
Reinata melihat Richie yang berdiri di dekat pintu mobilnya dengan senyuman manis yang merekah.
" Apakah sudah lama richie?" tanya reinata membalas senyumnya.
" tidak, baru 10 menitan. Bagaimana...Apakah kamu boleh bercuti?" jawab richie seraya membukakan pintu untuk reinata
" Iya boleh, malah gampang" kata reinata senang
" kalau begitu masuklah kedalam mobil, mana kunci mobil mu?" tanya richie
reinata memberikan kunci mobilnya pada richie dan mengestafetkannya pada manajer fue.
" ini manager fue, Tolong bawa mobil Reinata ke kantor" perintah richie
"Ya siap Bos,, laksanakan!" kata manajer fuad
Reinata dan Lucky masuk mobil, sedangkan Manager fue membawa mobil Renata pergi.
" Mau ke mana kita?" tanya reinata
" katanya mau ke malang makan ketan susu"
"serius richie?"
"Kamu pikir aku bercanda?"
" tapi aku belum ganti baju"
" Iya kita nanti beli baju di sana oke"
"baiklah"
Richie mengemudikan mobilnya, mereka berdua pergi ke Malang.
"Apakah tidak ada sesuatu yang ingin Kamu ceritakan?" tanya richie
" tentang apa?"
"bos baru kamu mungkin"
" Oh iya hari ini pak Robert digantikan oleh anaknya, namanya aloncy Dia temanku Waktu kuliah.. aku nggak nyangka.."
" Apakah hanya itu yang kamu ceritakan kepadaku?" tanya richie lagi
* Mengapa tiba-tiba Richie bertanya seperti itu?* batin Reinata
"enggak ada ." jawab reinata
"Apa aku boleh tanya sesuatu padamu Rei?"
"boleh tanya lah .."
"Apa benar kalau Aloncy menyukaimu?" pertanyaan menjebak richie
__ADS_1
"hahaha siapa yang memberitahumu?" reinata terkaget
"kamu.. aku menjebakmu dengan pertanyaan" richie tersenyum menyerigai
" sialan dasar kamu rubah iblis ,,, apa kamu cemburu padanya Richie?" serang reinata balik
"Aku sangat cemburu, Aku tidak mau kehilangan kamu lagi, Sekarang aku sudah bersamamu dan aku tidak akan melepaskanmu begitu saja"
"hem.. oke-oke tenang saja Richie.. " reinata menepuk pundak richie
"Reinata Apa kamu sudah tahu jika laki-laki penolong kamu di saat kecil adalah aku?" tanya richie
"Aku sudah menebaknya Richie, aku tahu saat sapu tangan yang kamu berikan berinisial R juga. aku melihat jahitan dan bentuk huruf R sama persis yang ada di tas laki-laki yang menolongku "
" jadi kita itu sebenarnya udah di jodoh kan sama Tuhan ya Reinata" senyum richie berkembang
" mungkin iya,, aku bersyukur saat ini aku sudah lega dan tidak kepikiran lagi" reinata merangkul tangan richie
Richie mengemudikan mobilnya ketujuan yang di inginkan oleh reinata. sesekali mengusap lembut rambutnya.
❤❤❤❤❤
Sementara di kantor prismata
Lucky memandangi reinata dari ruangannya. Reinata berjumpa dengan laki-laki yang disebut Aries bernama Richie Alejandro, Lucky melihat Reinata sangat bahagia bersama dengan Richie.
Lucky memegang dadanya yang tiba-tiba terasa sesak dan sakit dia merasakan cemburu. Lucky merasa bingung, Apakah dia melakukan kesalahan jika merebut wanita yang bahagia dengan pasangannya, tapi Lucky juga ingin memiliki Reinata seutuhnya namun dia juga tidak ingin menyakiti reinata dan merusak kebahagiaannya.
"Reinata Maafkan Aku, aku benar-benar sayang padamu. Andaikan waktu dapat diputar pasti aku yang ada di sampingmu sekarang" Lucky terus memandangi mobil Richie dari kejauhan.
Lucky memandangi wajah reinata yang cantik dan polos di CV itu, sesekali mengelus wajahnya. Membayangkan masa-masa indah bersama reinata. dia membaca biodata milik reinata Vaska yang lahir di Surabaya tanggal 15 Mei dan Dia berumur 26 tahun.
