
Richie memikirkan perkataan revi, dia menimbang-nimbang segala sesuatu yang akan terjadi jika reinata mengetahui rahasianya. Tidak menunggu waktu lama, Richie menyetujui permintaan Revi demi reinata.
"Baiklah, aku setuju. aku akan meninggalkan reinata" kata richie
"waaah.. cepat sekali kamu mengambil keputusan rich. Baiklah.. kita awali dengan konferensi pers besok di hotel Diamond. aku akan mengundang wartawan dan kamu harus katakan jika kita akan menikah" kata revi bahagia
"Baiklah, lakukan apa yang ingin kau lakukan. tapi jangan pernah menyakiti reinata walau hanya sehelai rambutnya. Kamu harus jaga rahasia ku, jika dia tahu.. aku pasti akan mencarimu.. menghancurkanmu dan lalu membunuhmu" ancam richie
"tenang saja sayang, aku akan tutup mulutku rapat-rapat. kalau begitu aku pergi dulu ya.. aku akan mempersiapkan semuanya" revi mencium pipi richie namun richie menolaknya.
"Baiklah aku memaafkanmu karena menolak ciumanku, tapi besok kamu tidak akan pernah menolaknya. hahahaha" Revi meninggalkan richie yang terduduk lesu dikursinya.
Revi keluar ruangan richie disusul manajer fue yang langsung masuk kedalam ruangan.
"Bos, apa yang terjadi.. sepertinya kamu kesakitan" tanya manajer fue
"tidak ada mannajer fue, aku hanya kelelahan. Tolong tanyakan pada fero keadaan reinata. aku akan istirahat sebentar disini." perintah richie
"baik bos." Manajer fue segera menghubungi fero untuk menanyakan keadaan reinata namun ia urungkan. dia sendiri akan ke rumah sakit untuk memastikan keadaan reinata.
😢😢😢😢😢😢😢
Hari sudah malam, walau reinata belum siuman dari bius nya reinata sudah dipindah ke kamar perawatan. Lucas berpamitan pada bang tyo akan kembali ke kalimantan karena ada kendala dengan proyek bendungannya.
"Oke makasih lucas, kamu hati-hati dijalan. " kata bang tyo
"Maaf ya bang, aku nggak bisa nemani abang merawat reinata." kata lucas
"nggak apa-apa kok, kan ada richie dan keluarganya" kata bang tyo
"Kalo gitu aku pamitan sama reinata dulu ya bang" kata lucas
"iya lucas. take care" kata bang tyo kembali duduk di kursi sedang lucas masuk ke dalam kamar rawat reinata.
kkleekk...
__ADS_1
Reinata masih tertidur, entah dia sedang bermimpi apa. Lucas masuk perlahan menghampiri reinata, membelai rambut lembut reinata..
"Rei, aku balik dulu ya. mendadak ada masalah sama proyekku. ada bang toyib diluar jagain kamu, may sama fero pulang.. kalo richie dia belum datang lagi sejak siang tadi. semangat ya rei.. cepat sembuh..aku pulang dulu. aku janji bakal nemenin kamu.. bye reinata" kata lucas.
Lucas mencium kening reinata, ciuman untuk adik perempuannya. lucas memang menyayangi reinata namun hanya sebatas saudara karena lucas dan reinata masih sepupu.
Lucas beranjak dari kursi dan keluar dari ruangan, dia berpapasan dengan Manajer fue yang baru akan masuk kedalam ruangan reinata.
"Eh.. Maaf mas." kata lucas
"haha tidak mas, saya yang minta maaf. Apa reinata sudah sadar?" tanya manajer fue
"belum, mungkin besok pagi.. kalau boleh tahu.. mas ini siapa?" tanya lucas seraya mundur, masuk lagi kedalam ruangan dan disusul manajer fue yang masuk.
