
"Syukurlah,, putriku akan bangun dua hari lagi"
Semua orang yang berada di ruangan itu lega dengan hal yang dikatakan ayahku. Tapi, bahkan aku tidak tau kalo aku diracuni. Sebenarnya kapan aku di racuni??
~°~°~°~°~
Dua hari kemudian,,
Aku hanya bisa terbaring saja selama dua hari ini. Tidak bisa apa-apa, hanya bisa mendengar dan merasakan sentuhan saja. Sebenarnya, racun apa yang aku konsumsi itu. Bahkan bisa membuat seseorang sadar namun terlihat seperti koma begini. Sungguh hebat orang yang menaruh racun itu. Bahkan, sampai sekarang belum diketahui dalangnya.
Selama dua hari ini, aku selalu diajak ngobrol sama keluargaku, bahkan para pelayan. Namun, aku hanya bisa membalas perkataan mereka dalam hati saja. Aku benci situasi ini.
Oh ya, sepertinya ini masih malam menjelang pagi. Karena, aku masih mendengar suara-suara jangkrik dan hewan malam lainnya. Namun, sekali-kali aku mendengar suara Kokok ayam. Aku bosan!
Drap,, Drap,, Drap,,
Eh, suara langkah kaki. Sepertinya akan ada yang datang. Mungkin para pelayan yang mau beres-beres kediamanku. Aku tidak terlalu memperdulikan suara langkah kaki itu. Pikiranku lebih tertuju pada 'siapa yang meracuniku?'.
Hufhh,,,
Tiba-tiba, aku merasakan hembusan angin yang menerpa seluruh tubuhku. Dan memberantakan rambut-rambutku, dan setengah menutupi wajahku. Dan sepertinya ada satu helai rambut yang mengenai hidungku, hingga terasa gatal. Namun, tak bisa bergerak ataupun melakukan apa-apa.
Namun tiba-tiba,, aku merasakan sentuhan lembut di wajahku, membereskan rambutku yang berantakan. Tidak hanya itu, seseorang itu malah mengelus lembut puncak kepalaku. Aku gak tau siapa dia dan apa tujuannya. Sepertinya dia bukan pelayan deh?!. Karena, kalo pelayan gak akan berani begitu, apa lagi sama seorang Putri. Juga, tangannya seperti tangan laki-laki, besar dan sedikit kasar namun hangat.
Sebenarnya, siapa dia. Apakah ayahku atau kakak-kakakku? Entahlah,, aku merasa kalo dia bukan mereka.
Degh!!
__ADS_1
What's! Apa yang dia lakukan?!
Dia,, dia mengecup keningku!!
Bibirnya yang basah dan kenyal itu, dia tempelkan ke keningku!! Walau hanya sebentar, aku masih merasakannya. Sebenarnya, siapa laki-laki ini Tuhan??!!
Aku bingung juga merasa aneh?!. Entah mengapa hatiku malah bahagia? Namun dilain sisi,, aku merasa khawatir dan takut, juga penasaran. Namun, semakin aku kepikiran tentang itu, semakin aku mengantuk. Huh? Sepertinya kecupan tadi adalah obat tidur? Akupun terlelap.
Xiyue POV End
"Maaf,, maafkan aku,, aku terlambat.. Bertahanlah..." lirih seseorang yang sedari tadi memperhatikan seorang perempuan, yang terbaring lemah tak berdaya di atas kasur.
Setelah mengatakan itu, seseorang itu hilang dalam sekejap di kegelapan malam, disertai hembusan angin malam yang masuk melalui celah-celah jendela.
Pagi hari pun tiba,,
Xiyue POV
Aku terbangun dari mimpi anehku yang singkat oleh suara bising-bising kegiatan semua orang dan para burung. Hum, padahal tadi aku bermimpi aneh sekali. Kalian tau tidak aku mimpi apa? Gak tau? Yaiyalah,, orang aku belum cerita. LOL!!
Maaf-maaf🙏🙏 aku hanya becanda🤭🤭
Jadi gini, sehabis bangun malam tadi, aku kan tidur lagi. Nah, aku bermimpi. Di dalam mimpi itu, aku melihat seseorang yang berdiri menghadap kedepan, alias membelakangiku. Otomatis aku hanya melihat punggungnya.
Itu tuh latarnya ada di sebuah hutan kayaknya🤔🤔 Iya hutan! Namun, hutan yang indah, dan banyak tanaman bunga, serta mengalir air sungai yang sangat jernih. Saking jernihnya, aku sampe mau mandi disana. Ups, Sorry lupakan.
Nah, di depan sana, umm sekitar 10 meter dari tempatku berdiri. seseorang itu memakai jubah Kekaisaran yang sangat megah. Ya, dia seorang laki-laki. Dia sedang berdiri sendiri, seperti sedang menunggu seseorang.
__ADS_1
Namun tak lama kemudian,, datanglah seorang perempuan, namun tak terlalu jelas, menghampiri laki-laki tersebut. Perempuan itu memiliki tubuh yang mungil, dan perbedaan tinggi antara laki-laki itu dan perempuan itu, seperti bumi dan langit🤭🤭. Maksudnya, perempuan itu tingginya hanya se dada laki-laki itu. Oh iya! perempuannya sedang hamil kayaknya. Soalnya perutnya buncit.
Mereka berdua hanya terdiam, memandang ke depan. Alhasil, aku hanya melihat punggung mereka saja. Dan tak lama kemudian, mereka berbincang-bincang atau lebih tepatnya, sedang beradu mulut. Tiba-tiba, si perempuan itu berlari dan di kejar oleh laki-laki tersebut.
'Huh! Apakah mereka sedang bermain Drama?'
Setelah kepergian mereka, latar itu berubah lagi dengan sebuah tempat,, seperti di sebuah kamar dalam istana, namun sangat seram sekali. Didalamnya, aku melihat seorang laki-laki yang mungkin berbeda dengan laki-laki yang aku temui tadi di hutan. Laki-laki ini sedang,, Err,,, Sedang bermain wanita? Entahlah,, namun terlihat jelas kekejaman diwajahnya.
'OMG!! OMG!! Mataku sudah tak suci lagi!!'
Aku ingin bergerak mencari tempat sembunyi, namun seluruh tubuhku malah kaku, tak bisa bergerak sekalipun. Jadi, aku hanya pasrah melihat mereka sedang melakukan adegan 21++.
'Ya Tuhan,, ampunilah dosa hambamu ini, yang melihat adegan 21++ tanpa keinginan hamba!!'
Aku mau menutup mata, tapi susah. Bahkan dari tadi di hutan sampai sini, aku belum kicep sekalipun. Jadi, aku hanya bisa pasrah saja, walau mataku ingin melirik ke kanan kiri, itu tidak bisa.
Setelah selesai melakukan adegan 21++ itu, si laki-lakinya berdiri tanpa memakai busana. Iyuh banget. Lalu dia mengambil pedang, dan langsung memenggal kepala wanita itu.
Sreett!!
Aku yang kaget, langsung bangun dari tidurku. Huh, untung cuma mimpi. Tapi, karena mimpi ini, mataku jadi gak suci lagi,, huhuhuuuuu😭😭😭
~°~°~°~°~
Hay guys!! hari ini segini dulu ya😄😄
Makasih banyak pada teman-teman yang masih setia di MDN ini, semoga harinya menyenangkan😄😄
__ADS_1
Oh ya! Jangan lupa tinggalkan jejak ya, dengan Like, Comment, Vote dan Love♥️ nya ya guys☺️☺️☺️