
Mereka berdua terdiam, suasana menjadi canggung. Reinata tidak menyangka akan terjadi seperti ini.
"Kalau tidak ada yang dibicarakan lagi, saya pamit undur diri" reinata bangkit dari kursinya dan pergi meninggalkan lucky yang sedang melamun.
Lucky tidak bergeming, dia hanya menatap reinata yang sepertinya sedang marah. dalam hatinya sedikit terasa sakit, Reinata masih menolak dirinya bahkan denga perubahan yang ia lakukan untuk reinata.
"rei, sudah berubah demi kamu ,, apa kamu masih tidak bisa menerima cintaku" guman lucky.
#########################
Reinata POV
Sementara itu reinata kembali ke meja kerjanya dengan lesu, dia tidak menyangka jika lucky masih mengejarnya. Lucky memang sudah banyak berubah, tapi hati reinata sudah di menangkan richie.
Biibb...bibb...bibb..
sebuah pesan masuk diponsel reinata.
*Rei, makan siang bersama yuk. nanti aku ke kantor kamu*
*iya richie, kita makan di kafe dekat kantor saja*
*hahaha enggak mau, kita ke restoran kakakku saja. nanti ku kenalkan kamu sama dia*
*😯 aku belum siap richie*
*😁 nggak apa2 rei, see u ❤*
Reinata menutup obrolannya, ada getar rindu yang menyeruak ke dalam hati reinata.
Tuhan, apakah memang richie adalah jodohku?
Reinata kembali menatap layar komputernya.
#########################
Richie POV
Richie tidak sabar ingin mengenalkan reinata pada keluarga besarnya, dia tidak perduli masa lalu reinata yang pernah pacaran dengan Fero keponakannya . Dia hanya perlu dukungan dan Restu dari ibunya saja.
Richie membelai foto reinata di ponselnya yang dia dapat dari memotret sembunyi-sembunyi dan menyuruh sahabatnya saat Mereka masih SMU.
"Reinata,, aku tidak percaya bisa mencintaimu sedalam ini. Banyak wanita yang mengejarku sampai saat ini, tapi cintaku ke kamu nggak akan berubah. Rei,, kamu telah mencuri hatiku" guman Richie pelan seraya mengenang masa SMA bersama reinata
Seseorang mengetuk pintu ruangannya.
tok..tok..tok.. suara pintu diketuk
"masuk" perintah richie
Manajer Fue masuk membawa beberapa berkas untuk richie.
"Bos, Kita mendapat kabar baru PT Prismata Grup sekarang sudah ganti kepemimpinan,, saat ini pak Robert telah digantikan oleh anaknya yang baru saja pulang dari jerman" lapor manajer fue pada richie
"siapa dia" tanya richie
"yang saya dengar dia bernama Aloncy Prismata , lulusan S2 universitas jerman. Saya takut kita akan kalah tender kali ini dengan PT Prismata Grup, mengingat pemimpin yang baru lebih kompeten dari yang sebelumnya. Dan Bos,, mata-mata kita melihat Tuan Aloncy mendekati nona Reinata." sambung manajer fue
__ADS_1
"hem.. selidiki semua tentang tuan Aloncy jangan ada yang terlewat. kamu boleh pergi" kata richie yang sedikit cemas
"siap bos, permisi" Manajer Fue meninggalkan richie sendiri.
"PT Prismata.. sepertinya mereka sudah mulai melangkah. Reinata bekerja disana,, aku ingin tahu siapa aloncy itu, aku tidak akan membiarkan dia mengambil reinata" guman richie pelan.
Waktu makan siang tlah tiba, Sesuai perjanjian di Wa Richie menjemput reinata di kafe kantornya.
"Rich, kamu sudah sampai?" reinata menghampiri richie yang sudah menunggu reinata didalam kafe.
"baru saja sayang" kata richie manja
"hahahah aku kok gelay ya dengar kamu bilang sayang" ejek reinata
"hm.. kamu nggak suka ku panggil sayang?"
"dih.. gimana ya,, telingaku rasanya seperti di tusuk tugu pahlawan hahaha"
"hmm.. apa kamu masih ke ingat sama Fero?"
"enggak lah rich, aku juga nggak suka dipanggil sayang sama fero. aneh gitu aku dengernya"
"trus kamu maunya dipanggil apa rei?"
"panggil namaku aja"
"tiga kali nggak?"