" 15 Mei Oh Ternyata 3 hari lagi, ya Tuhan kenapa aku tidak menyadari ini sedari awal. Reinata ingin merayakan ulang tahunnya di Jogja bersama calon suaminya. aku akan memberikan kejutan pada reinata disana" Lucky berbicara sendiri
Bersamaan dengan itu Aris datang keruangan Lucky.
tok..tok..tok.. terdengar suara pintu diketuk
Aries masuk kedalam ruangan Lucky.
"Bos kamu belum pulang ya ." sapa Aries
"sebentar lagi" jawab lucky dingin
"aku tadi di depan melihat reinata dijemput oleh Richie, berani sekali dia datang ke sini ya" aries mulai memanas-manasi lucky
" biarkan saja dia datang ke sini kan untuk menjemput calon istrinya" jawab lucky masih dengan sikap dingin
"Apakah kamu cemburu Bos?" goda aries
" tidak..aku tidak cemburu padanya. Cemburu itu hanya untuk seorang pengecut" kata lucky dengan nada sedikit meninggi
*Ya..! aku cemburu.. sangat cemburu dan sakit hati hingga dada ini terasa sesak dan meledak.* kata lucky dalam hati. namun ia masih menjaga kesadarannya
__ADS_1
"Bos aku punya berita bagus untukmu" Aries mengeluarkan ponselnya
" apa?" tanya lucky
"Bos, orang tua Reinata meninggal dunia 3 tahun yang lalu di tabrak lari oleh sebuah mobil dan pelakunya belum ditemukan" kata aries seraya memainkan ponselnya
"lalu apa hubungannya denganku?" kata lucky menyeritkan dahinya
" Bos Apakah kamu tahu bahwa pelakunya itu itu sebenarnya sudah ditemukan " kata aries antusias
"lalu maksudmu Bagaimana?" bentak lucky dengan nada sedikit meninggi
"sabar..sabar...Pelaku itu membayar beberapa polisi dan saksi untuk merahasiakan identitasnya ." kata aries lagi
"Kenapa bisa begitu, Itu sudah masuk dalam pasal kejahatan berlapis" lucky sedikit marah, dia tidak dapat menahan emosinya. bisa-bisanya ada orang jahat yang menyakiti keluarga reinata.
terlebih ia tidak ada disamping reinata saat reinata butuh seorang pelindung dirinya.
"Tenang saja bos aku punya cara untuk membantu kamu mendapatkan Reinata" kata aries menyerigai
" Bagaimana caranya?" tanya lucky
" sabar dulu Bos waktu masih panjang, kita biarkan dulu Reinata bersenang-senang" kata aries yang membuat lucky semakin bingung dengan sikap asisten sekaligus teman baiknya itu
" terserah kamu Aries, aku akan pulang dulu. aku lelah dengan hari ini. " kata lucky seraya mengambil jas dan kunci mobilnya
Lucky meninggalkan ruangannya bersama dengan Aries yang mengikutinya dari belakang.
#####################
Aries POV
Sebelumnya Aries bertemu dengan Fero di sebuah kafe. Fero dan Aries kenal baik saat mereka kuliah, Aries bertanya banyak hal tentang Richie dan reinata.
" aku juga nggak nyangka Bro, Omku mau nikah sama mantan pacarku " kata Fero
"lah kamu dulu gimana lo bro Kok bisa sih ninggalin reinata" kata aries
" Iya salah aku Bro, aku Kegoda sama karenia. terus aku kena karma lah sekarang" fero menggeleng-gelengkan kepalanya
"kamu kok nikahnya bukan sama Karenia?"
" iya aku dijodohkan Bro sama anak kolega ya papaku"
" Oalah Bro berat hidupmu ,, Aku pengen tanya soal pamanmu boleh?"
" Iya tanyalah tak jawab " Fero mengambil rokok dari bungkusnya dan mulai membakarnya
"bukannya dulu Om mu itu pemain sepak bola, kok sekarang udah enggak.." tanya aries
"Iya, ketika Mbah Kakung ku meninggal, omku yang memimpin perusahaan milik kakekku, " Fero menyesap rokoknya
" karir sepakbola ditinggal sampai sekarang jadi bos PT Bintang" fero meneruskan bicaranya
__ADS_1
"ooohh..jadi Bos...Aku pengen tanya lagi, tapi ini sedikit sensitif dan rahasia"
" ada apa sih bro bertanya-tanya " Fero mulai tidak merasa nyaman