapan mereka
"Alhamdulillah,, aku baik. kamu bagaimana?" jawab reinata sembari melempar pertanyaan pada richie
"Ya seperti ini keadaanku.." jawab richie yang membuat reinata penasaran
"Bagaimana kabar keluarga mu reinata?" tanya richie
"kedua orang tuaku sudah meninggal dunia empat tahun yang lalu, bang toyib sudah nikah dan punya anak,, dia tinggal di jogja" jawab reinata sedih
"Ah maafkan aku rei,, aku nggak tahu.." kata richie cepat - cepat menenangkan reinata
"hahaha nggak apa-apa richie,, karir sepakbolamu bagaimana?" tanya reinata basa basi, walaupun dia tahu jika richie sudah tidak main sepak bola lagi
"Aku sudah lama nggak main, saat ayahku wafat aku disuruh menggantikan beliau jadi CEO perusahaan keluarga" jawab richie
"ooh,, Maafkan aku" reinata pura-pura sedih
"kamu tinggal sama siapa rei?" tanya richie lagi
"sendiri,, " jawab reinata pendek karena dia canggung dengan richie yang semakin tampan dan keren dihadapannya.
__ADS_1
"Lucas?" tanya richie lagi yang juga merasa canggung dengan penampilan reinata yang sangat anggun dan cantik malam itu.
"kamu masih ingat dia,, aku datang sama dia tadi. eh ngomong-ngomong kamu kenapa ada disini richie?" kata reinata yang masih penasaran dengan orang yang baru dia jumpai lagi setelah bertahun-tahun lamanya tidak berjumpa
"hahahah ini kan acara pernikahan keponakanku rei,," jawab richie enteng
"Hah.. siapa.. fero atau May?" tanya reinata penasaran
"Fero,, " jawab richie singkat
"Apa? fero itu keponakanmu!" kata reinata sedikit teriak karena terkejut mendengar apa yang dia dengar barusaja. Reinata kaget mendengar ucapan richie.
*wah gaswat ,,, tapi kok kelihatannya umurnya sama ya* kata reinata dalam hati
"iya , fero adalah anak mbakku yang no 5. aku anak ibu yang terakhir. fero dan aku lahirnya bareng, cuma lebih tua aku 6 bulan" jelas richie pada reinata yang terbengong, mungkin ini adalah kejutan bagi reinata.
Richie beruntung fero tidak pernah menceritakan tentang dirinya kepada reinata dulu.
"jadi neneknya fero itu ibu kamu?" tanya reinata , ia butuh kebenaran tentang richie dan fero
"iya rei,, kamu temannya fero kuliah?" tanya richie. sebenarnya richie sudah tahu jika reinata adalah mantan pacar fero, namun dia ingin mengetes kejujuran reinata.
"aku.. sebenarnya aku mantan pacarnya fero" jawab reinata dengan suara pelan
Richie berpura-pura kaget saat reinata mengatakan kejujurannya.
"loh,, kamu mantan pacar nya fero? Ya Allah dunia sempit sekali ternyata" richie pura-pura kaget mendengar pengakuan reinata
"hahaha iya richie,, aku juga nggak nyangka kalau kamu tuh pamannya fero.." kata reinata dengan senyum pahitnya
"trus aku pantesnya jadi apanya fero , rei?" tanya richie menggoda reinata
"Kakaknya,, kalian seumuran kan?" jawab reinata polos
"wkwkwk... semua orang mengira kami adalah kakak adik. tapi nyatanya dia keponakanku." kata richie dibarengi dengan tertawanya.
Reinata menatap tajam kearah richie, melihat setiap detail wajahnya dan perawakannya.
*banyak berubah dan makin tampan* katanya dalam hati. Jantungnya berdegup kencang tatkala melihat senyum dan tawa richie yang renyah. Perasaan yang dia simpan meledak begitu saja. hatinya penuh dengan kupu-kupu, Rasa yang pernah richie tinggalkan untuk nya, kini ia siap untuk membalasnya. Reinata sudah jatuh cinta pada Richie, Orang pertama yang dengan gagah menyatakan cinta padanya.
"oh iya rein, kamu mau nggak cerita kenapa orangtuamu meninggal? eh maksudku pengen tahu aja.. nggak apa-apa kan" tanya richie pada reinata, ia ingin memastikan sesuatu hal pada reinata.
Pertanyaan richie membuyarkan fantasi reinata terhadapnya, dengan sedikit sedih reinata menceritakan kejadian pilu nya itu.
"iya waktu itu.." reinata mulai bercerita..
__ADS_1