"setan dong aku, asemm"
"Hahaha,, ayo berangkat. restoran kakakku nggak jauh dari sini kok, jadi nanti kita bisa balik kantor cepet"
"panggil sayang dong rei, pleasee"
"dih, kamu manja ya sekarang"
"kalo nggak panggil sayang aku nggak berangkat"
"ya sudah aku tak turun aja"
"jangan.. jangan.. aku kalah deh"
Mereka berdua keluar kafe dan masuk mobil. ada sepasang mata mengawasi reinata dari jauh, Hatinya sedikit terluka melihat reinata bersama laki-laki lain.
"siapa dia rei, apakah dia calon suamimu? " guman lucky.
#####################
Sementara itu Richie mengemudikan mobilnya menuju restoran kakaknya.
"hahahahahah,, mau makan apa nanti?"
"Batagor pedes aja sama jus melon"
"jangan makan pedes-pedes lah, nanti sakit perut"
"tenang aja, orang surabaya lambung nya kuat-kuat kok"
__ADS_1
"dibilangin kok bandel sih, jeweerr"
Richie mencubit hidung reinata. Ada rasa yang tidak biasa dalam hatinya, jantungnya tiba-tiba berdegup kencang, ritmenya tidak karuan.
"apa an sih rich,, " reinata malu. richie hanya tersenyum melihat tingkah reinata.
Hanya lima belas menit mereka sudah sampai di resto milik kakaknya itu.
Mbak Ratna menyambut kedatangan richie dan reinata dengan senang.
"Haloo sayang,, reinata masuklah.. mbak sudah siapkan masakan spesial buat kalian" sapa mbak ratna. dia adalah anak ke 4 dari ibunya richie dan kakak dari ibu nya fero.
"iya mbak.. terima kasih ,, maaf merepotkan"
"nggak apa-apa reinata, habis ini kamu kan jadi anggota keluarga. eh sampai lupa ya,, aku mbak Ratna kakak nya richie , aku anak no 4,, aku bu de nya Fero" kata mbak ratna
"iya mbak, "
"Mbak tahu kok kalau kamu pacaran sama fero dulu, tak pikir kamu sampai nikah sama fero. nggak tahu nya fero nikah sama May anak teman kerja e adikku" kata mbak ratna lagi
"sudah mbak,, jangan bahas masa lalu. aku nggak mau timbul masalah antara aku dan fero , dia sudah nikah biarkan mereka bahagia" kata richie
"hahahah maaf ya rich.. sudahlah.. ayo di maem,, tak tinggal melayani tamu yang lain" kata mbak ratna meninggalkan richie dan reinata.
Richie memandangi reinata,, wajah reinata tidak berubah sejak dulu. tetap cantik dan imut, dia memang memiliki wajah bayi atau bahasa kerennya baby face. meskipun umurnya sudah 26 tahun namun dia tidak kelihatan tua. kulitnya putih dan halus, hidungnya mancung dan bibirnya yang sexy membuat laki-laki jatuh cinta padanya.
Sejak reinata kuliah dia memang sedikit berdandan, tapi richie sudah melihat kecantikan reinata sejak SMU. selain cantik, tingkah aneh dan kesukaannya pada musik rock dan komik membuat richie semakin jatuh cinta pada reinata.
"liat apa sih, makanan segini banyak masa mau dilihat aja" reinata membuyarkan lamunan richie
"aku hanya sedang memandangmu rei, wajah kamu dari dulu tidak berubah.. tetap cantik,, malah sekarang lebih dan tambah cantik"
"hahahah bisa aja kamu rich, ayo dimakan.. kamu nggak lapar ta?"
"rei..rei.. sama calon suami kok kasar sih ngomongnya"
"iya.. maaf richie,, aku sudah terbiasa begini. kalau kamu nggak suka kamu boleh ninggalin aku kok"
"tuh kan mulai bertengkar lagi, reinata.. tolong lah kita saja belum nikah sering bertengkar, bagaimana nanti.."
"rich, aku sudah katakan padamu jika aku belum siap. tapi kamu memaksa ku menikah denganmu."
"rei,, aku tanya sama kamu. apa sekarang kamu ada pria lain yang kamu cintai?"
"Ada"
"siapa?"
"sudahlah, aku juga nggak tahu dia siapa."
"kenapa kamu bicara begitu? kamu tidak boleh ada rahasia sama aku rei."
"iya nanti ku kasih tahu setelah kita selesai makan"
.
.
__ADS_1
.
.