"saya fuad sebastias, temannya richie alehandro. " manajer fue memperkenalkan dirinya pada lucas
"ooh.. saya lucas aribowo.. sepupunya reinata. ada urusan apa mas fuad kemari?" tanya lucas
"saya diutus oleh richie untuk melihat keadaan reinata." jawab manajer fuad
"richie sedang sibuuk, ada kolega dari jepang ingin bekerja sama dengan perusahaannya" kata manajer fue
"ooh.. iya. aku juga ada janji dengannya malam ini. tapi maaf, aku harus kembali ke kalimantan sekarang juga. sebab proyekku sedang bermasalah. aku tinggal ya mas fuad. titip reinata" kata lucas seraya menjabat tangan manajer fue
"baik mas lucas, hati-hati dijalan" kata manajer fue menjabat tangan lucas
Lucas membuka pintu pelan-pelan dan keluar. Manajer fue menghampiri reinata yang masih tergolek lemah di brankernya.
Manajer fue duduk di kursi sebelah reinata.
"Rei,, aku tidak tahu apa kamu akan mendengar ucapanku tapi yang pertama aku minta maaf atas nama richie. kuatkan hati mu setelah ini ya.. kamu tidak boleh membenci richie sedikitpun karena yang dia lakukan adalah untuk membuatmu tetap aman. pada waktunya richie akan menjelaskan semua sebab ia melakukan hal ini kepadamu. reinata.. sekali lagi tolong maafkan richie" kata manajer fue
Seorang suster jaga masuk kedalam kamar reinata untuk melakukan cek up kondisi reinata. Manajer fue mempersilahkan suster memeriksa keadaan reinata.
"Bagaimana keadaannya suster?" tanya manajer fue
__ADS_1
"kondisinya sudah stabil, apa anda calon suaminya?" tanya suster
"Bukan suster. saya temannya.. kebetulan saya baru senggang dan bisa menjenguk dia sekarang" jawab manajer fue
"ooh saya kira anda tuan richie alehandro, karena ada suatu hal yang ingin dokter farel katakan padanya" kata suster
"memangnya hal apa suster, saya adalah tangan kanan richie alehandro" kata manaker fue
"aah saya tidak tahu tuan, silahkan anda menemui dokter farel untuk lebih jelasnya" kata suster
Pemerikasaan reinata sudah selesai, suster jaga berpamitan pada manajer fue.
Manajer fue duduk di sofa yang sudah tersedia dalam ruangan reinata, dia merenung. ingin sekali menghubungi richie namun richie sedang tidak ingin di ganggu. Lalu bang tyo masuk kedalam kamar reinata.
"Oh tuan fue belum pulang." sapa bang tyo
"iya mas, ini saya juga baru mau pulang" kata manajer fue
"Saya tidak melihat richie datang lagi sejak siang tadi, apa ada masalah diperusahaannya?" tanya bang tyo
"tidak mas, ada tamu penting dari jepang makanya dia nggak bisa ninggal" jawab manajer fue
"ooh,, dia pekerja keras sekali ya. semoga lancar terus usahanya." kata bang tyo
"Ya.. saya kenal richie sudah 5 tahun sejak dia karir disepak bola. dia memang pekerja keras, disiplin dan seorang pemimpin yang bertanggung jawab. saya salut sama dia, rela meninggalkan karirnya yang sedang naik daun demi perusahaan milik ayahnya." kata manajer fue
"ya.. saya sempat mendengar nama richie di bursa sepak bola,, nilai jualnya tinggi.. kalau dia masih di sepak bola mungkin sudah sampai internasional hahahah" kata bang tyo
"hehehe iya mas, ya begitulah richie.. rela berkorban untuk orang yang dia sayangi" kata manajer fuad
*termasuk untuk melindungi reinata, dia mau memenuhi keinginan revi* tambah manajer fue dalam hati
"Mas tyo, saya pamit undur diri ya. salam untuk reinata" kata manajer fue
"iya mas fuad, terima kasih banyak untuk waktunya menjenguk reinata" kata bang tyo
__ADS_1
Manajer fue meninggalkan reinata dan kakaknya. Manajer fue menemui dokter farel untuk mengetahui kondisi reinata lebih lanjut. dia memutuskan untuk masuk kedalam ruang kerja dokter farel.